Pengertian Brand Identity, 7 Manfaat, Beserta Contohnya

Apa itu brand identity dan elemennya? Lalu, apa saja manfaat yang dihadirkan olehnya?

Untuk mengetahui semua itu, silakan baca artikel ini hingga akhir dan jangan lupa bookmark untuk membacanya lagi di lain waktu.

Apa itu Brand Identity?

infografik pengertian brand identity

Brand identity adalah aspek penting dari strategi brand.

Brand identity (identitas merek) mengacu pada karakteristik unik yang memengaruhi personality (kepribadian), penampilan, dan perilaku dari sebuah brand.

Identitas merek juga mencakup elemen yang tampak (berwujud) dan tak tampak (tidak berwujud), termasuk dalam hal history (sejarah), nama, personality, dan visual identity-nya.

Agar teman-teman dapat memahami brand identity lebih dalam, ada baiknya untuk Anda mencoba membayangkan apa yang membentuk identitas seorang individu.

Individu adalah kombinasi dari berbagai aspek seperti nama, asal usul, kepribadian, nilai, kepercayaan, kisah, hingga fisik.

Nah, brand identity juga bekerja dengan cara yang serupa.

Baca juga: Beragam Gaya Desain yang Perlu Diketahui Para Desainer Grafis

Elemen-elemen Brand Identity

Berikut adalah sejumlah elemen atau unsur-unsur yang mendasari terbentuknya identitas brand, yaitu:

1. Brand Story (Kisah dari Sepak Terjang Merek)

Brand story adalah ringkasan sejarah, misi, tujuan, dan values (nilai-nilai) dari suatu perusahaan.

Biasanya akan begitu challenging (menantang) untuk brand yang baru saja dibuat atau bahkan baru mau dibuat.

2. Brand Personality (Kepribadian Merek)

Brand personality adalah cara perusahaan mengekspresikan dirinya melalui tone of voice (nada suara), core value (nilai inti) yang ditawarkan, hingga identitas visualnya.

Hal ini bukan hanya tentang wujud yang tampak saja, namun juga tentang bagaimana perasaan konsumen saat berinteraksi dengan brand tersebut.

Apakah mereka merasa senang, bersemangat, atau bahkan merasa eksklusif, dan perasaan-perasaan lainnya.

Brand personality sering kali bisa dibayangkan sebagai kombinasi dari sifat manusia.

3. Visual Identity (Identitas Visual)

Visual identity mengacu pada elemen yang digunakan untuk mewakili perusahaan, organisasi, atau produk.

Contohnya seperti logo, skema warna, desain web, gaya ilustrasi, gaya animasi, tipografi, ikon, fotografi, dan representasi estetika brand secara keseluruhan.

Baca juga: Mengenal Visual Identity dan Contoh-contohnya

4. Communication Style (Gaya Komunikasi)

Communication style adalah bagaimana sebuah brand mengekspresikan diri dan menanggapi para konsumen yang ditargetkan dalam komunikasi dan interaksi.

Hal ini mencakup nada bicara dan pemilihan kata-kata dari perwakilan brand, perilaku nonverbal, hingga pendekatan komunikasi secara keseluruhan.

5. Produk atau Layanan

Sederhananya tidak ada brand identity yang baik tanpa produk dan layanan yang baik.

Oleh karena itu pastikan brand yang sedang teman-teman handle memberikan pelayanan dan/atau serta produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen, berkualitas, dan harga yang masuk akal.

Tak ketinggalan juga after sales service (layanan purna jual), customer service, hingga sikap dari semua bagian perusahaan.

6. Brand Name (Nama Merek)

Brand name adalah sebuah nama (biasanya kata benda) yang ditentukan oleh produsen atau organisasi pada produk atau layanan tertentu.

Agar mudah diingat, sebuah brand perlu secara seksama memilih nama brand-nya, dan pastikan nama tersebut mudah diucap dan mudah untuk diingat oleh target konsumen.

Brand name juga dapat berupa kombinasi kata, huruf, atau bahkan angka, yang terpenting adalah mudah diingat dan unik.

7. Sensory Identity

Sensory identity adalah pendekatan inovatif yang mengintegrasikan pengalaman sensorik ke dalam brand identity dan proses marketing.

Hal ini mencakup penglihatan, aroma, sentuhan, dan suara-suara yang berafiliasi dengan suatu brand.

