Motion graphic (grafik gerak) adalah karya desain grafik bergerak atau dibuat bergerak.
Motion graphic merupakan salah satu solusi untuk menarik perhatian audiens di dunia digital?
Dengan sentuhan kreativitas, motion graphic mampu mengubah pesan sederhana menjadi lebih menarik dan mudah dipahami oleh audiens.
Pelajari pengertian motion graphic, manfaat, daftar aplikasi, hingga cara membuatnya lengkap di sini!
Apa itu Motion Graphic?
Motion graphics adalah bentuk animasi yang menggabungkan elemen visual seperti teks, ilustrasi, dan gambar untuk menciptakan gerakan dinamis yang menarik.
Motion graphics biasanya digunakan untuk memberikan informasi, bercerita, atau menciptakan efek visual memukau ke berbagai media, mulai dari video promosi, presentasi, hingga konten media sosial.
Jika teman-teman pernah melihat teks yang bergerak di layar video, logo yang muncul dengan efek animasi, atau ilustrasi yang hidup dalam iklan digital.
Nah, itulah contoh dari motion graphics.
Apa keunggulan atau kelebihan dari motion graphic?
Keunggulan dari motion graphic adalah kemampuannya untuk menghidupkan ide-ide kreatif yang Anda miliki dan membuat pesan menjadi lebih menarik dan mudah dipahami oleh audiens.
Dengan menggunakan motion graphics, teman-teman dapat membagikan informasi yang kompleks dengan cara yang lebih ringan, menghibur, dan tentunya, menarik perhatian.
Baca juga: Sudah Tahu Macam Jenis Motion Graphic Ini?
Sejarah Singkat Motion Graphic
Sebelum motion graphics ada, karya desain grafis hanya terbuat dalam format datar dan tidak bergerak.
Gambar bergerak saat itu identik dengan kartun klasik ala Walt Disney. Namun, seiring dengan kemajuan dalam industri film, seperti penggunaan judul pembuka yang semakin meluas, desain gerak pun mulai muncul.
Motion graphics secara resmi lahir pada tahun 1940-an berkat karya eksperimental dari Oskar Fischinger dan Norman McLaren.
Kemudian, pada tahun 1950-an, desainer yang tak kalah mengagumkan seperti Saul Bass, Maurice Binder, dan Pablo Ferro, membawa motion graphics semakin dikenal oleh publik.
Baca juga: Pengertian Booklet, Fungsi, Contoh, dan Cara Membuatnya
Apa Saja Manfaat Motion Graphic?
Berikut adalah sejumlah manfaat motion graphic jika dibuat dengan baik dan menarik:
1. Meningkatkan Brand Recognition
Teman-teman, tahukah Anda bahwa penonton lebih mudah memahami gambar, ide, atau data yang kompleks jika disajikan dengan cara yang sederhana dan menarik?
Orang dapat mengingat 95% pesan saat menontonnya dalam video, dibandingkan hanya 10% saat membacanya dalam bentuk teks.
2. Efektif dalam Biaya dan Waktu
Dengan desain animasi yang bagus, teman-teman hanya memerlukan lebih sedikit waktu, biaya, dan upaya untuk menciptakan motion picture (gambar bergerak) yang menarik perhatian.
3. Membuat Konten Mudah Dibagikan di Media Sosial
Orang-orang membagikan video di media sosial 1200% lebih sering dibandingkan dengan teks sederhana dan gambar statis.
4. Mendorong Audiens untuk Berkomentar dan Mendiskusikan Konten
Sebanyak 85% pelanggan tertarik untuk melihat lebih banyak video dari brand yang mereka sukai.
Komentar dan diskusi ini bisa teman-teman jadikan sebagai real-time feedback untuk memahami apa yang perlu ditingkatkan dan diperbarui dalam produk, layanan, atau aplikasi Anda.
5. Meningkatkan Penjualan dengan Return on Investment (ROI) yang Lebih Baik
Konten motion graphic dapat meningkatkan traffic hingga 300%, yang berpotensi untuk menghasilkan lebih banyak calon pelanggan.
