Penentuan format gambar merupakan salah satu hal penting di dalam desain maupun gambar foto.
Tanpa mengetahui format gambar yang sesuai, bisa jadi hasil akhir dari gambar tersebut tidak optimal.
Contohnya pada format gambar PNG yang cocok untuk keperluan digital, dan SVG untuk keperluan cetak atau sablon.
Ingin tahu lebih lanjut mengenai format gambar beserta ekstensi file gambar ya secara lengkap? Yuk, baca artikel ini hingga selesai!
Apa itu Format Gambar?

Pengertian format gambar adalah cara khusus untuk menyimpan dan mengorganisasi data visual dalam sebuah file, baik itu desain maupun foto.
Setiap format gambar memiliki struktur dan metode kompresi yang berbeda-beda, sehingga memungkinkan teman-teman untuk menyimpan informasi visual dengan karakteristik tertentu.
Baca juga: Sudah Tahu Perbedaan Typeface dan Font? Cek Disini!
Fungsi Format Gambar
Format gambar memiliki berbagai fungsi penting dalam konteks desain dan komunikasi visual.
Berikut adalah beberapa fungsi dari format gambar yang perlu Anda ketahui:
1. Menyampaikan Informasi Visual
Format gambar digunakan untuk menyampaikan informasi secara visual dengan efektif.
Dalam desain grafis, ilustrasi, dan komunikasi visual lainnya, gambar membantu menyampaikan pesan, emosi, dan ide-ide dengan cara yang lebih kuat dibandingkan hanya menggunakan teks.
2. Meningkatkan Daya Tarik Visual
Gambar dapat meningkatkan daya tarik visual dari sebuah desain.
Dengan menggunakan elemen grafis, desainer dapat menarik perhatian audiens, membuat desain menjadi lebih menarik, dan meningkatkan tingkat engagement (keterlibatan).
Baca juga: Fungsi Logo Bagi Perusahaan Beserta Tujuan dan Elemennya
3. Meningkatkan Pengalaman Pengguna
Dari sisi desain web dan aplikasi, gambar digunakan untuk meningkatkan user experience (pengalaman pengguna), user experience seringkali disingkat menjadi UX.
Ilustrasi, ikon, dan grafis membantu membuat tampilan interface (antarmuka) yang lebih intuitif dan menarik, dan sudah pasti user experience yang positif.
4. Mendukung Branding
Gambar dapat digunakan untuk memperkuat brand identity (identitas merek), contohnya seperti desain logo, ikon, dan elemen visual lainnya.
Hal-hal tersebut akan membentuk pondasi penting dari branding dan membantu brand agar lebih mudah dikenal dan diingat oleh publik.
5. Membantu Mengoptimalkan Website dan Aplikasi
Fungsi format gambar selanjutnya adalah mampu mengoptimalkan performa website dan aplikasi.
Pemilihan format gambar yang tepat dapat membantu mengoptimalkan waktu load (muat) halaman website dan aplikasi.
Format gambar yang dioptimalkan dan dikompresi dengan baik, berpotensi meningkatkan performa dan membuat website menjadi lebih responsif.
Baca juga: Pengertian Desain Grafis, Prinsip, Jenis, dan Contohnya
Jenis-jenis Format Gambar yang Umum Dipakai
Manakah jenis format gambar yang sesuai untuk teman-teman gunakan?
Untuk mengetahuinya, berikut adalah beberapa contoh jenis format gambar yang cukup sering digunakan:
1. JPEG
JPEG (Joint Photographic Experts Group) adalah salah satu format gambar yang paling umum digunakan.
Format JPEG dirancang khusus untuk menyimpan gambar fotografi dan grafis berwarna dengan tingkat kompresi yang dapat disesuaikan.
Format JPEG memiliki sejumlah kelebihan yaitu:
- Tingkat kompresi yang tinggi.
- Support (mendukung) untuk jutaan warna.
- Compatible (Kompatibilitas) yang terbilang luas.
- Kualitas kompresi yang fleksibel.
- Cocok dipakai untuk fotografi digital.
Apakah JPG dan JPEG berbeda?
Jawabannya, keduanya merupakan ekstensi file yang setara, sementara perbedaannya terletak pada jumlah karakter yang digunakan.
2. PNG
PNG (Portable Network Graphics) adalah format gambar yang sangat populer yang dirancang untuk menyediakan “”fitur” lossless compression (kompresi tanpa kehilangan).
Artinya kualitas gambar tidak mengalami penurunan kualitas ketika disimpan.
PNG umumnya digunakan untuk menyimpan gambar dengan latar belakang transparan, grafis dengan warna flat, dan grafis dengan tekstur yang kompleks.
Sebagai salah satu format gambar, PNG memiliki beberapa kelebihan, yaitu:
- Lossless compression.
- Support latar belakang transparan.
- Mendukung penggunaan palet warna.
