Pengertian Apa itu Branded?

Apa itu branded? Mungkin Anda bertanya tentang pengertian branded seperti itu karena kita sering mendengar kata tersebut.

Contohnya seperti sepatu branded, tas branded, produk fashion hingga produk-produk branded lainnya. Contoh terkenal dari produk branded global antara lain: Gucci, Hermes, Louis Vuitton, Chanel, hingga Armani.

Lalu, apa sih sebenarnya arti makna dari kata “branded” itu sendiri? Yuk cek di artikel ini.

Pengertian Branded

pengertian branded
Supreme. Sumber: grid.id

Pengertian branded adalah sebuah sebutan yang berasal dari kata brand yang di dalam bahasa Indonesia memiliki arti Merek. Jadi jika kita artikan maka branded memiliki makna kata bermerek di dalam bahasa Indonesia.

Baca juga: Ketahui Perbedaan Branding dan Marketing

Jika Anda menemukan kata sepatu atau tas branded di toko online/offline maka berarti maksudnya adalah tas bermerek.

Produk yang bermerek tidak harus melulu produk dari luar Negeri, karena bisa juga produk dari Indonesia di cap “bermerek” karena kualitasnya yang sangat baik.

Sedangkan menurut wikipedia dan dictionary yang di maksud apa itu brand ialah sebuah nama, istilah, desain, simbol, atau hal-hal lainnya yang mengidentifikasi barang atau jasa satu penjual sebagai pembeda dari penjual lainnya.

Tapi cukup banyak juga yang berkata bahwa brand itu sama dengan logo atau sebaliknya. Tapi menurut kami desain logo adalah bagian dari strategi atau perencanaan branding jangka panjang.

Brand (Merek) biasanya digunakan dalam dunia bisnis, pemasaran atau marketing, hingga dalam pembuatan iklan. Nama merek terkadang harus dibedakan dari merek toko atau penggunaan merek generik.

Bisa juga bermakna seperti ini: Profil atau produk yang emiliki sebuah nama merek (brand name).

Ciri Khas & Karakteristik Branded

Louis Vuitton
Louis Vuitton. Sumber: xupes.com

Di sadari atau tidak, Branded hanyalah suatu anggapan, opini dan/atau asumsi publik dimana masyarakat meyakini suatu produk atau merek hanya di khususkan untuk segmentasi pasar tertentu.

Kita dapat merasakan bahwa barang-barang branded ini memiliki karakteristik khusus yang dapat di simpulkan meskipun itu relatif di mata sebagian orang.

Baca juga: Sudah Tahu Arti Warna Berikut?

Karakteristik produk atau barang branded:

  1. Pemasaran yang eksklusif dan masif, bisa menggunakan orang-orang atau artis ternama dalam strategi pemasarannya.
  2. Produk yang diproduksi dalam jumlah terbatas atau hanya dalam kurun waktu dan tempat tertentu.
  3. Spesifikasi yang tinggi, kuat, tahan lama, atau dibuat menggunakan bahan-bahan premium, hingga berteknologi tinggi, atau memiliki campuran emas murni di dalamnya.
  4. Usia merek (brand) yang telah berpengalaman.
  5. Memiliki produk di kategori tertentu yang unggul secara kualitas di kelasnya.
  6. Produk yang dibuat hanya ditujukan kepada orang kelas menengah hingga kelas atas.
  7. Memiliki rasa bangga ketika memiliki produk branded.

Cara Produk di akui Produk Branded?

Branding
Branding. Sumber: propelmg.com

Ada unsur psikologis yang menjadi tujuan sebuah brand membuat produknya dianggap branded. Salah satu caranya adalah seperti yang telah di sebutkan di atas.

Yaitu, dengan membuat iklan yang tampak eksklusif, mewah, elegan. Bisa juga dengan memproduksinya secara terbatas atau limited edition.

Atau dengan menciptakan materi desain grafis yang selaras untuk memaksimalkan identifikasi merek.

Yang harus diingat adalah produk branded tidak hanya “dijual” dengan iklan, tetapi juga dengan menciptakan produk yang super berkualitas agar masyarakat mendapatkan manfaatnya melebihi ekspetasi mereka.

Selain strategi pemasaran yang masif, kemudian membuat produk yang high perfomance, Anda juga harus menciptakan image yang super baik terhadap perusahaan Anda.

Hal ini bisa Anda lakukan dengan cara membuka kantor, toko, cabang, service center atau layanan pelanggan yang memadai.

Hingga merekrut karyawan customer service yang profesional dan berkompeten.

Baca juga: Kenapa Desain dihargai Murah?

Merek Lokal yang dianggap Produk Branded

Setelah memahami pengertian branded yang bersifat relatif baik itu hanya asumsi atau karena memang dibentuk secara psikologis melalui strategi marketing dan branding.

Maka selanjutnya adalah mengangkat produk lokal asli Indonesia yang dianggap branded oleh masyarakat kita.

Itu artinya produk branded tidak harus melulu dari luar negeri.

Berikut merek lokal yang bisa disejajarkan dengan istilah branded.

1. Lea Jeans

Lea Jeans
Lea Jeans. Sumber: instazu.com

LEA adalah merek ritel yang menawarkan pakaian kasual dengan gaya Amerika yang inovatif. Pakaian dan aksesori yang bersih dan klasik untuk membantu pelanggan mengekspresikan gayanya masing-masing.