6. Membantu Brand Tampil Lebih Menonjol di Antara Para Kompetitor
Teman-teman, apakah Anda tahu bahwa kebanyakan orang menghabiskan waktu 2,6 kali lebih lama untuk menjelajahi halaman dengan video daripada tanpa video?
Contoh sehari-hari saja ya, seberapa sering Anda menggunakan TikTok atau Instagram Reels? Jika sering, itulah kekuatan dari konten video.
Baca juga: Pengertian Moodboard? Manfaat, dan Contohnya
Apa Saja Tugas dari Seorang Motion Graphic?
Apa saja tanggung jawab dari seorang yang bekerja sebagai motion graphic designer?
Berikut adalah daftar tugasnya:
- Menggunakan beragam aplikasi desain untuk membuat produk motion graphic
- Menilai dan mengatasi masalah dengan motion graphic
- Berpikir kreatif dan mengembangkan design plan rencana desain
- Menambahkan efek video ke berbagai media
- Bekerja sama dengan animator atau manajer atau direktur kreatif
- Mengikuti tren dan inovasi terbaru
- Mengusulkan aspek kreatif untuk berbagai proyek
- Membuat materi promosi untuk perusahaan atau klien
- Membuat template untuk digunakan kembali atau dibagikan
- Bertemu klien untuk menetapkan project goal dan memberikan laporan.
Baca juga: Daftar Jenis Format Gambar yang Biasa Dipakai
Aplikasi Populer untuk Membuat Motion Graphic
Langkah-langkah membuat booklet di Microsoft Word:
1. Adobe After Effects
Adobe After Effects adalah tool yang sangat berguna untuk membuat motion graphics
Dengan After Effects, teman-teman dapat membuat animasi teks, efek visual, dan transisi yang menarik, menggabungkan gambar dan video, serta menambahkan berbagai efek untuk menciptakan video yang menarik.
Adobe After Effects juga menyediakan fitur untuk mengatur keyframes dan menggunakan plugin untuk mempermudah pekerjaan teman-teman.
Jika Anda ingin menciptakan visual yang dinamis dan kreatif, After Effects merupakan salah satu pilihan yang tepat.
2. Blender
Blender adalah software open source yang bisa teman-teman gunakan untuk membuat grafik bergerak.
Dengan aplikasi ini, Anda dapat membuat animasi 3D, efek visual, dan komposisi grafis dengan sangat detail dan tampak lebih hidup.
3. Cinema 4D
Cinema 4D adalah salah satu tool yang bisa Anda gunakan untuk membuat grafik bergerak, software ini menawarkan kemampuan 3D yang sangat advance.
Dengan Cinema 4D, teman-teman dapat membuat animasi 3D yang kompleks, menambahkan efek visual, dan merancang elemen grafis yang sangat detail.
Cinema 4D terkenal karena interface (antarmuka) yang user friendly dan kemampuannya untuk menciptakan hasil produksi yang profesional dengan efisiensi yang tinggi.
4. Mocha Pro
Mocha Pro adalah software dan plugin yang cukup terkenal di dunia, khususnya untuk planar motion tracking (pelacakan gerakan planar), 3D tracking (pelacakan 3D), rotoscoping, object removal (penghilang objek), stabilisasi gambar, dan PowerMesh organic warp tracking (pelacakan lungsin organik PowerMesh).
Dengan Mocha Pro teman-teman bisa membuat grafik bergerak yang profesional, menarik, dan tentunya berkualitas.
5. Maya
Dengan aplikasi Maya ini, Memungkinkan Anda membuat teks 3D dengan berbagai jenis font yang terinstal.
Lebih dari itu, teman-teman juga dapat memodifikasi, mewarnai, membentuk ulang, dan membuat animasi teks per baris, per kata, hingga per karakter.