- Tidak menghasilkan artefak kompresi.
- Memproses gambar secara bertahap.
- Cocok digunakan untuk gambar dengan tekstur yang kompleks.
- Format gambar free royalty (bebas royalti).
3. GIF (Graphics Interchange Format)
GIF adalah format gambar yang mendukung animasi.
Format ini dikembangkan oleh CompuServe pada tahun 1987 dan sejak itu telah menjadi salah satu format gambar paling umum untuk digunakan, terutama untuk membuat gambar yang bergerak.
4. BMP (Bitmap Image File)
BMP adalah format gambar tanpa kompresi yang dikembangkan oleh Microsoft.
Format ini menyimpan data gambar dengan cara merepresentasikan setiap piksel gambar secara langsung, oleh karena itu ekstensi file gambar ini dapat menghasilkan ukuran file yang cukup besar.
Baca juga: Jenis Kertas yang Digunakan di Percetakan dan Contoh Gambarnya
5. TIFF (Tagged Image File Format)
TIFF adalah format gambar yang mendukung penyimpanan gambar dengan kualitas tinggi dan lossless (tanpa kehilangan).
TIFF umumnya digunakan dalam lingkungan profesional seperti industri percetakan, fotografi, dan computer graphic (grafis komputer), yang mana memerlukan presisi visual yang sangat tinggi.
6. RAW (Format Mentah Kamera Digital)
Format gambar RAW (Raw Image File) adalah format yang merekam data mentah langsung dari sensor kamera digital tanpa adanya pemrosesan atau kompresi yang signifikan.
Sebagai format mentah, data di dalam file RAW berisikan semua informasi asli yang dikumpulkan oleh sensor kamera, termasuk warna, kecerahan, dan kontras yang sama sekali belum diolah oleh algorithm (algoritma) kamera.
Penggunaan format gambar RAW dianggap sebagai pilihan yang terbaik untuk fotografer profesional atau penggemar fotografi.
Sebab mereka memiliki kontrol penuh atas proses pengolahan gambar dan mengutamakan kualitas tinggi beserta fleksibilitas dalam pengambilan gambar.
7. PSD (Photoshop Document)
PSD adalah singkatan dari “Photoshop Document.” PSD merupakan format file yang digunakan oleh software (perangkat lunak) Adobe Photoshop.
Adobe Photoshop adalah sebuah perangkat lunak pengeditan gambar dan desain grafis profesional besutan Adobe.
Format PSD menyimpan data proyek Photoshop, termasuk layer (lapisan), efek, teks, dan informasi lainnya yang diperlukan untuk mempertahankan struktur dan detail hasil edit yang asli.
Kehadiran format PSD sangat penting bagi para desainer grafis dan editor gambar profesional, memungkinkan mereka untuk bekerja secara efisien, efektif, dan kreatif dalam environment (lingkungan) Adobe Photoshop.
Baca juga: Daftar Software Desain Grafis yang Bisa Dicoba Gratis
8. SVG (Scalable Vector Graphics)
SVG adalah format gambar berbasis vektor yang dirancang untuk diaplikasikan pada grafis website (meskipun bisa dijadikan file cetak) yang dapat diubah ukurannya tanpa kehilangan kualitas.
SVG menjadi pilihan populer dalam pengembangan website modern karena beberapa kelebihannya.
Salah satu kelebihannya adalah mendukung responsifitas dan tata letak yang fleksibel pada berbagai device (perangkat) dan screen resolution (resolusi layar), selain itu juga ukuran filenya terbilang cukup kecil.
9. EPS (Encapsulated PostScript)
EPS adalah format file yang digunakan untuk menyimpan grafik vektor dan gambar berbasis teks.
Format gambar ini dikembangkan oleh Adobe Systems dan sering digunakan dalam dunia desain grafis, percetakan, hingga publisher (penerbitan).
Walaupun format EPS masih digunakan, beberapa format file modern seperti PDF (Portable Document Format) dapat menjadi alternatif yang bagus karena lebih mutakhir dan mendukung fitur-fitur yang lebih banyak
Akan tetapi dalam konteks tertentu, khususnya di dunia percetakan dan desain grafis, EPS tetap menjadi pilihan utama yang relevan.
Baca juga: Pengertian Brand Guideline, Contoh, dan Cara Membuatnya
10. PDF (Portable Document Format)
Ekstensi file PDF sebenarnya lebih dikenal sebagai format dokumen daripada format gambar.
Meskipun file PDF bukanlah format khusus untuk gambar, namun PDF memiliki kemampuan untuk menyertakan gambar dan grafis, sehingga bisa juga digunakan untuk menyimpan dan menampilkan gambar.
Hal tersebut membuat ekstensi file ini menjadi pilihan alternatif untuk menampilkan dan menyimpan gambar, terutama dalam konteks dokumen berukuran besar.