Merek ini hadir pertama kali pada tahun 1972 berdasarkan prinsip kualitas dan denim asli buatan Amerika. Diluncurkan dengan persembahan denim untuk pria dan wanita, kecocokan, gaya, dan kenyamanan yang tak terbantahkan itulah yang akhirnya memenangkan hati populasi.

2. Edward Forrer

Edward Forrer
Edward Forrer. Sumber: syuhadi.my.id

Edward Forrer merupakan perusahaan tas dan alas kaki asli dari Indonesia. Brand ini diberikan nama Edward Forrer sebagai pendirinya. Edward Forrer mulai membuat sepatu di Bandung, Jawa Barat, Indonesia di tahun 1989.

Saat artikel ini ditulis, Edward Forrer setidaknya sudah memiliki 50 gerai lebih di Indonesia, di Malaysia, Australia, bahkan hingga Hawaii.

Bagi yang ingin berkunjung silahkan datang ke Bandung ya.

3. Buccheri

Buccheri
Buccheri. Sumber: mallbekasi.com

Buccheri adalah perusahaan retail yang memproduksi alas kaki berkualitas untuk pria dan wanita sejak tahun 1980.

Buccheri memulai sejarah dengan toko utama pertama di kawasan bisnis bersejarah “Pasar Baroe”. Kini Buccheri sendiri telah melalui berbagai tantangan dan mengalami banyak perkembangan.

Dan inilah Buccheri, merek alas kaki dan alas kaki paling bergengsi di Indonesia.

Sebagai sepatu formal terkemuka di Indonesia, Buccheri cenderung menempatkan segmentasinya pada kelas menengah ke atas.

Dengan spesialisasi pada alas kaki berbahan dasar kulit formal hingga harian, dan diklaim sebagai merek alas kaki yang dibuat dengan tangan (handmade), bergaya namun nyaman.

4. Terry Palmer

Terry Palmer
Terry Palmer. Sumber: Carousell.com

Handuk? Meskipun hanya handuk tapi merek ini cukup terkenal dengan kualitasnya dan kenyamannya. Di akun shopee resminya saja mereka berhasil menjual ribuan produk.

5. The Executive

the executive
The Executive. Sumber: malserpong.com

Memulai perjalanannya sebagai merek karir pada tahun 1984, The Executive telah berkembang menjadi merek utama Fashion saat ini.

Menjadi bagian dari grup Delamibrands, The Executive memenuhi aspirasinya atas aspirasi internasional dengan standardisasi mutu internasional, mempertahankan prestise atas distribusi massal di seluruh Indonesia.

6. BagTeria

Bagetria.co
Bagetria.co

Mungkin sebagian orang tidak terlalu kenal dengan merek yang satu ini, tapi merek ini benar-benar terkenal di luar negeri.

Pada tahun 2000, Nancy dan Bert Ng sang suami dengan bermodalkan uang sebesarRp300 juta mendirikan PT. Metamorfosa Abadi. Nancy sendiri telah memiliki visi untuk dapat membuat tas eksklusif dengan bahan terbaik dan unik.

7. Riamiranda

riamiranda brand
riamiranda.com

Didirikan Di jakarta 2009, Riamiranda dikenal sebagai brand fashion modest dengan sentuhan lembut feminin. Pendirinya, Indria Miranda, lulus dari ESMOD Fashion School Jakarta pada tahun 2008 dan meluncurkan label tersebut satu tahun setelah bekerja sebagai fashion stylist profesional.

8. Dian Pelangi

dian pelangi
Dian Pelangi

Dian Pelangi bukan hanya sekedar nama sang pendirinya, tapi juga nama dari Brand pakaian muslimnya. Berhasil menarik perhatian masyarakat tanah air karena produknya yang kekinian, modern, berkualitas, dan penuh gaya.

9. Webe

Webe
Webe

10. Eiger

branded eiger
Eiger

11. Tomkins

tomkins
tomkins.id

12. Zoya

zoya
Zoya.co.id

Kesalahan Pahaman tentang Branded

Jika pengertian branded artinya adalah bermerek, maka kesalah fatal bagi seseorang yang mensebutkan kalimat ini.

“Tas ini mereknya branded lho!” Yang artinya secara bebas adalah “Tas ini mereknya bermerek lho!” Salahkah? Jika kita mengacu pada penggunakan kata, maka hal ini jelaslah salah.

Tapi menjadi betul jika kata branded ini hanya dijadikan sebutan saja atau perumpamaan saja.

Ya! Sebutan yang sering diucapkan oleh masyarakat tanpa tahu makna sesungguhnya, sehingga menjadi suatu kebiasaan yang sulit untuk dihindari.

Contoh lain dari kata yang menjadi kebiasaan adalah “Gue” atau “Gua”. Asalnya kata tersebut adalah bahasa asli dari suku betawi (Jakarta).

Tapi lama kelamaan menjadi kebiasaan para anak muda, dan berubah konotasinya menjadi kata yang “gaul”.

Baca juga: Contoh-contoh Unik Desain Kemasan

Penutup

Menurut kami istilah branded atau pengertian branded itu bisa jadi relatif tergantung pada masing-masing pribadi seseorang.

Ada si A yang menganggap produk X ini berkualitas, bergengsi, dan yang semisalnya. Namun si B menganggap produk Y lebih bergengsi dan bermanfaat ketimbang produk yang dipilih si A.

Jadi bagaimana tanggapan Anda tentang produk dan pengertian branded?

Jika memiliki penjelasan lain atau opini tambahan, atau memberikan kritikan terhadap tulisan ini. Silahkan beri tahu ApriDesain.id dan tuliskan di kolom komentar.

Tinggalkan komentar