13 Tren Desain Grafis Terbaru 2021

Tren desain grafis merupakan hal yang sering terjadi ketika berganti tahun, dan hal inilah yang menjadi perhatian dan dicari para desainer untuk tetap update dengan tren desain grafis terbaru.

Tahun berganti, namun industri desain masih akan tetap hidup dan dibutuhkan oleh banyak pelaku bisnis.

Ingat! Industri jasa desain grafis akan selalu bisa eksis. Ini pure pendapat pribadi.

Tidak takut dengan kehadiran AI? Hmm, kami kurang yakin jika AI bisa sekreatif otak manusia ciptaan Allah Ta’ala.

Satu Contoh lagi, meskipun di tahun 2020 pandemi menggoyahkan banyak lini bisnis, tapi para pelaku bisnis masih tetap menggunakan desain sebagai sarana marketing mereka.

Kita bisa cek di profil instagram mereka, di desain web mereka, dan seterusnya.

Jadi, saatnya kita perbarui keahlian desain dan info terbaru dari desain grafis, agar kamu sebagai desainer grafis tetap bisa bersaing dan terus meningkatkan skill kamu.

Maka dari itu baca artikel tren desain grafis ini hingga selesai ya.

Prediksi! Tren Desain Grafis di tahun 2021:

Tidak usah berlama-lama, langsung saja kita terjun ke nomor satu ya.

Baca juga: Para Desainer Grafis, Sudah Tahu 10 Jenis Desain Grafis ini?

Flat Icon & Ilustrasi

Kamu pasti tahu klo tren desain grafis itu punya siklus. Bukan cuma desain grafis, tapi semua yang namanya tren pasti itu ada masanya.

Adakalanya yang namanya tren atau sesuatu yang musiman itu menjadi sangat diminati bahkan sampai berlebihan, kemudian redup lagi.

Contohnya batu akik mungkin ya?

Balik ke topik.

Khusus untuk flat icon atau flat ilustrasi sebenarnya sudah digunakan sejak lama, tapi kini taste nya berbeda dan ada perubahan.

Berubah menjadi lebih modern, lembut, minimalis dan “kekinian”.

Contohnya:

flat icon
Flat Icon – Hongkiat

Kamu bisa gunakan desain flat ini untuk bermacam keperluan desain seperti: web design, app design, sampai desain banner juga bisa.

Baca juga: Daftar Font Tipografi Gratis untuk Diunduh

Penggunaan Font Serif Klasik

Oh iya, apa kamu masih bingung dengan perbedaan antara Font Serif dengan Font Sans Serif? Klo masih, coba kamu cek gambar di bawah ini ya.

serif vs sans serif
Serif vs Sans Serif – venngage

Font serif itu seperti memiliki cabang / tangkai diujunganya, sedangkan font sans serif tidak, alias lurus-lurus saja.

Lalu kenapa serif klasik diprediksi akan kembali nge-tren?

Itu karena kesan formal yang dia berikan, apalagi jika kamu bertemu dengan klien yang ingin tampilan desain tampak mature (dewasa) dan formal.

Contohnya situs web Mailchimp di bawah ini:

mailchimp
Mailchimp – websiteplanet

Gimana keren kan?

Selain untuk penulisan di situs web, kamu juga bisa pakai font serif ini untuk desain kartu nama sampai kop surat, atau desain stationery lainnya.

Baca juga: Fungsi Logo bagi Perusahaan

Penggunaan Geometrik Shape

Shape pasti kamu sudah pada tahu ya? Karena shape merupakan salah satu tools yang tersedia di software desain seperti Adobe Illustrator.

Lalu?

Yap! menurut Venngage tahun lalu banyak merek yang mulai menggunakan bentuk geometris dalam tata letak desain mereka.

Mulai dari landing page sampai desain poster.

Contohnya:

Geometrik Shape
Geometrik Shape – Pinterest

Geometrik shape cenderung mudah dibuat dan digunakan. Pastinya kamu sebagai desainer akan dengan mudah dan cepat dalam mengerjakan desain seperti ini bukan?