Selengkapnya baca: Daftar Software Motion Graphic di PC atau Laptop, HP Android, dan iOS
Tips Membuat Motion Graphic
Jika teman-teman berniat untuk membuat motion graphic, pastikan teman-teman mengikuti sejumlah tips berikut ini:
1. Menulis Script (Naskah)
Sebuah motion graphic dimulai dengan sebuah naskah. Meskipun grafik bergerak yang akan teman-teman buat itu berdurasi pendek.
Durasinya berkisar antara 30 detik hingga 3 menit, Anda masih membutuhkan naskah untuk merinci dialog atau alur cerita.
2. Storyboard (Papan Cerita)
Setelah memiliki naskah, teman-teman dapat mulai memvisualisasikannya di fase storyboard.
Fase ini adalah fase saat Anda menyatukan naskah dan visual, serta mulai melihat gambaran akhir produk terbentuk.
Mulailah sesi pembuatan storyboard Anda dengan bertukar pikiran dengan anggota tim desain dan produksi Anda.
Misalnya seperti: produser, pengarah seni, desainer, dan animator.
Baca juga: Pengertian Storyboard dan Contohnya
3. Tuangkan Storyboard Anda ke Dalam Desain
Setelah Anda memiliki gambaran tentang sketsa storyboard, teman-teman dapat mulai menerjemahkan storyboard tersebut ke dalam desain yang sebenarnya.
Catatan: Semua yang ada di tahap ini akan digunakan dalam tahap animasi akhir, jadi pastikan untuk mengerjakannya secara detail.
Pada tahapan ini, tuliskan catatan visual Anda dan minta tim produksi (dan pemangku kepentingan lainnya) untuk memeriksanya sebelum memberikannya kepada tim animasi untuk digunakan pada tahap terakhir.
4. Menganimasikan Desain Final
Fase animasi adalah fase di mana semua tahapan sebelumnya menjadi satu.
Jika benar-benar terlaksana dengan baik, maka teman-teman akan mendapatkan sebuah karya yang berkualitas dan profesional, tentunya bisa Anda masukkan ke dalam portofolio teman-teman.
Baca juga: Jenis Infografis dan Cara Menggunakannya
Cara Membuat Motion Graphic di Canva
Di bagian ini, teman-teman akan mencoba untuk membuat motion graphic sederhana (tanpa storyboard) menggunakan aplikasi Canva.
Berikut langkah-langkahnya:
- Login ke Canva menggunakan email Anda, jika belum silakan register.
- Setelah masuk, pilih dan klik Template.
- Kemudian klik Video > Video (16:9). Sesuaikan saja dengan kebutuhan Anda, bisa Video Facebook, Video Youtube, hingga Video Iklan di Feed.
- Cari dan pilih dari ribuan template yang tersedia, lalu klik template, kemudian klik Sesuaikan template ini.
- Setelahnya Anda akan masuk ke editor Canva, silakan sesuaikan grafik bergerak Anda di sana.
- Ketika dirasa sudah OK dan puas dengan hasilnya, silakan klik Share > Download (Pastikan format file-nya adalah MP4).
- Selesai! Grafik gerak sederhana teman-teman sudah jadi.
Baca juga: Mengenal Design Thinking, Tahapan, dan Contoh Penerapannya
Sampel Motion Graphic
Selengkapnya, teman-teman bisa lihat contoh motion graphic di sini.
Demikianlah artikel mengenai pengertian grafik gerak, sejarah singkat, manfaat, tugas, daftar aplikasi, tips dan cara membuatnya ini.
Apabila ada pertanyaan atau ingin menambahkan, silakan tuliskan pesan Anda di kolom komentar, atau jika Anda ingin bekerja sama atau sponsor silakan hubungi kami di sini.
Referensi:
https://mowe.studio/what-is-motion-graphics/
https://opengeekslab.com/blog/benefits-of-motion-graphics/
https://ca.indeed.com/career-advice/finding-a-job/motion-graphic-designer
https://designpickle.com/creative-hub/motion-graphics/how-to-create-motion-graphics-in-5-steps/