pengertian branding marketing

Apa itu Branding & Marketing? Apa Bedanya?

Pertanyaanya, apakah Anda baru memulai bisnis? Maka Anda perlu tahu apa itu pengertian branding dan marketing serta perbedaan branding marketing agar bisnis Anda tidak salah langkah.

Selain itu, kami juga akan membahas tujuan dan contoh dari keduanya agar kita semakin paham dan dapat mengembangkan bisnis dengan lebih baik.

Sebuah perusahaan bisnis tak lepas dari yang namanya branding dan marketing. Keduanya saling berkaitan satu sama lain dalam mengembangkan serta memasarkan suatu merek bisnis, produk, ataupun jasa.

Jadi, apakah ada perbedaan antara keduanya? Jawaban singkatnya jelas berbeda.

Tapi kita akan bahas satu persatu, agar semakin mudah dibaca dan dipahami.

Silahkan pilih dan klik sesi yang sedang Anda cari:

  1. Pengertian Branding
  2. Pengertian Marketing
  3. Perbedaan Branding dengan Marketing

Mari kita mulai dari branding.

Pengertian branding

pengertian branding

Definisi branding adalah salah satu praktik pemasaran di mana perusahaan membuat nama, simbol dan/atau desain yang mudah diidentifikasi.

Branding dapat membantu mengidentifikasi suatu produk dan membedakannya dengan produk atau layanan lain.

Branding tidak hanya memberikan kesan yang berkesan, tapi juga mampu membuat pelanggan atau klien memahami perusahaan Anda lebih dalam.

Branding merupakan cara terbaik untuk membedakan perusahaan Anda dengan para kompetitior Anda.

Siapa Anda, apa produk/layanan Anda, apa kelebihan merek Anda, dapat dituangkan dengan menciptkan branding yang benar dan tepat.

Jika kami rangkum, maka branding adalah:

  1. Sebagai pembeda.
  2. Sebagai pemikat juga bentuk promosi.
  3. Membangun reputasi, kualitas, dan prestise.
  4. Sebagai pengendali pasar.

Tujuan Branding

Setidaknya terdapat tiga tujuan dari strategi branding ini, yaitu:

  1. Membangun presepsi masyarakat.
  2. Membangun rasa kepercayaan yang kuat.
  3. Membangun “keterikatan” antara perusahaan Anda dengan masyarakat.

Semuanya bisa dilakukan secara berurutan hingga sampai poin ke-3 Anda wajib mempertahankannya.

Ketika poin ketiga tercapai maka Anda perlu menerapkan strategi-strategi marketing yang akan dibahas setelah ini.

Contoh Branding

Salah satu contoh branding yang baik dan nyentrik menurut kami adalah branding yang dilakukan oleh klub sepakbola Juventus.

Mengapa?

Karena mereka membuat logo baru yang sangat bertentangan dengan kebanyakan logo klub sepakbola di Eropa.

branding logo juventus
Logo Juventus. Sumber: mirror.co.uk

Hasilnya, Logo juventus menjadi lebih simpel dan mudah diingat oleh setiap orang yang melihatnya.

Dan tidak lupa, logo mereka tampil identik serta mudah diaplikasikan ke berbagai media.

Selain logo, mereka juga menciptakan jenis font yang sekarang sangat identik dengan diri mereka sendiri.

Berikut gambar jenis font yang mereka buat.

jenis font juventus
Jenis Font Juventus. Sumber: Pinterest.com

Tapi ingat, branding itu lebih dari sekedar logo. Seperti yang sudah dituliskan di atas, branding juga tentang bagaimana reputasi perusahaan, hingga produk Anda.

Jadi buatlah produk sebagus mungkin, dan inovatif, hingga masyarakat sangat cinta bahkan sangat butuh pada produk Anda.

Kita sudahi membahas branding klub sepakbola 😀 , sekarang kita lanjut ke pengertian marketing.

Pengertian marketing

pengertian marketing

Pemasaran (Marketing) adalah suatu proses perkenalan, mengajarkan konsumen tentang mengapa mereka harus memilih layanan atau produk Anda ketimbang para pesaing Anda.

Tanpa hal itu, maka tidak ada yang namanya marketing.

Kunci di dalam marketing adalah Anda harus mampu menemukan metode pemasaran dan pesan yang tepat untuk mendidik dan mempengaruhi konsumen pada tempat dan momen yang pas.

Lalu apa tujuan dari marketing?

Seorang bisnis konsultan, Evan Carmichel telah mengidentifikasi tiga tujuan utama pemasaran (marketing), yaitu:

  1. Dapatkan perhatian target pasar.
  2. Memfasilitasi keputusan pembelian calon klien/konsumen.
  3. Memandu pelanggan dengan tindakan spesifik, rendah resiko, dan mudah untuk diputuskan.

Dengan mindset seperti di atas, maka kupon, penjualan, landing page website, hingga bagaimana produk ditampilkan adalah bagian dari proses marketing.

