Flat design, apa itu? Kita sering mendengarnya, bahkan mungkin menerapkannya pada desain kita.
Jika flat design ini kita terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, maka artinya adalah desain datar.
Mengapa harus menggunakan gaya flat design?
Karena ia tampil clean dan eye catching, terkadang juga sedap dipandang mata.
Kenapa terkadang? Temukan jawabannya ada di artikel ini.
Jadi, jika Anda ingin tahu lebih lanjut tentang pengertian flat design, ciri, hingga contohnya, silakan baca tulisan ini sampai tuntas.
Baca juga: Mengenal Jenis-jenis Desain Grafis yang Ada
Sejarah Singkat Flat Design

Mungkin ada sebagian dari teman-teman yang menganggap bahwa flat design adalah tren desain yang baru.
Namun ternyata tidak lho!
Flat design telah hadir dan dipopulerkan pada tahun 1950-an hingga 1960-an, ia tercipta berdasarkan tiga bentuk style of art (gaya seni) yaitu: Swiss style, Bauhaus, dan Modernisme.
Dari ketiga sumber tadi, Swiss style lah yang sepertinya memberikan dampak paling besar dari terciptanya flat desain.
Baca juga: Koleksi Jenis Font untuk Hasil Desain yang Keren
Apa itu Flat Design?

Pengertian flat design adalah sebuah pendekatan desain yang bersifat minimalis dan sederhana.
Seperti namanya, bisa didefinisikan oleh flatness of style (kerataan gaya), yaitu:
Menyederhanakan antarmuka dengan menghapus elemen tambahan seperti shadows (bayangan), bevels (kemiringan), emboss, texture (tekstur), dan gradasi warna yang menciptakan tampilan 3D (tiga dimensi).
Atau elemen apapun yang membuat tampilan desain terasa kompleks dan rumit.
Jadi sederhananya, flat design adalah salah satu style desain dengan tampilan yang minimalis dalam bidang desain grafis dan interface (antarmuka).
Meskipun terdapat beberapa desain flat yang tampil dengan beberapa elemen yang akan terlihat kompleks alias rumit.
Gaya desain yang satu ini condong mengedepankan sisi fungsionalitas.
Jika mau lebih mudah dan sederhana lagi, sebut saja flat desain ini dengan nama desain minimalis, bagaimana? Apakah Anda setuju?
Baca juga: Apa itu Desain Produk?
Ciri dan Karakteristik Flat Design
Tidak hanya terlihat modern, flat desain juga memiliki ciri khas dan karakteristik tersendiri.
Berikut adalah ciri-ciri untuk mengidentifikasi flat design:
- Flat design memiliki bentuk yang sederhana dan elemen yang terlihat minimalis.
- Mengedepankan sisi fungsi.
- Tipografi tebal yang sangat mudah dibaca.
- Mempunyai hierarki visual yang jelas.
- Sangat memperhatikan detail.
- Mengkompromikan warna-warna cerah dan kontras yang mendukung persepsi visual yang cepat dan tepat.
- Tidak menggunakan elemen-elemen tekstur, gradien, dan bentuk yang kompleks lainnya.
- Menerapkan prinsip-prinsip grid, pendekatan geometris, dan keseimbangan secara visual.
Baca juga: Ketahui Jenis-jenis Infografis dan Contohnya di sini!
Warna-warna pada Flat Design

Pemilihan komposisi warna pada flat desain juga harus diperhatikan, dan itu artinya teman-teman tidak boleh memasukkan warna-warna yang terlalu cerah atau juga terlalu terang.
Berikut adalah flat colors (warna datar) rekomendasi flatuicolors untuk flat design:
- Turquoise (#1abc9c)
- Emerald (#2ecc71)
- Green Sea (#16a085)
- Nephritis (#27ae60)
- Peter River (#3498db)
- Belize Hole (#2980b9)
- Amethyst (#9b59b6)
- Wisteria (#8e44ad)
- Sun Flower (#f1c40f)
- Orange (#f39c12)
- Carrot (#e67e22)
- Pumpkin (#d35400)
- Alizarin (#e74c3c)
- Pomegranate (#c0392b)
- Clouds (#ecf0f1)
- Silver (#bdc3c7)
- Asbestos (#7f8c8d)
- Concrete (#95a5a6)
- Midnight Blue (#2c3e50)
- Wet Asphalt (#34495e)
Sekarang kita masuk ke sesi contoh yang bisa teman-teman jadikan sebagai bahan referensi.
Baca juga: Pengertian Resolusi PPI, DPI, dan LPI
Contoh Flat Design
Tidak lengkap apabila membahas sesuatu namun tak disertai contohnya bukan?
Di bawah ini adalah kumpulan dari contoh-contoh flat design yang bisa Anda jadikan bahan referensi.
Baca juga: Perbedaan Warna RGB dan CMYK
Contoh pada Logo


Contoh pada Desain Grafis


Contoh pada Ilustrasi


Contoh pada Icon (Ikon)


Contoh pada UI (User Interface)


Contoh pada Animasi


Baca juga: Perbedaan Simbol Copyright ©, Trademark ™, dan Registered ®
Kelebihan Flat Design
Flat desain memiliki sejumlah manfaat yang menentukan popularitas dan keragamannya dalam desain digital yang juga mempengaruhi tren desain di dunia percetakan modern.
Kelebihan flat design di antaranya adalah:
- Mudah dibaca (readability and legibility)
- Hierarki visual yang jelas karena bentuk, warna, dan font minimalis
- Mendukung efektifitas untuk navigasi yang cepat dan intuitif di antarmuka situs web dan seluler
- Mudah disesuaikan dalam hal desain adaptif dan responsif
- Tingkat keterbacaan yang efektif di berbagai jenis dan ukuran screen (layar)
- Lebih memudahkan pengembang dan biasanya menyajikan kecepatan loading yang lebih cepat untuk sistem digital (situs web dan aplikasi seluler)
Baca juga: Perbedaan Vektor dan Bitmap
Kekurangan Flat Design
Ada kelebihan, ada kekurangan, gaya flat desain juga memiliki kekurangan sendiri.
Meskipun terlihat jelas, rapih, dan bersih, sebagian dari para desainer hingga pengguna aplikasi website ataupun seluler merasa desain datar ini sangat membosankan.
Terkesan tidak memiliki kekhasan yang mencerminkan cita rasa desain tertentu.
Begitulah yang tersebar dan kami ketahui.
Jadi, apa teman-teman setuju dengan kekurangan yang disampaikan di atas?
Baca juga: Pengertian DKV dan Posisi Kerja Lulusan DKV
Semua pembahasan dan manfaat flat design di atas tentu saja tidak berarti bahwa gaya desain yang satu ini lebih baik di antara gaya desain yang lainnya.
Yang perlu Anda ingat dan catat adalah, setiap gaya desain mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
Akan tetapi flat desain ini sanggup membuka perspektif baru, terutama pada solusi desain yang berfokus pada user (pengguna).
Sehingga pengguna merasakan keseimbangan antara fungsionalitas dan keindahan tampilan desain.
Demikian artikel mengenai pengertian flat design, ciri, dan contoh-contohnya ini. Apabila ada pertanyaan atau ingin menambahkan, silakan tuliskan pesan Anda di kolom komentar atau hubungi kami di halaman kontak ini.
Sumber:
https://www.interaction-design.org/literature/article/flat-design-an-introduction