Jenis-jenis Logo yang Wajib Diketahui

Sebagai seorang desainer maupun pemilik bisnis, kamu wajib tahu macam jenis logo sebelum memperkenalkannya ke publik.

Secara global, setidaknya terdapat 7 jenis logo yang umumnya dipakai oleh kebanyakan brand (merek) bisnis.

Pada artikel jenis logo ini kami akan sajikan masing-masing pengertian beserta contoh gambar logonya.

Penasaran apa saja? Yuk baca tulisan ini hingga akhir agar wawasan desain kita bertambah.

Baca juga: Sudah Tahu Fungsi Logo bagi Perusahaan?

jenis logo terbaru
Kumpulan Logo

Logo merupakan suatu penggambaran lambang, simbol, atau mark (tanda) sebuah bisnis perusahaan, organisasi, instansi, hingga personal.

Tidak hanya itu, logo juga bisa menjadi penggambaran dari sebuah negara, kota, dan tempat.

Logo seringkali dijadikan sebagai alat utama yang menjadi wajah perusahaan dalam menyampaikan pesan secara tersirat.

Seperti halnya manusia yang memiliki wajah untuk dapat diidentifikasi, maka seperti itulah fungsi logo di dalam bisnis.

Logo adalah bagian dari branding, tapi logo itu bukan branding.

Baca juga: Kenapa Logo dianggap Murah?

Secara umum sebuah logo terdiri dari dua macam elemen, yaitu:

  1. Elemen Gambar (Pictorial)
  2. Elemen Typography (Lettermark atau Wordmark)

Masing-masing tipe logo harus dapat memberikan citra sebuah brand terasa berbeda, unik, dan memorable.

Itulah alasan mengapa logo perusahaan besar seperti Google, Facebook, Twiter benar-benar clean, jelas, dan mudah dikenali.

Perlu diingat, apabila hal pertama yang dilihat calon pelanggan baru adalah logo produk atau perusahaan.

Maka pastikan kamu memiliki desain logo yang sesuai dengan visi dan misi, tampak unik, dan tahan lama.

Baca juga: Koleksi Font Keren untuk Desain Logo dan Grafis

Berikut Daftar Macam Jenis Logo dan Contohnya

jenis logo pictorial twitter
Logo pictorial twitter

Yang pertama ada jenis logo Pictorial Marks atau logo symbols adalah ikon atau desain berbasis grafis.

Mungkin gambaran yang terlintas dalam pikiran saat kamu berpikir mengenai tipe logo ini adalah apple atau twitter.

Biasanya logo ini tampak seperti emblem dan biasanya digunakan oleh perusahaan yang sudah mapan, sehingga orang-orang dapat mengenali model logo ini dengan mudah.

Pictorial Marks sebenarnya hanya sebuah gambar, karena itu jenis logo ini tidak terlalu disarankan untuk brand atau perusahaan yang baru saja dirintis.

Daftar brand yang menggunakan logo pictorial adalah: Apple, Twitter, Nike, Puma, hingga Windows OS.

Baca juga: Apa itu Branded?

Logotype / Wordmark

logotype wordmark google
Logomark / Logotype

Apa itu logotype?

logotype adalah bentuk logo yang terbuat dari susunan teks, berisikan nama merek yang dapat dibaca dengan jelas. Sebutan lain dari logotype adalah wordmark.

Jenis logo yang satu ini berbasis font dan hanya berfokus pada nama bisnis, umumnya digunakan untuk perusahaan yang baru dirintis, misalnya startup.

Mengapa untuk merek startup (rintisan)?

Karena logo tipe ini berperan besar agar perusahaan dapat lebih mudah diingat dan dikenal oleh audiens.

Logotype sangat disarankan untuk digunakan ketika sebuah perusahaan memiliki nama yang ringkas dan unik secara pelafalan.

Sebagai contohnya adalah Google dan Amazon (awalnya pasti startup).

Logo Google merupakan contoh yang paling baik, karena logonya mudah diingat dan setiap orang yang melihat sudah pasti akan mengenalnya.

Jika dikombinasikan dengan tipografi yang kuat, logo tersebut membantu menciptakan brand recognition yang kuat.

Beberapa perusahaan yang menggunakan logo jenis wordmark antara lain, contoh logotype: Vans, Google, Coca-Cola, Fedex, dan lain-lain.

Baca juga: Apa Perbedaan dari Branding dan Marketing?

monogram lettermark logo nasa
Monogram / Lettermark Logo

Jenis logo lettermark atau monogram merupakan logo berbasis tipografi yang terdiri dari beberapa huruf yang disingkat.

Umumnya adalah inisial perusahaan, organisasi, dan yang semisalnya.

Simbol huruf ini merefleksikan tentang kesederhanaan, tampak mudah dipahami, dan diingat.

Logo jenis ini sangat efektif untuk merampingkan nama perusahaan dan/atau merek yang memiliki nama cukup panjang.

Bisa dilihat dari contoh ikon logo NASA di atas, NASA sendiri memiliki kepanjangan dari National Aeronautics and Space.

Karena terfokus pada inisial, font yang kamu pilih sangat penting untuk memastikan logo tidak hanya sesuai dengan perusahaan, namun juga terbaca saat hendak mencetak kartu nama.