Semua itu tinggal disesuaikan dengan produk atau layanan si brand.

Jika penglihatan, maka logo merupakan contoh dari sensory identity.

Jika aroma atau rasa, maka produk makanan atau minuman yang lezat adalah contoh dari sensory identity, dan begitu seterusnya.

Baca juga: Mengenal Motion Graphic, Sejarah, Hingga Manfaatnya

Manfaat Brand Identity

Sejumlah manfaat ketika brand identity dirancang dengan baik, yaitu:

1. Brand Menjadi Mudah Dikenali

Dengan brand identity yang kuat dan unik, sebuah brand akan dapat dengan mudah dikenali oleh para konsumen.

Mulai dari tampilan visual, presentasi produk atau layanan, hingga gimmick marketing yang dijalankan.

2. Membuat Konsumen Menjadi Loyal

Brand identity yang kuat dapat merangkul sekaligus mengikat konsumen.

Contohnya saja Apple, mereka bisa dikatakan membuat brand identity yang sangat powerfull sehingga konsumennya menjadi loyal bahkan tidak segan untuk “bertarung argumen” dengan pengguna ponsel dari merek lainnya.

Baca juga: Mengenal Design Thinking dan Contoh Penerapannya

3. Meningkatkan Keuntungan Brand

Kesimpulan sederhana dari poin konsumen loyal adalah brand akan mendapatkan keuntungan atau profit yang lebih maksimal.

Hal tersebut disebabkan karena konsumen yang loyal tersebut, mereka tidak segan untuk membeli produk seri berikutnya dan bahkan menjadi marketing “mulut ke mulut” untuk mempromosikan produk maupun layanan yang mereka gunakan secara gratis tanpa dibayar.

4. Siap Bersaing dengan Para Kompetitor

Dengan branding yang unik, kuat, dan disokong oleh produk atau layanan yang berkualitas, dapat dipastikan sebuah brand akan sangat siap untuk bersaing dengan para kompetitor.

Yang menjadi pembeda adalah kualitas produk atau layanan, harga, after sales service, dan unsur lainnya agar para konsumen tergugah untuk membeli dan selalu loyal.

Baca juga: Pengertian Brand Guideline, Contoh, dan Cara Membuatnya

Referensi Contoh-contoh Brand Identity

Harap diingat, brand identity mencakup unsur-unsur yang tampak (berwujud) dan tak tampak (tidak berwujud), termasuk di dalamnya:

  • History
  • Nama
  • Personality
  • Hingga produk dan pelayanannya.

Jadi bukan hanya tentang visual saja seperti visual identity. Berikut adalah beberapa contoh brand dengan brand identity yang memukau:

1. Indomie

brand indomie

2. Brodo

brand brodo

3. Ancol

brand dufan

4. Summarecon

brand summarcon

5. Polygon

brand polygon

Apa Perbedaan antara Brand Identity dan Brand Image?

Brand identity (identitas merek) itu berbeda dengan brand image (citra merek).

Jika brand identity adalah tentang segala usaha yang perusahaan lakukan untuk mencapai tujuan (misalnya: perusahaan dengan citra eksklusif).

Maka brand image adalah tentang persepsi masyarakat tentang perusahaan dari segala usaha yang telah dilakukan.

Baca juga: Elemen yang Membedakan Visual Identity dan Brand Identity

Demikianlah artikel seputar brand identity, manfaat, elemen, hingga contohnya ini.

Bagaimana? Apakah informasi di atas sudah menjawab pertanyaan teman-teman?

Apabila ada pertanyaan atau ingin menambahkan, silakan tulis pesan Anda di kolom komentar, atau jika Anda ingin bekerja sama maupun menjadi sponsor, silakan hubungi kami di sini.

Dan klik halaman jasa desain logo perusahaan ini jika Anda membutuhkan logo perusahaan yang profesional dan bergaransi.

Referensi:

https://www.thebrandingjournal.com/2023/03/brand-identity/
https://www.adobe.com/express/learn/blog/brand-personality#:~:text=Brand%20personality%20is%20how%20your%20company%20expresses
https://www.artworkflowhq.com/resources/sensory-branding-comprehensive-guide#:~:text=Sensory%20branding%20is%20an%20innovative

Tinggalkan komentar