Vektor vs Bitmap, Ketahui Lebih Lanjut Pengertian dan 4 Perbedaannya

Loading...

Sudah pernah dengan Istilah bitmap dan vektor? Terkadang kedua istilah ini membuat bingung untuk para desainer yang baru belajar.

Apalagi kedua nama ini seringkali diabaikan dalam desain grafis. Bahkan sebenarnya, mempelajari keduanya merupakan aspek penting untuk menciptakan karya desain yang profesional.

Ketika Anda mengetahui perbedaan antara bitmap (raster) dan vector, Anda pasti dapat menentukan mana yang lebih tepat dan cocok untuk proyek desain Anda.

Sebelum semakin panjang lebar, pastikan Anda ambil teh atau kopi dan cemilan, kemudian baca tulisan ini sampai akhir agar wawasan kita semakin bertambah pastinya.

Baca juga: Apa itu DKV?

Loading...

Apa itu Vektor?

Desain grafik vektor adalah gambar komputer yang dibuat menggunakan urutan perintah atau pernyataan matematika yang menempatkan garis dan bentuk dalam ruang dua dimensi atau tiga dimensi.

Dalam grafik vektor, karya seniman grafis atau file dibuat dan disimpan sebagai urutan pernyataan vector. File grafik vector menggambarkan serangkaian titik yang dihubungkan.

File ini juga terkadang disebut dengan file geometris. Gambar yang dibuat dengan software seperti Adobe Illustrator dan CorelDRAW biasanya berupa file gambar format vector.

Sederhananya, grafik vektor adalah gambar connect-the-dots.

Baca juga: Ini Perbedaan Simbol Copyright ©, Trademark ™, dan Registered ®

Loading...

Untuk Apa Grafik Vektor ini Digunakan?

Setidaknya ada empat kebutuhan mengapa file vector ini dipakai, yaitu:

  • Skalabilitas.
  • Pengembangan Web dan Aplikasi.
  • Animasi.
  • Computer-aided design (CAD).

Apa itu Bitmap?

Raster atau Bitmap adalah metode yang digunakan untuk mendefinisikan ruang tampilan (seperti file gambar grafik), termasuk warna pada setiap pikselnya (atau bit).

Oleh karena itu, file bitmap merupakan array data biner yang mewakili nilai piksel dalam gambar atau tampilan. 

Sebagai contoh, GIF merupakan file gambar grafik yang memiliki bitmap. Ketika GIF ditampilkan di monitor komputer, komputer membaca bitmap untuk menentukan warna mana yang akan digunakan untuk “melukis” layar.

Selanjutnya dalam font, setiap karakter didefinisikan sebagai pola titik-titik dalam bitmap.

Loading...

Untuk Apa Bitmap ini Digunakan?

Secara umum gambar atau file format bitmap banyak digunakan pada kamera digital, smartphone dan online. Jenis file gambar yang umum juga termasuk di dalamnya JPEG, GIF, dan PNG.

Perbedaan Vektor dan Bitmap

Gambar grafik raster memetakan bit langsung ke ruang tampilan. Grafik raster terdiri dari jumlah piksel yang tetap, yang membuatnya kurang scalable dibandingkan dengan grafik vector.

Loading...

Pada titik tertentu, ketika gambar raster cukup diperbesar, tepinya menjadi tidak rata, dan tampak ber piksel. Yaitu, saat piksel menjadi sangat terlihat oleh mata.

Berbeda dengan grafik vektor, grafik bitmap atau raster tidak dapat ditingkatkan resolusinya tanpa merusak / menurunkan kualitas gambar (pecah tampilan gambarnya).

Ada juga hubungan one-to-one antara setiap piksel dan grafik raster memori yang ada di komputer.

Loading...

Komputer harus menyimpan informasi untuk setiap piksel dari gambar raster, sedangkan gambar vektor hanya menyimpan rangkaian titik yang perlu dihubungkan dengan garis, kurva, dll.

Akibatnya, ukuran file vektor biasanya lebih kecil daripada file raster. Dan juga, file gambar dengan format vector lebih mudah dimodifikasi daripada file gambar format raster.

Jika dirangkum berikut adalah perbedaan antara vektor dengan bitmap:

  1. Vektor itu skalabel tanpa merusak gambar, sedangkan raster dapat merusak gambar.
  2. Vector dibuat berdasarkan hubungan dot (titik), garis, hingga curva, sedangkan raster menggunakan satuan piksel.
  3. Ukuran file vector cenderung lebih kecil jika dibandingkan dengan format raster.
  4. Software vektor adalah Adobe Illustrator, Software bitmap (raster) adalah Adobe Photoshop.

Kelebihan dan Kekurangan Vektor

Setelah membahas pengertian dari Vector, tidak lengkap rasanya jika tidak mengulas kelebihan dan kekurangan vector. Tim ApriDesain merangkumnya hanya untuk Anda:

Baca juga: Apa itu Tipografi? Yuk Pelajari Lebih Lanjut

Loading...

Kelebihan Format Vektor:

  • Dapat diskalakan tanpa kehilangan kualitas.
  • Dapat dikompresi tanpa kehilangan kualitas.
  • Ukuran file kecil.
  • Properti objek dapat disesuaikan.
  • Mudah untuk dikonversi menjadi file raster.

Kekurangan Format Vektor:

  • Tidak cocok untuk tampilan grafik yang rumit.
  • Rasterisasi diperlukan untuk tampilan.

Kelebihan dan Kekurangan Bitmap

Setelah mengetahui pro kontra vector, kini kita coba membahas pro dan kontra dari bitmap atau raster ini, apa saja? Cek daftar di bawah ini.

Kelebihan Format Bitmap:

  • Bagian integral dari Windows.
  • Spektrum warna besar.
  • File terstruktur dengan baik.

Kekurangan Format Bitmap:

  • Output file besar bahkan setelah kompresi

5 Aplikasi Berbasis Vektor

Tidak lupa juga kami lampirkan 5 software desain vector yang cukup populer di kalangan desainer grafis.

  1. Adobe Illustrator.
  2. CorelDraw.
  3. Inkscape.
  4. Affinity Designer.
  5. Sketch.

5 Aplikasi Berbasis Bitmap

Untuk rekomendasi software berbasis raster silahkan lihat daftar berikut.

  1. Adobe Photoshop.
  2. GIMP.
  3. Krita.
  4. Photopea.
  5. Canva.

Itulah tulisan artikel tentang pengertian vektor serta perbedaannya dengan bitmap atau raster.

Semoga bermanfaat dan bisa dijadikan referensi untuk Anda yang sedang belajar DKV (Desain Komunikasi Visual).

Loading...

Jangan lupa bagikan artikel ini kepada rekan-rekan dan tinggalkan komentar Anda. Terima kasih.

Sumber:

Techtarget.com

Britannica.com

Loading...
Loading...

Tinggalkan komentar