Apabila perusahaannya belum banyak diketahui, kamu mungkin ingin menambahkan nama bisnis secara lengkap di bawah logo sehingga orang dapat mengetahuinya.

Beberapa perusahaan yang menggunakan logo jenis lettermark adalah: NASA, CNBC, CNN, MSN, HP, P&G dan seterusnya.

Baca juga: Ini Perbedaan Simbol Copyright ©, Trademark ™, dan Registered ®

Logo Maskot

logo maskot kfc
Logo Maskot KFC

Keempat ada jenis logo maskot yang biasanya tampil pernuh warna, terkadang seperti kartun dan memberikan suasana yang selalu menyenangkan.

Logo maskot adalah cara terbaik untuk menciptakan juru bicara bagi sebuah brand.

Maskot hanyalah sebuah karakter bergambar yang mewakili perusahaan.

Anggap saja mereka sebagai duta tedepan dari sebuah merek, contoh maskot yang terkenal ialah logo maskot KFC.

Maskot sangat bagus bagi perusahaan yang ingin menciptakan suasana yang hangat, kebersamaan dengan mengajak keluarga dan anak-anak.

Salah satu contohnya lagi adalah maskot-maskot tim olahraga seperti tim sepak bola Eropa hingga tim bola basket NBA.

Contoh perusahaan yang memakai logo maskot antara lain: KFC, Pringless, Mailchimp, Cheetos, dst.

Baca juga: Mengenal Pengertian dan Sejarah Tipografi

Logo Abstrak

logo abstrak pepsi
Logo abstrak Pepsi

Selanjutnya ada tipe logo abstract (abstrak), merupakan jenis logo dengan gambar bentuk (shape) khusus.

Ketimbang dibuat menjadi gambar yang mudah dikenali seperti buah apel atau burung, logo abstrak adalah bentuk geometris tak kongkrit yang mewakili visi misi brand kamu.

Contoh terkenal logo abstrak ialah lingkaran Pepsi terbagi dan bunga Adidas strip-y.

Seperti semua simbol logo, tanda abstrak bekerja dengan sangat sempurna.

Hal itu terjadi karena ia mampu “menyusutkan” brand kamu ke dalam satu gambar yang ringkas.

Meskipun tampak “berbeda”, logo abstrak harus dikerjakan secara teliti agar dapat tampil unik dan mewakili pesan dari sebuah merek.

Untuk contoh perusahaan yang menggunakan logo abstrak ialah: Pepsi, Shell, Adidas, dll.

Baca juga: Ini Dia Perbedaan Vektor dan Bitmap

Logo Kombinasi

logo kombinasi burger king
Logo Burger King

Keenam ada jenis logo kombinasi, logo kombinasi adalah logo yang terdiri dari kata kunci gabungan atau tanda huruf, tanda bergambar, tanda abstrak, atau maskot.

Gambar dan teks dapat diletakkan berdampingan, ditumpuk di atas satu sama lain, atau digabungkan bersama untuk membuat gambar.

Burger King dapat kita jadikan contoh untuk tipe logo yang satu ini.

Baca juga: Tidak Sama! Inilah Perbedaan Logotype dan Logogram (Logomark)

Logo Emblem

logo emblem starbucks
Logo Starbucks

Terakhir ada jenis logo emblem (lambang), logo emblem ini terdiri dari font di dalam simbol atau ikon, kemudian ditambahkan lencana atau garis border (stroke).

Logo ini cenderung memiliki tampilan yang tradisional.

Logo ini membuat efek yang mencolok, sehingga sering kali menjadi pilihan bagi banyak sekolah, universitas, organisasi atau lembaga pemerintah.

Industri otomotif juga sangat menyukai logo jenis emblem ini dengan tampilan gaya klasik atau retro contohnya: Harley-Davidson, Toyota, Cadilac, dll.

Terdapat beberapa perusahaan yang secara efektif memodernisasi tampilan emblem tradisional menjadi desain logo yang sesuai untuk abad ke-2.

Contohnya logo Starbucks di atas.

Baca juga: Sudah Tahu 10 Jenis Desain Grafis ini?

Font in a Shape

Logo Levis
Levis

Font Inside A Shape (font di dalam bentuk) adalah jenis logo yang umumnya memiliki nama merek yang dituangkan ke dalam berbagai bentuk.

Contohnya seperti bentuk persegi, persegi panjang, oval, dan yang lainnya.

Kita dapat menemukan banyak brand menggunakan jenis logo ini, mulai dari Levi’s, Ford, Samsung, MasterCard, dan yang lainnya.

Baca juga: Mengenal Perbedaan antara Model Warna RGB dan CMYK

Penutup

Demikianlah beberapa macam jenis logo yang kami tulis agar kita semakin paham dan mengetahuinya.

Masing-masing memiliki tingkat keunikan, kerumitan, dan tujuan penggunaan tersendiri.

Kamu dapat memilihnya sesuai dengan ekspetasi dan harapan kamu terhadap perusahaan tempat kamu bekerja atau yang sedang dijalankan.

Manakah yang lebih cocok untuk bisnis kamu?

Atau masih bingung jenis-jenis logo apa yang harus dipilih?

Beritahu kepada kami melalui kolom komentar di bawah, bagikan artikel ini supaya yang lainnya juga menjadi tahu.

Semoga bekenan dan bermanfaat, terima kasih.

Referensi:
Entrepreneur

Tinggalkan komentar