Vektor vs Bitmap, Ketahui Lebih Lanjut Pengertian dan 7 Perbedaannya

Sudah pernah dengar istilah bitmap dan vektor? Apakah perbedaan vektor dan bitmap itu penting? Terkadang kedua istilah ini membuat bingung para desainer yang baru belajar.

Apalagi kedua nama ini seringkali diabaikan dalam desain grafis. Bahkan sebenarnya, mempelajari keduanya merupakan aspek penting untuk menciptakan karya desain yang profesional.

Ketika Anda mengetahui perbedaan antara bitmap (raster) dan vector, Anda pasti dapat menentukan mana yang lebih tepat dan cocok untuk proyek desain Anda.

Sebelum semakin panjang lebar, pastikan Anda ambil teh atau kopi dan cemilan, kemudian baca tulisan ini sampai akhir agar wawasan kita semakin bertambah pastinya.

Baca juga: Apa itu DKV?

Apa itu Vektor?

Desain grafik vektor adalah gambar komputer yang dibuat menggunakan urutan perintah atau pernyataan matematika yang menempatkan garis dan bentuk dalam ruang dua dimensi atau tiga dimensi.

Dalam grafik vektor, karya seniman grafis atau file dibuat dan disimpan sebagai urutan pernyataan vector. File grafik vector menggambarkan serangkaian titik yang dihubungkan.

File ini juga terkadang disebut dengan file geometris. Gambar yang dibuat dengan software seperti Adobe Illustrator dan CorelDRAW biasanya berupa file gambar format vector.

Sederhananya, grafik vektor adalah gambar connect-the-dots.

Baca juga: Yuk Cari Tahu Bedanya Resolusi PPI, DPI, dan LPI

Untuk Apa Grafik Vektor ini Digunakan?

Setidaknya ada empat kebutuhan mengapa file vector ini dipakai, yaitu:

  • Skalabilitas.
  • Pengembangan Web dan Aplikasi.
  • Animasi.
  • Computer-aided design (CAD).

Baca juga: Ini Perbedaan Simbol Copyright ©, Trademark ™, dan Registered ®

Apa itu Bitmap?

Raster atau Bitmap adalah metode yang digunakan untuk mendefinisikan ruang tampilan (seperti file gambar grafik), termasuk warna pada setiap pikselnya (atau bit).

Oleh karena itu, file bitmap merupakan array data biner yang mewakili nilai piksel dalam gambar atau tampilan. 

Sebagai contoh, GIF merupakan file gambar grafik yang memiliki bitmap. Ketika GIF ditampilkan di monitor komputer, komputer membaca bitmap untuk menentukan warna mana yang akan digunakan untuk “melukis” layar.

Selanjutnya dalam font, setiap karakter didefinisikan sebagai pola titik-titik dalam bitmap.

Baca juga: Apa itu Tipografi? Yuk Pelajari Lebih Lanjut

Untuk Apa Bitmap ini Digunakan?

Secara umum gambar atau file format bitmap banyak digunakan pada kamera digital, smartphone dan online. Jenis file gambar yang umum juga termasuk di dalamnya JPEG, GIF, dan PNG.

Perbedaan Vektor dan Bitmap

perbedaan vektor dan bitmap
Perbedaan vektor dan bitmap. Sumber: Presentationteam

Jika dijelaskan lebih lanjut, gambar grafik bitmap memetakan bit langsung ke ruang tampilan.

Grafik bitmap sendiri terdiri dari beberapa jumlah piksel yang membuatnya kurang scalable dibandingkan dengan grafik vektor.

Pada titik tertentu ketika gambar bitmap diperbesar, bagian tepinya menjadi tidak rata dan tampak ber piksel atau pecah.

Maksudnya pecah yaitu saat piksel menjadi sangat terlihat oleh mata.

pixelated
Contoh gambar pecah. Sumber: Wikipedia

Berbeda dengan grafik vektor, grafik bitmap tidak dapat ditingkatkan resolusinya tanpa merusak / menurunkan kualitas gambar (pecah tampilan gambarnya).

