Mau Kuliah Jurusan DKV? Ini 6 PTN nya

Loading...

Apa itu DKV? Di mana universitas yang memiliki jurusan DKV nya? Apakah sulit atau mudah menjalani perkuliahan di jurusan DKV ini?

Mungkin semua pertanyaan di atas ada di kepala kamu sekarang? Salah atau benar?

Jika salah, itu artinya kamu salah mendarat di postingan artikel ini, karena artikel ini membahas lengkap tentang apa itu DKV hingga prospek kerja lulusan DKV.

Lalu, jika benar bagaimana? Maka kamu “wajib” membaca tulisan ini sampai selesai supaya kamu tidak menyesal ketika nanti sudah terjun di kampus jurusan DKV.

Baca juga: Apa itu Poster? Baca penjelasan lengkapnya di sini

Loading...

Apa itu DKV?

desain komunikasi visual
desain komunikasi visual

Seperti yang sudah disinggung di atas, artikel ini akan mengulas semua tentang DKV secara lengkap dari A sampai Z, jadi sebagai pembukaan kami akan membahas pengertian program studi yang satu ini.

Pengertian DKV adalah singkatan dari Desain Komunikasi Visual, yang secara sederhana yaitu serangkaian proses mengolah media agar dapat berkomunikasi perihal ungkapan ide dan / atau gagasan / penyampaian informasi yang dapat dibaca ataupun dilihat.

Penamaan Desain Komunikasi Visual tersusun dari 3 buah kata yakni: Desain, Komunikasi, dan Visual.

Penjelasan lebih detail dari masing-masing kata antara lain:

  • Desain bermakna suatu proses merancang sesuatu.
  • Komunikasi berarti penyampaian pesan informasi / gagasan / ide yang dapat dimengerti oleh satu sama lain.
  • Dan Visual yang bermakna suatu objek yang dapat terlihat atau terbaca jelas oleh mata.

Desain Komunikasi Visual merupakan bagian dari cabang ilmu seni terapan, itu artinya DKV harus mengedepankan fungsional dalam kehidupan sehari-hari disertai dengan estetika visual.

Loading...

Desain grafis merupakan sejarah awal dari DKV, yang seiring berjalannya waktu dianggap tidak relevan lagi dan hasilnya munculah penamaan DKV.

Dilihat secara garis besar, jurusan Desain Komunikasi Visual ini mengharuskan mahasiswa/i untuk mempelajari suatu konsep tentang penyusunan elemen-elemen visual serta berpatokkan pada prinsip-prinsip DKV yang ada.

Sehingga hasil akhirnya nanti mampu berkomunikasi dengan target audiens secara efisien dan efektif dan bisa mendapatkan respon audiens yang dikehendaki.

Pertanyaan Seputar Program Studi DKV

Kamu ingin masuk Prodi jurusan DKV? Sebelum benar-benar terjun menjadi Mahasiswa/i Desain Komunikasi Visual, ada baiknya kamu membaca pertanyaan-pertanyaan berikut:

Baca juga: Mau Melamar Pekerjaan? Cek Contoh Desain CV Menarik Simple Ini

Loading...

DKV itu Fakultas Apa?

Desain Komunikasi Visual alias DKV ini masuk ke dalam Fakultas Seni Rupa dan Desain, disingkat (FSRD).

Jadi akan sangat cocok jika kamu memiliki minat pada bidang gambar, menggambar, atau visualisasi komunikasi lainnya.

Apakah masuk DKV harus bisa gambar?

Menurut pengalaman sahabat-sahabat tim ApriDesain.id, seseorang yang ingin masuk ke jurusan DKV diharuskan bisa menggambar, baik menggambar menggunakan pensil dan kertas ataupun alat digital drawing seperti pen tablet.

Apa alat “Perang” yang Dibutuhkan untuk Kuliah DKV?

Karena kamu diharuskan menggambar, jadi bisa dipastikan kamu harus memiliki laptop dengan spesifikasi cukup tinggi untuk menggunakan software desain seperti Adobe Illustrator dan Adobe Photoshop atau CorelDRAW.