Perlu diingatkan, bahwa marketing adalah landasan dari setiap bisnis, tujuan utamanya adalah untuk menjual produk barang atau jasa lebih banyak, banyak, dan banyak.

Contoh-contoh marketing?

Berbicara marketing atau pemasaran sebenarnya adalah hal yang mudah namun akan sulit dalam penerapannya di lapangan.

Jika Anda menganggap mudah, mungkin bisa dipastikan Anda adalah orang yang sombong.

~Just kidding~

Apa saja contohnya?

Sebenarnya ada banyak sekali channel marketing yang tersedia di era digital seperti sekarang.

Pemasaran konvensional

Kita mulai dari yang konvensional, apa saja contoh marketing yang old school? Meskipun tidak sungguh-sungguh old school, tapi daftar contoh ini benar-benar lepas dari penerapan pemasaran digital.

  1. Meluaskan jaringan, bisa jadi dengan membuat desain kartu nama dan memberinya kepada rekan-rekan.
  2. Membuat spanduk atau banner cetak
  3. Menempelkan poster
  4. Membagikan selebaran brosur/flyer
  5. Membagikan buletin (artikel yang dicetak)

Pemasaran era digital marketing

Digital marketing adalah hal yang tidak asing lagi saat ini. Tapi, apakah Anda sudah tahu apa saja yang dilakukan oleh digital marketing?

Langsung saja cek daftar di bawah ini:

  1. Digital advertising, Anda bisa mencoba memasang iklan di youtube, iklan facebook, hingga iklan videotron hingga televisi.
  2. Membuat website dan menerapkan SEO.
  3. Membuat konten baik itu konten artikel, video, hingga podcast.
  4. Sosial media marketing.
  5. Email marketing.
  6. Display marketing.
  7. Aplikasi mobile di Android dan IOS.
  8. Affiliate program.
  9. Pay per click dan / atau yang semisalnya.
  10. Bekerja sama dengan partner (konten creator, sebelgram, hingga publik figur).

Apakah masih kurang? Ada tambahan? Silahkan beritahu kami dengan menuliskan tanggapan Anda di kolom komentar.

Jika Anda merasa tidak memiliki keahlian dalam beriklan, maka Anda bisa coba untuk menggunakan layanan facebook ads agency.

Sekarang kita lanjut ke perbedaan antara branding dengan marketing.

Inilah Perbedaan Branding Marketing

perbedaan branding dengan marketing
Infografis perbedaan branding marketing

Seperti si roda depan dan belakang mobil yang mampu bekerja dengan baik, branding dan marketing adalah dua rekan yang sangat penting.

Keduanya dibutuhkan oleh perusahaan Anda, namun keduanya jelas berbeda.

Mempelajari peran keduanya dan bagaimana mereka saling melengkapi, akan membantu Anda dalam membangun bisnis yang lebih baik dan memiliki umur yang panjang.

Ambang batas antara branding dan marketing seringkali membingungkan, terkadang dapat bertukar pehamanan di sebagian orang.

The Dictionary of Brand oleh Marty Neumeier, mendefinisikan branding sebagai:

“Any effort or program designed to increase value or avoid commoditisation by building a differentiated brand.”

Dan marketing adalah:

“The process of developing, promoting, selling, and distributing a product or service.”

“It could be said, if marketing’s the talk then branding’s the walk.”

branding vs marketing
Perbedaan Branding Marketing. Sumber: Firebrand

Kami harap gambar perbedaan branding marketing di atas tidak membuat bingung pembaca.

Baik, sekarang kita coba berpikir gambar di atas dengan pola seperti ini:

  • Branding adalah strategi menarik. Marketing adalah strategi mendorong.
  • Branding adalah tentang siapa Anda. Marketing adalah tentang apa yang Anda lakukan.
  • Branding bersifat jangka panjang. Marketing bersifat jangka pendek.
  • Branding membangun loyalitas. Marketing menghasilkan respon.
  • Branding menciptakan value. Marketing mengekstrak value.
  • Branding itu strategis. Marketing itu taktik.
  • Branding mempengaruhi emosi. Marketing mempengaruhi alasan.

Baca juga: Facebook Ads Templates

Penutup

Jadi, apa yang akan Anda lakukan pertama kali?

Apakah branding atau marketing?

Jawaban kami adalah lakukan keduanya bersamaan, karena keduanya tak dapat terpisahkan.

“Apalagi oleh jarak dan waktu”. 😀

Sekian artikel perbedaan branding marketing ini, dan mulailah terapkan strategi branding dan taktik marketing terbaik yang Anda bisa lakukan.

Cobalah satu, dua, tiga, hingga berkali-kali. Jangan bosan, jangan lelah, jangan mundur. Berbisnis adalah hal yang menyenangkan dan penuh dengan tantangan, hanya yang “berusaha”-lah yang mampu bertahan.

Tapi tidak lupa juga barengi dengan beribadah dan berdo’a.

Bagaimana?

Apakah informasi ini membantu Anda?

Beritahu kami dengan cara kirimkan komentar Anda.

Semangat, salam sukses!

Tinggalkan komentar