Jadi, tunggu apalagi? Tawarkan konsep desain ini ke klien kamu.

Baca juga: Cek 12 Arti Warna Populer Ini

Visualisasi Data Sederhana

Menurut kami, desain gaya Visualisasi Data sebenarnya agak mirip dengan infografis, namun dari segi desain ia tampak biasa saja atau tidak “se-rame” desain infografis.

Tujuan dari penggunaan Visualisasi Data Sederhana adalah kamu harus membuat data yang kompleks menjadi lebih simple dan mudah dipahami.

Contohnya data visualisasi di bawa ini:

Visualisasi Data Sederhana
Visualisasi Data – Venngage

Gambar di atas memberikan kita data informasi seputar kata kunci kesehatan dan kebugaran yang mengalami error pada volume pencarian.

Jadi jika kamu bekerja sebagai desainer di salah satu perusahaan, maka kamu mesti coba mendesain visualisasi data ini.

Baca juga: Apa itu Desain Produk? Pengertian dan Contohnya

Palet Warna Light Muted

Kamu pasti sudah tidak asing dengan color RGB yang merupakan warna primer untuk tampilan layar.

Tapi kamu sudah tahu belum tentang warna light muted? Jika kamu tidak terlalu familiar dengan warna light muted, maka simak baik-baik penjelasan di bawah.

Pada dasarnya warna-warna tersebut adalah warna cerah yang tepinya telah dihapus dengan infusi warna hitam, putih, atau warna pelengkap.

Warna Light Muted
Warna Light Muted – Venngage

Setelah penggunaan warna terang dan tebal, kini saatnya tren desain dengan warna light muted tampil di atas panggung.

Dan juga, tren desain ini memberikan kesan sedikit lebih rileks dan menawan. Warna light muted juga terasa nyaman, aman dan sedikit berkesan nostalgia.

Contoh desain light muted:

Contoh Desain Warna Light Muted
Contoh Desain Light Muted – Linkedin

Bagus ya? Users kamu pasti suka melihatnya.

Baca juga: Tren Desain Kaos

Penggunaan Simbol

Dalam dunia desain ketelitian pada hal-hal kecil merupakan sebuah keharusan. Shape dengan warna di media yang berkibar bisa menunjukan sebuah bendera suatu Negara.

Secara historikal, simbol dapat merepresentasikan sesuatu secara universal. Contohnya:

desain simbol
Penggunaan Simbol – 99designs

Hei Min! Simbol kan udah dipakai dari dulu? Iya kami tahu, maka dari itu penggunaan simbol diprediksi tetap menjadi tren yang dipakai di tahun ini Sob.

Baca juga: Pengertian Desain Grafis dan Contohnya

Psychedelia Abstrak

Ketika berbicara Psyhedelia, maka ia berawal dari seni dan musik yang ada di era 60-an. Desain Psyhedelia memberikan kesan yang tampak urakan, kacau, dan merefleksikan kebebasan.

Contoh desain Psychedelia:

Psychedelia Abstrak
hireanillustrator

Maka dari itu kamu sebagai desainer berhak mendesain dengan kreatifitas tanpa batas, tanpa batasan desain tradisional atau yang sudah umum dipakai.

Dan di tahun 2021 ini, desainer grafis sepertinya akan menghidupkan kembali Psychedelia dengan penggunaan warna yang mencolok dan penggunaan ilustrasi abstrak yang kompleks.

Baca juga: Contoh-contoh Company Profile

Futurisik Retro

Dari namanya kita sudah tahu klo desain ini akan menjadi seperti apa. Yap, desain ini adalah gabungan dari gaya retro dan gaya futuristik.

Contohnya:

Futurisik Retro
Widewalls

Dari keseluruhan tampilan, desain ini sangat tampak sekali kesan retronya. Tapi ketika dilihat lebih dalam dan secara seksama, maka akan terdapat elemen-elemen masa depan (futuristik) di dalamnya.

Kamu bisa eksplorasi style desain yang satu ini untuk proyek desain kamu guys! Selamat mencoba!