11. WebP (Web Picture format)
WebP adalah format gambar yang dikembangkan oleh Google.
Ekstensi WebP dirancang untuk memberikan kompresi gambar yang lebih baik dengan kualitas yang setara atau bahkan lebih baik dibandingkan dengan format gambar lainnya seperti JPEG dan PNG.
WebP sering dianggap sebagai solusi modern untuk kebutuhan gambar di website, karena ia mempunyai keseimbangan antara kualitas, ukuran file yang efisien, dan dukungan luas di berbagai platform.
Namun, penting untuk Anda mempertimbangkan kompatibilitas file ini dengan browser dan aplikasi yang mungkin digunakan oleh target audiens teman-teman.
12. HEIF (High Efficiency Image Format)
HEIF adalah format gambar yang dirancang untuk memberikan efisiensi tinggi dalam hal ukuran file dan kualitas gambar.
Ekstensi file gambar ini mendukung gambar statis dan bergerak serta menyediakan kompresi yang lebih baik dibandingkan dengan format tradisional seperti JPEG.
Lebih dari itu, HEIF juga kompatibel dengan gambar HDR (High Dynamic Range).
13. ICO (Icon Image File)
ICO adalah format file yang digunakan untuk menyimpan ikon kecil yang digunakan oleh sistem operasi Windows. Ikon ini umumnya digunakan untuk merepresentasikan file, folder, atau program di perangkat Windows.
Selain itu, file ICO juga bisa digunakan untuk keperluan favicon website.
14. PICT (Picture File)
PICT adalah format gambar yang dikembangkan oleh Apple untuk digunakan pada sistem operasi Macintosh. File PICT digunakan untuk menyimpan grafik berbasis vektor dan bitmap.
15. EXIF (Exchangeable Image File Format)
EXIF adalah format metadata yang umumnya berkaitan dengan file gambar. Informasi yang ada di EXIF menyertakan data terkait pengambilan gambar seperti tanggal, waktu, model kamera, pengaturan eksposur, hingga lokasi.
Baca juga: Jenis-jenis Logo yang Wajib Diketahui
Bagaimana Cara Memilih Format Gambar yang Tepat?
Memilih format gambar yang sesuai sangat tergantung pada kebutuhan dan konteks penggunaan.
Untuk memudahkan Anda, berikut adalah beberapa tips untuk membantu teman-teman dalam memilih format gambar yang tepat:
- Memerhatikan kualitas dan ukuran file yang akan digunakan.
- Mempertimbangkan tampilan transparans dan/atau Layer (lapisan).
- Mengetahui tujuan dan konteks dari penggunaan file gambar tersebut.
- Melakukan pengecekan kompatibilitas browser dan aplikasi.
- Cari tahu kemampuan kompresi masin-masing format gambar.
- Cek juga fleksibilitas aplikasi pengolahan gambar yang dibuat.
- Jangan lupakan untuk mencari dukungan komunitas dan ketersediaan tools-nya.
Baca juga: Mengenal Arti Warna Pada Desain
Rekomendasi Tools untuk Mengolah Gambar
Mengolah gambar tidak lepas dari yang namanya tool (alat) untuk membantu Anda dalam melakukan pengeditan gambar.
Berikut adalah sejumlah software populer dalam mengolah gambar:
- Adobe Photoshop.
- Adobe Express.
- GIMP (GNU Image Manipulation Program).
- Canva.
- Pixlr.
- Snappa.
- IrfanView.
- Design Wizard.
Baca juga: Jenis Font Keren Terbaik untuk Desain
Daftar Tools untuk Mengompres Gambar
Bagaimana jika gambar desain atau foto yang Anda buat terlalu besar? Jangan khawatir, berikut adalah aplikasi web yang berguna untuk mengompres gambar secara online dan tentunya gratis:
- FreeConvert.
- iLoveIMG.
- Optimizilla.
- TinyPNG (khusus untuk ekstensi PNG).
- Compress JPEG (khusus untuk ekstensi JPEG/JPG).
- YouCompress
- Compressor.io
- ImageSmaller
- Compressnow
- JPEG Optimizer (khusus untuk file JPG/JPEG).
Penting untuk teman-teman ingat, meskipun kompresi gambar dapat membantu mengurangi ukuran file dan mempercepat waktu muat halaman web, sebaiknya tindakan ini dilakukan dengan hati-hati agar kualitas gambar tetap terjaga.
Selalu periksa hasilnya untuk memastikan bahwa tidak Anda kehilangan kualitas gambar yang signifikan.
Demikian artikel mengenai pengertian format gambar, macam-macam format gambar, dan contohnya ini.
Apabila ada pertanyaan atau ingin menambahkan, silakan tuliskan pesan Anda di kolom komentar atau hubungi kami di halaman kontak ini.
Referensi:
https://developer.mozilla.org/en-US/docs/Web/Media/Formats/Image_types