Pengertian Era Digital dan 6 Manfaatnya

pengertian era digital

Pengertian Era DigitalEra digital adalah sebuah istilah yang muncul dan dipakai ketika hadirnya teknologi informasi dan komputer.

Sebenarnya banyak cara yang bisa diambil dalam mendiskusikan dan menjelaskan apa itu era digital.

Di kutip dari kompasiana, era digital ini juga bisa disebut sebagai media baru.

Bagaimana era ini dapat dibedakan?

Era digital dapat diidentifikasi dengan peningkatan teknologi yang mempercepat dan memperluas perubahan pengetahuan baik dalam ruang lingkup ekonomi dan masyarakat.

Sadarkan kita?

Pada era digital kita seakan-akan dicekoki dengan perubahan informasi dan pengetahuan yang sangat tinggi dan cepat.

Saking cepatnya seakan-akan hal itu seperti diluar kendali manusia.

Satu sisi kehidupan manusia dimudahkan dan pada sisi lainnya kita seperti kesulitan dalam mengelola kehidupan dan waktu.

Contohnya: Kita jadi lebih mudah dalam berbelanja tanpa harus keluar rumah.

Baca juga:
Begini Cara Menambah Followers Instagram
Apa bedanya Founder dan Co-Founder?

Adanya internet ditambah dengan hadirnya mesin pencari google, bing, duckduckgo dan yang lainnya membuat setiap orang seolah-olah memiliki perpustakaan pribadi yang bisa diakses selama 24 jam.

Tapi juga secara tidak langsung membuat orang itu menjadi malas, sok tahu, dan merasa sudah sangat pintar ketimbang seorang yang mempelajarinya dari jalur akademis.

Teknologi membuat Anda menjadi dekat dengan orang-orang yang jauh namun juga menjauhkan orang yang berada di dekat Anda.

Apa Saja Manfaat Era Digital?

manfaat era digital

Lalu, apa manfaatnya dari era digital saat ini? Secara simpel kami akan menjawab “kemudahan” tapi juga disertai dengan tantangan ketika menghadirkan kemudahan tersebut.

Berikut adalah beberapa manfaat dari era digital:

1. Inovasi

Hadirnya konsep dan/atau model bisnis baru yang belum pernah didengar sebelumnya adalah karena hasil dari para inovator, para pemikir yang membuat strategi melalui saluran-saluran digital.

Tidak hanya ritel, e-commerce, tapi juga merangsek ke bidang pendidikan, kesehatan, hukum, hingga kuliner.

Semakin banyak orang yang mengenalnya, maka semakin banyak juga persaingannya.

Namun, diharapkan persaingan ini terjadi dengan cara yang sehat dan tidak merugikan pihak lain serta.

2. Efisiensi

Efisiensi juga bisa hadir lebih cepat dan banyak dengan inovasi-inovasi yang tercipta pada era digital, mulai dari permasalahan marketing hingga manufaktur.

Pemikiran yang cerdas dan cermat sangat diperlukan untuk mengoptimalkan strategi digital bagi sebuah bisnis atau perusahaan.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, saluran digital mampu memberikan manfaat dan membuka peluang yang luas tanpa batas namun di sisi lain juga menghadirkan tantangan.

3. Inklusivitas

Dengan hadirnya saluran digital membuat setiap macam jenis usaha dan layanan bisa menjangkau pasar yang lebih luas dengan mudah, juga lebih hemat anggaran.

Sehingga orang-orang yang hidup di daerah yang jauh dari istilah kata kota metropolitan akan dapat merasakan serta menikmati kemudahan dan kenyamanan dari era digital.

4. Komunikasi

Kini komunikasi semakin mudah dengan hadirnya teknologi, kita bisa dengan cepatnya chatting dan video call dan meninggalkan kebiasaan lama seperti telepon atau sms.

Jika digunakan dengan cara yang benar, maka akan dapat membantu mempererat hubungan antara keluarga, kerabat, hingga rekan bisnis.

5. Peningkatan Layanan Masyarakat

Perbaikan layanan masyarakat merupakan sebuah keharusan. Perubahan sarana secara online baik sistem atau pelaporan akan lebih mudah dengan penerapan teknologi saat ini.

Seperti dengan membuat aplikasi berbasis web dan mobile untuk pendaftaran, transaksi, dan pertukaran data penting.

6. Mengembangkan Kreatifitas

Banyak ide-ide yang bisa didapat, dilihat, dan dicari karena hadirnya zaman digital ini. Khusus untuk bidang desain grafis, sekarang kita bisa melihat inspirasi melalui situs seperti dribbble ataupun behance.

Karakteristik Era Digital

karakteristik era digital

Era digital mempunyai karakteristik seperti mampu memanipulasi, bersifat (internet) dalam jaringan (daring).

Pergeseran waktu dan budaya ini membawa media-media mainstream mulai merambah pada media digital (internet) demi dapat merangkul pasar yang lebih luas.

Baca juga:
Siapa itu Founder, Co-Founder?

Contohnya seperti kantor berita koran yang mulai membuat website berita online.

Kemudian ada juga saluran televisi yang memiliki channel di youtube untuk membagikan video-nya.