Baca juga: Contoh Desain Kemasan Produk Unik dan Simple

Komik dan Pop Art

Siapa bilang gaya desain old school sudah mati? Buktinya adalah…

Di tahun ini para desainer grafis kembali menghidupkan desain dengan penggunaan warna kasar (grainy colors), goresan tinta tebal (heavy inking), hingga garis klasik khas komik vintage.

Komik dan Pop Art
Dieline

Konsep desain ini hadir ketika industri percetakan belum secanggih sekarang. Di masa itu mereka menggunakan teknik halftone dan bayangan dot (titik) yang dibuat sederhana.

Tren desain yang satu ini cocok untuk kamu pakai pada desain poster bahkan hingga desain kemasan.

Baca juga: Perbedaan Typeface dan Font?

Tema Fine Art Infusion

Ada yang bilang klo desain dan seni rupa itu berbeda, tapi kini banyak desainer yang sudah tidak melihat lagi batasan-batasan di antara keduanya.

Khususnya di tahun 2021 ini ya guys.

Tema Fine Art Infusion
IsaDesignNet

Jadi prediksinya ialah akan banyak kita temui goresan kuas akrilik dan seni abstrak yang muncul di layar laptop atau gawai kita.

Pengunaan Elemen Alam

Kehidupan seorang desainer grafis freelance sering kali dihabiskan di dalam rumah.

Ditambah lagi ketika pandemi menjangkit dunia di tahun 2020, maka seorang desainer freelance bisa dikatakan dua kali lebih banyak menghabiskan waktu di dalam rumah.

Dan hal inilah yang membuat penggunaan elemen alam diprediksi akan menjadi tren desain grafis di tahun 2021.

Contoh desain dengan penggunaan elemen alam:

Desain Elemen Alam
monostudio

Bagaimana, kamu tertarik? Kamu bisa coba tawarkan desain ini kepada klien kamu, khususnya klien yang bergerak di makanan sehat atau pola hidup sehat.

Baca juga: Contoh Desain Nota Penjualan untuk Bisnis UMKM

Konsep Blur dan Grain

Dalam dunia desain khususnya UI, penggunaan warna gradien semakin menjadi populer.

Kamu bisa coba style desain yang satu ini untuk kebutuhan desain web sampai desain poster lho.

Blur dan Grain
glimmm

Kamu juga bisa menggabungkannya dengan penggunaan tipografi bold, tekstur, hingga gradasi warna campuran.

Tren desain grafis selanjutnya adalah.

Desain Kesadaran Sosial

Semoga dunia semakin membaik. Last but not least dari tren desain grafis.

Kita tahu di tahun 2020 yang lalu hidup kita seakan-akan berubah total, dari yang sering meeting di luar menjadi meeting online.

Dari yang suka nongkrong offline menjadi nongkrong online.

Jadi, desain kesadaran sosial ini bukan tentang gaya atau style desain, tapi lebih kepada pesan yang dikandung di dalamnya.

Desain Kesadaran Sosial
wiwincahayani

Kamu sebagai desainer grafis harus memasukkan pesan yang positif, motivatif, dan inspiratif untuk dapat berkomunikasi kepada setiap orang yang melihatnya.

Kesimpulan

Apapun tren desain yang paling banyak diminati, kamu harus tetap fokus kepada tujuan desain kamu. Apalagi jika klien kamu menginginkan desain yang berbeda dari daftar tren desain grafis di atas.

Ingat! Idealis itu penting bagi seorang desainer grafis agar kita dapat memberikan masukkan desain kepada klien kita.

Tapi jangan “saklek”, kita juga harus mengerti maksud dan tujuan dari klien kita, apa yang mereka mau, dan butuhkan. Setelah itu kamu kombinasikan antara idealisme kamu dan keperluan klien tadi (Jika bisa).

Jangan lupa untuk dapat berkomunikasi dengan baik dan jangan baperan ya klo ada revisi! Sekian semoga bermanfaat ya guys.

Tinggalkan komentar