Ada juga hubungan one-to-one antara setiap piksel dan grafik bitmap memori yang ada di komputer.

Komputer harus menyimpan informasi untuk setiap piksel dari gambar bitmap, sedangkan gambar vektor hanya menyimpan rangkaian titik yang perlu dihubungkan dengan garis, kurva, dll.

Akibatnya, ukuran file vektor biasanya lebih kecil daripada file bitmap. Dan juga, file gambar dengan format vector lebih mudah dimodifikasi daripada file gambar format bitmap.

Tabel Perbedaan Vektor dan Bitmap

Tabel Perbedaan Vektor dan Bitmap
Tabel Perbedaan Vektor dan Bitmap

Jika dirangkum perbedaan vektor dan bitmap adalah sebagai berikut:

Poin PerbandinganVektorBitmap
DefinisiJenis grafik yang terdiri dari garis dan kurva.Jenis grafik yang terdiri dari elemen-elemen kecil yang disebut piksel.
Format.ai, .svg, .ps, .eps, .svf.jpg, .gif, .png, .psd, .tiff
ElemenMenggunakan bentuk geometris.Menggunakan piksel.
ResolusiMengubah ukuran gambar tanpa memengaruhi resolusinya.Mengubah ukuran gambar dengan memengaruhi resolusinya.
Cocok untukJenis ini cocok untuk logo, clip art, dan ikon.Tipe ini cocok untuk foto.
Software / AplikasiDapat diedit menggunakan Adobe Illustrator.Dapat diedit menggunakan Adobe Photoshop.
Ukuran FileRelatif kurang dari gambar bitmap.Relatif lebih besar dari gambar vektor.

Kelebihan dan Kekurangan Vektor

Setelah membahas pengertian dari Vector, tidak lengkap rasanya jika tidak mengulas kelebihan dan kekurangan vector. Tim ApriDesain merangkumnya hanya untuk Anda:

Kelebihan Vektor:

  • Dapat diskalakan tanpa kehilangan kualitas.
  • Dapat dikompresi tanpa kehilangan kualitas.
  • Ukuran file kecil.
  • Properti objek dapat disesuaikan.
  • Mudah untuk dikonversi menjadi file bitmap.

Kekurangan Vektor:

  • Tidak cocok untuk tampilan grafik yang rumit.
  • Rasterisasi diperlukan untuk tampilan.

Kelebihan dan Kekurangan Bitmap

Setelah mengetahui pro kontra vector, kini kita coba membahas pro dan kontra dari bitmap ini, apa saja? Cek daftar di bawah ini.

Kelebihan Bitmap:

  • Bagian integral dari Windows.
  • Spektrum warna besar.
  • File terstruktur dengan baik.

Kekurangan Bitmap:

  • Output file besar bahkan setelah kompresi

5 Aplikasi Berbasis Vektor

Tidak lupa juga kami lampirkan 5 software desain vector yang cukup populer di kalangan desainer grafis.

  1. Adobe Illustrator.
  2. CorelDraw.
  3. Inkscape.
  4. Affinity Designer.
  5. Sketch.

5 Aplikasi Berbasis Bitmap

Untuk rekomendasi software berbasis bitmap silahkan lihat daftar berikut.

  1. Adobe Photoshop.
  2. GIMP.
  3. Krita.
  4. Photopea.
  5. Canva.

Nah itulah artikel tentang perbedaan vektor dan bitmap serta pengertian dari keduanya. Semoga bermanfaat dan bisa dijadikan referensi untuk Anda yang sedang belajar desain grafis.

Jangan lupa bagikan artikel ini kepada rekan-rekan dan tinggalkan tanggapan Anda tentang tulisan ini. Terima kasih.

Sumber:

Techtarget.com

Britannica.com

Askanydifference.com

Tinggalkan komentar