Kamu juga disarankan untuk mempunyai pen tablet seperti Wacom atau merek lainnya.

Loading...

Apa saja Mata Kuliah DKV?

Agar semakin dalam mengenal jurusan kuliah yang satu ini, silahkan cek apa saja mata kuliah untuk jurusan Desain Komunikasi Visual di bawah:

  • Dasar-dasar teori DKV.
  • Dasar Matra Visual.
  • Seni Rupa Dasar 2D.
  • Sejarah Seni Rupa dan Kebudayaan Indonesia.
  • Pengantar Rekayasa dan Desain.
  • Wawasan Budaya Nusantara.
  • Bahasa Indonesia.
  • Bahasa Inggris.
  • Menggambar Etnis.
  • Tipografi dan DKV Aplikatif.
  • Narasi dan Komunikasi Visual.
  • Komunikasi Visual Periklanan.
  • Motion Graphic (Grafik Gerak.
  • Portofolio Grafis.
  • Media Interaktif.
  • Fotografi.
  • Metode Produksi.
  • Dan lain-lain.

Berapa SKS DKV?

Pertanyaan berapa jumlah SKS kuliah Desain Komunikasi Visual juga sering ditanyakan. Jawabannya:

Silabus program studi Desain Komunikasi Visual memiliki total jumlah 146 SKS, yang bisa kamu tempuh selama 8 semester.

Catatan: Kepanjangan SKS adalah Satuan Kredit Semester.

Baca juga: Apa itu Katalog, Jenis, dan Contohnya?

Loading...

Apakah kuliah jurusan DKV bisa jadi guru?

Dikutip dari tumpi.id, untuk kamu lulusan DKV dapat menjadi seorang guru di sekolah negeri, dan juga bisa menjadi dosen di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Selain itu, jika kamu berkeinginan menjadi PNS juga bisa dan akan tergabung dalam tim promosi di beragam program yang diadakan oleh pemerintah.

Contoh Desain Komunikasi Visual

Sebenarnya kita sering menjumpai contoh-contoh hasil karya Desain Komunikasi Visual. Seperti misalnya:

Iklan yang tampil di sela-sela acara TV, iklan video di Youtube atau Facebook, kemudian ada desain sekaligus cetak seperti poster, flyer, kaos, brosur, banner, katalog, desain company profile, desain kemasan, hingga desain stationery atau kartu nama adalah sekian dari banyak contoh Desain Komunikasi Visual.

Baca juga: Pengertian Desain Grafis, Jenis, dan Contohnya

Loading...

Daftar Universitas Negeri yang Memiliki Prodi DKV

Mau tahu PTN apa saja yang mempunyai program studi Desain Komunikasi Visual di dalamnya? Yuk cek daftarnya di bawah ini:

Loading...
  1. ITB (Institut Teknologi Bandung) – Bandung, Jawa Barat.
  2. ISI (Institut Seni Indonesia) – Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
  3. ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember) – Surabaya, Jawa Timur.
  4. UM (Universitas Negeri Malang) – Malang, Jawa Timur.
  5. UNS (Universitas Sebelas Maret Surakarta) – Surakarta, Jawa Tengah.
  6. ISBI (Institut Seni Budaya Indonesia) – Bandung, Jawa Barat.
  7. UNM (Universitas Negeri Makassar) – Makassar, Sulawesi Selatan.

Prospek Kerja Lulusan DKV

Setelah menimbang-nimbang untuk memasuki jurusan kuliah DKV ini pasti pertanyaan selanjutnya akan muncul.

“Setelah lulus DKV kerja apa ya nanti?”, atau “Lulusan DKV bisa kerja apa?”

Kurang lebih seperti di atas pertanyaan yang sering diajukan oleh teman-teman sekitar. Lalu posisi apa saja yang bisa diambil oleh Mahasiswa/i jurusan Desain Komunikasi Visual?

Yuk cek daftar posisi kerja lulusan Desain Komunikasi Visual di bawah ini:

Loading...

Menjadi Seorang Ilustrator

Menjadi seorang ilustrator merupakan impian banyak orang, termasuk kamu kah?