Tentunya hal ini sangat memanjakan dan membatu kita sebagai konsumen.

Kita dapat dengan cepat mendapatkan informasi terbaru dari dalam rumah, kamar, atau bahkan ketika sedang di toilet sekalipun.

Semua itu dapat terwujud karena teknologi yang ada sekarang ini.

Revolusi Digital

revolusi digital

Dengan kemajuan pesat teknologi saat ini membuat para media masa mau tidak mau harus mengikuti tren dalam mempublis informasi.

Seperti yang pernah disinggung sebelumnya, media internet (online) kini berhasil menggeser media massa secara cepat dan efektif.

Andai saja mereka tetap mempertahankan “cara lama” pasti mereka akan tertinggal dan pada akhirnya sepi peminat atau malah gulung tikar jika tidak berubah mengikuti tren.

Bahkan jika kita flashback ke waktu belakang di mana para pebisnis menjalankan usahanya dan beriklan, rata-rata mereka melakukannya pada media yang populer saat itu.

Tentunya beriklan dengan biaya yang tidak murah alias cukup mahal bagi para pelaku bisnis ukm.

Tapi dengan era revolusi digital yang terjadi, kini para pelaku usaha kecil menengah hingga umkm mampu untuk menjalankan bisnisnya dengan biaya yang lebih hemat.

Anda bisa beriklan di internet, mulai dari display ads, searching ads, hingga facebook advertising.

Itu terjadi karena masyarakat mulai meninggalkan mereka satu persatu, dan karena kebutuhan masyarakat telah membelot dari awalnya media massa cetak seperti koran menjadi beralih ke media berita online.

Hadirnya budaya digital di masyarakat kita dapat diterima dengan cepat oleh mereka.

Sehingga perkembangan internet atau digital semakin sangat cepat baik dalam aksesnya maupun dalam pengembangannya.

Dahulu orang selalu membawa uang tunai di dalam dompetnya, kini mungkin mereka semua telah bertransaksi dengan kartu atau bahkan dengan gawai (smartphone) mereka tanpa adanya banyak uang di dalam dompet.

Keuntungan Berbisnis di Era Digital

Pertanyaannya, sebagai pebisnis apakah era internet ini membantu Anda atau malah membuat Anda bangkrut?

Era digital mampu meningkatkan kemajuan sebuah bidang bisnis hingga perusahaan dengan skala besar.

Perusahaan mendapati kemudahan dari sisi manajemen, pemasaran, hingga melakukan branding.

Juga banya bermunculan start-up di karenakan perkembangan teknologi itu sendiri.

Muncul banyak E-Commerce, situs-situs berita, blog-blog pribadi, jasa desain logo online, sampai aplikasi-aplikasi dalam gawai.

Sebagai pebisnis Anda bisa memanfaatkan media seperti youtube dalam beriklan video.

Kemudian ada facebook dan instagram untuk membagikan portofolio produk yang Anda jual.

Tentu hal ini memudahkan perusahaan dan lebih ringan biaya ketimbang zaman dahulu.

Ingin berjualan? Anda hanya perlu membuat akun tokopedia atau bukalapak tanpa harus membuat toko fisik di rumah hingga menyewa atau membeli ruko yang harganya pastilah mahal.

Era Digital vs Etika

Akan tetapi ketika kita lihat secara individu, maka masyarakat Indonesia masih banyak yang belum bisa memanfaatkan kemudahan yang dihadirkan oleh the digital of era ini.

Bukannya memanfaatkanya ke dalam sesuatu hal yang bermanfaat tapi malah terjerumus dalam membuang-buang waktu tanpa keperluan yang jelas, menurunkan atau bahkan menghancurkan budaya lokal yang arif, etika, moral, dan yang semisalnya.

Contohnya bisa dilihat ketika bersosial media, sering kita melihat satu atau lebih akun saling melakukan bullying.

Kemudian para pelajar yang dahulu belajar dengan tenang, kini seakan acuh dengan penjelasan guru dengan membuka gawai mereka dan melihat-lihat media sosial semisal tik-tok, instagram, facebook, hingga youtube.

Contoh di atas adalah contoh dari etika yang tidak baik, menurun, atau mungkin bisa saja merusak dari waktu ke waktu.

Kesimpulan

Era digital merupakan era yang dapat mempermudah pekerjaan kita sehari-hari, jadikanlah itu sebagai “alat” yang sebagaimana mestinya tanpa harus meninggalkan inti kita sebagai masyarakat yang bersosial.

Ketika kita membutuhkannya, maka kita menggunakannya dengan baik dan bijak tanpa merugikan orang lain atau untuk kejahatan cyber.

Namun, ketika tidak butuh, maka letakanlah dan berbaurlah dengan masyarakat di sekitar kita untuk saling berbicara, berdiskusi, atau bahkan hanya bersenda gurau ringan yang positif.

Demi terciptanya lingkungan yang tetap terjaga dengan moral dan etika yang positif.

Tidak semua yang kami paparkan disetujui oleh sebagian orang yang membacanya.

Maka dari itu kami akan sangat senang hati bila Anda memberikan saran, kritik, ataupun tambahan untuk artikel tentang era digital ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *