Mengenal jenis infografis sebelum membuat desainnya dapat membantu kita dalam memberikan informasi yang jelas dan sesuai dengan tujuannya.
Infografis bisa menjadi alat visual yang sangat berguna, baik untuk individu maupun untuk perusahaan dan organisasi lainnya.
Tidak semuanya ahli dalam membuat infografis. Bahkan, Anda mungkin tidak yakin bagaimana cara memvisualisasikan informasi secara efektif, maka itu kita perlu belajar.
Bagaimana caranya untuk memilih style infografis terbaik untuk informasi Anda? Silakan cek tulisan di bawah ini hingga selesai!
Baca juga: Mengenal Design Thinking, Tahapan, dan Contoh Penerapannya
Jenis Infografis Informasional
Jenis infografis informasional adalah infografis terbaik untuk mengkomunikasikan konsep baru dan khusus dengan jelas, atau untuk memberikan gambaran umum suatu topik.
Biasanya, infografis informasional dibagi menjadi beberapa bagian dengan judul yang deskriptif. Penomoran setiap bagian akan membantu alur desain infografis Anda. Selain itu, diketahui pula bahwa orang-orang cenderung menyukai infografis dengan tambahan angka pada judulnya.
Baca juga: Yuk Cek 12 Psikologi Arti Warna Berikut
Infografis informasional ini adalah salah satu yang paling populer. Ia menampilkan informasi singkat dengan tambahan poin yang sesuai dengan angka pada judul.
Contof infografis informasional:



Jenis Infografis Statistik
Jika Anda ingin memvisualisasikan hasil survei, menyajikan data dari berbagai sumber, atau membuat argumen dengan data yang relevan, maka infografis statistik merupakan infografis yang tepat untuk digunakan.
Infografis statistik adalah infografis yang fokus kepada data, infografis ini juga bisa disebut dengan infografis chart, karena menampilkan data atau informasi dengan elemen chart atau bagan pada desainnya.
Ketika teman-teman ingin membuatnya, pastikan untuk menggunakan tata letak dan visual yang apik untuk membantu Anda memaparkan informasi dengan lebih ciamik.
Anda dapat menyertakan chart (bagan), icon (ikon), gambar, dan font yang menarik agar hasil desain infografis semakin mudah dipahami oleh audiens.
Baca juga: Apa itu branded?
Contoh 1: Ini adalah infografis yang menggunakan ikon untuk mengilustrasikan setiap statistik atau data.

Contoh 2: Infografis Statistik

Jenis Infografis Timeline (Garis Waktu)
Infografis timeline adalah jenis infografis terbaik untuk memvisualisasikan sebuah histori, fokus terhadap tanggal-tanggal penting, atau untuk memberikan gambaran umum tentang suatu peristiwa (misalnya, garis waktu perkembangan Agama Islam di Indonesia).
Karena manusia cenderung memahami waktu secara spasial, visual seperti infografis timeline dapat membantu menciptakan gambaran yang lebih jelas tentang kerangka waktu. Beberapa elemen desain seperti garis, ikon, foto, desain ilustrasi dan label semuanya membantu untuk menyoroti dan menjelaskan alur kisah juga waktu.
Baca juga: Apa itu Desain Produk? Pengertian, Jenis & 10+ Contohnya
Contoh desain infografis timeline:

Proses Infografis
Jenis infografis ini bisa dikatakan lebih fokus dalam menyoroti titik waktu. Infografik proses adalah jenis terbaik untuk menampilkan gambaran serta ringkasan umum dari sebuah proses langkah dari suatu hal.
Proses infografis memungkinkan Anda untuk menyederhanakan dan memperjelas setiap langkah yang ada. Alur infografis proses biasanya dari kiri ke kanan atau dari atas ke bawah.
Menggunakan nomor atau bagan yang berurutan pada tiap langkah akan membuat infografis Anda mudah dipahami. Contoh infografis proses adalah:

Baca juga: Apa itu Rendering? Pengertian, Jenis & 9 Softwarenya Gratis
Contoh proses infografis lainnya:

Infografis Geografis
Apa Anda ingin memvisualisasikan data berbasis lokasi, data demografis, atau data dalam jumlah yang besar?
Dalam kasus ini, maka infografis geografis sangat cocok untuk digunakan. Infografis geografis adalah pilihan terbaik karena menggunakan bagan peta sebagai fokus visual.
Jenis bagan peta yang berbeda-beda sangat baik dipakai untuk setiap data yang ditampilkan. Contohnya infografis geografis yang dibuat oleh tim desain Kominfo ini:

Bisa kita lihat dari contoh di atas bahwa judul infografis yang ditambah bagan peta serta poin-poin sorotan semakin membuat informasi yang ditampilkan bisa kita pahami dengan sangat jelas. Tidak hanya peta negara, Anda juga bisa menggunakan peta sebuah pulau, provinsi, kota hingga yang lebih kecil dari itu.
Baca juga: Wajib Punya! 30 Jenis Font untuk Hasil Desain yang Keren
Infografis Perbandingan
Infografis perbandingan adalah infografis yang menampilkan dua atau lebih objek untuk ditandingkan. Ia dipakai untuk membantu orang yang kesulitan dalam memilih di antara beberapa opsi. Banyak orang kesulitan memilih di antara beberapa opsi.
Apakah Anda ingin membandingkan opsi dengan cara yang tidak bias, atau Anda ingin membuat satu opsi tampak lebih baik, perbandingan infografis jika infografis terbaik untuk melakukannya.
Biasanya, infografik perbandingan dibagi di tengah secara vertikal atau horizontal, dengan satu opsi di setiap sisi. Misalnya, desain infografis perbandingan di bawah ini menawarkan perbandingan dua telepon pintar.
Spesifikasi ponsel dicantumkan di bagian tengah infografis, sehingga memudahkan untuk membandingkan kedua opsi:

Baca juga: Koleksi 10 Font Tipografi Gratis untuk diunduh
Jangan lupa untuk menggunakan warna kontras untuk memisahkan dua opsi. Anda juga dapat menggunakan warna yang lebih menarik dan cerah untuk menekankan opsi yang Anda ingin pembaca pilih.
Jika Anda ingin membandingkan lebih dari dua hal, maka Anda dapat membagi infografis Anda menjadi beberapa kolom. Contohnya:

Infografis Hierarki
Infografis hierarkis dapat mengatur informasi dari yang terbesar hingga yang terkecil atau sebaliknya. Salah satu contoh yang sering digunakan adalah desain infografis piramida yang memvisualisasikan corong pemasaran di era digital.
Mengerucutkan tentang di mana posisi prospek atau calon klien berada dan hal apa saja yang bisa Anda lakukan untuk menarik action mereka.

Baca juga: 3 Fungsi Logo bagi Perusahaan, Jenis, Tujuan, & Elemennya
Infografis Ringkasan / Rangkuman
Anda pasti tahu curriculum vitae (CV)? Jadi CV ini merupakan contoh dari desain infografik resume (rangkuman). Para pencari kerja mencari cara kreatif untuk dapat menonjolkan dirinya ketimbang kandidat pelamar lainnya.
Dan inilah salah satu sebab infografik ringkasan menjadi sangat populer di era internet seperti sekarang.
Sebenarnya resume infografis tidak dapat sepenuhnya menggantikan resume tradisional. Tapi ia adalah dokumen visual yang bagus untuk dibawa saat wawancara kerja, untuk dipublikasikan di situs portofolio Anda, atau untuk disertakan dalam lamaran via email.
Contoh desain resume (CV):

Tips mendesain desain resume / CV:
- Rancang desain kepala (header) untuk resume Anda untuk mencerminkan kepribadian atau merek Anda
- Percantik resume infografis Anda dengan menambahkan logo identitas ikon, dan visualisasi data.
- Gunakan elemen grafik garis atau bar untuk menunjukkan kelebihan atau prospek.
- Gunakan word clouds untuk memvisualisasikan kata kunci yang relevan seperti keterampilan (untuk situs).
Baca juga: 13 Tren Desain Grafis Terbaru
Infografis Daftar (list)
Last but not least, jika Anda ingin berbagi daftar sumber, kumpulan tips, daftar contoh, maka Anda bisa membuat daftar infografis jenis ini.
Sebuah desain infografik daftar (list) umumnya tidak bertele-tele, tujuannya adalah untuk membuat informasi menjadi lebih menarik daripada daftar di Excel. Tambahan elemen visual seperti ikon, pilihan font, dan warna secara kreatif dapat membuat tampilan lebih enak dipandang.
Penomoran poin-poin dalam daftar Anda akan membantu informasi Anda lebih natural.
Contohnya adalah:

Baca juga: Contoh Desain Kemasan Produk Unik dan Simple
Penutup
Dengan daftar jenis infographic ini, Anda akan “dipersenjatai” untuk memvisualisasikan sebagian besar jenis informasi dengan unik & kreatif.
Masih bingung tentang apa itu infografis dan mengapa Anda harus menggunakannya? Silahkan tuliskan pertanyaan Anda di kolom komentar. Dan jangan lupa berikan saran atau tanggapan Anda tentang artikel ini, terima kasih.
Mau buat desain infografis?
bentuk infografis dan timeline keren dan cukup mudah dipahami oleh audiens/peserta didik
Iya, biasanya manfaatnya akan terasa ketika dicoba di lapangan.