Seorang ilustrator adalah seniman yang menggunakan keterampilan kreatif untuk membuat gambar ke berbagai produk cetak dan digital.

Kamu kemungkinan akan bekerja sama dengan klien dan tim marketing untuk mengubah ide menjadi konsep ilustrasi yang bagus, keren, dan menginspirasi.

Menjadi Desainer Grafis

Desainer grafis? Sudah asingkan? Bekerja sebagai desainer grafis juga menjadi salah satu posisi yang bisa didapat jika kamu lulusan jurusan DKV.

Menjadi seorang desainer grafis mengharuskan kamu untuk mendesain grafis untuk digunakan ke dalam produk media seperti majalah, label, iklan, banner, hingga desain berukuran kecil seperti kartu nama. 

Loading...

Selain harus ahli dalam desain, kamu juga harus peka terhadap briefing yang klien berikan, kamu juga harus bisa berkomunikasi dengan baik.

Selain menyusun elemen grafis, kamu juga dituntut untuk menyusun huruf, tipografi (font family), mencetak desain, hingga memproduksinya.

Jika berhubungan dengan cetak mencetak biasanya kamu akan sedikit pusing untuk mengatur settingannya, lebih baik kamu lempar saja ke percetakan yang kamu percaya.

Tapi pastikan file cetaknya dalam bentuk yang pas seperti jenis / format filenya, besaran DPI atau PPi-nya, sampai resolusi dan size-nya.

Baca juga: Definisi Banner disertai Contohnya

Loading...

Menjadi Desainer Web

Posisi Ini juga menjadi incaran banyak kawan sejawat. Seorang desainer web ditugaskan untuk merencanakan, membuat, dan membuat kode situs web.

Banyak di antaranya menggabungkan teks dengan suara, gambar, grafik, dan klip video.

Seorang desainer web bertanggung jawab untuk membuat desain dan tata letak situs web atau halaman web. Baik untuk situs web baru atau redesain (mengubah situs web yang sudah ada).

Menjadi Art Director

Art director bertanggung jawab atas gaya visual dan gambar di majalah, surat kabar, kemasan produk, produk digital hingga produksi film dan televisi.

Di posisi ini kamu diharuskan membuat desain secara menyeluruh dan mengarahkan orang lain untuk mengembangkan karya seni atau tata letaknya.

Loading...

Menjadi Video Editor

Kamu hobi nonton film? Mungkin kamu juga ada minat dan bakat menjadi seorang video editor. Posisi editor video bertugas mengambil rekaman mentah yang diambil oleh kru dan sutradara film dan mengubahnya menjadi produk akhir siap tayang.

Itu berarti kamu harus mengikuti aturan alur kerja, naskah, atau daftar pengambilan gambar dan menggabungkan rekaman menjadi satu film atau video yang kohesif (utuh).

Seringkali dalam dunia video dan perfilman, ada banyak sudut kamera atau pengambilan gambar yang direkam.

Sebagai penutup, bisa dibilang kuliah jurusan DKV memiliki prospek pekerjaan yang cerah. Apalagi kita sama-sama tahu era digital semakin eksis.

Loading...

Baca juga: Pengertian dan Contoh Brosur

Mau dengar audio, kamu bisa pakai Spotify, dan aplikasi Spotify ini didesain oleh orang jurusan Desain Komunikasi Visual lho (UI/UX Designer).

Youtube? Apalagi situs web yang satu ini. Banyak orang yang berminat jadi Youtuber karena penghasilan adsensenya.

Pada intinya lulusan Desain Komunikasi Visual tidak usah khawatir tidak memiliki pekerjaan, karena semua hal bisa dikatakan butuh yang namanya tampilan visual.

Bahkan di kehidupan kita sehari-hari pun butuh tampilan visual, contohnya melihat tanda jalan, marka jalan, dan seterusnya.

Loading...

Sekian tulisan seputar apa itu DKV ini, semoga dapat menjadi inspirasi untuk kamu yang sedang menimbang-nimbang untuk masuk ke program studi Desain Komunikasi Visual. Terima kasih dan jangan lupa untuk bagikan artikel ini ke teman-teman kamu.

Loading...

Tinggalkan komentar