Saat ini istilah Founder, Co-Founder, CEO, Owner hingga Level C lainnya bukan menjadi hal asing lagi ditelinga kita.
Termasuk juga singkatan dari COO, CMO, CTO, dan CFO yang sering kita baca di media online (daring), media sosial, atau media konvensional lainnya seperti televisi.
Pertanyaannya, apakah Anda sudah memahami dengan jelas terkait istilah-istilah yang telah disebutkan di atas?
Jika tidak tahu atau belum, silakan baca artikel ini hingga akhir agar kita bisa lebih jauh lagi memahami definisi dan perbedaannya masing-masing title ini.
Baca juga: Pengertian Apa itu Branded?
Apa itu Founder?
Pengertian founder adalah suatu posisi jabatan bagi orang pertama atau beberapa orang yang mencetuskan ide atau mendirikan sebuah perusahaan.
Secara umum founder (pendiri) menggali ide melalui pikirannya sendiri, kemudian membuat rencana, strategi, hingga aplikasi dan kontrol di lapangan.
Bahkan visi dan misi perusahaan pun telah ia siapkan sebelum perusahaanya terjun dan berubah menjadi perusahaan yang sangat besar. Salah satu founder yang sukses dan cukup terkenal adalah Jack Ma, Steve Wozniak, Steve Jobs hingga Bill Gates.
Contoh kalimat yang menggunakan kata founder antara lain:
- Founder sebuah bisnis kecil seringkali diharuskan untuk memenuhi berbagai peran yang berbeda agar perusahaan dapat beroperasi dengan lancar.
- If you are lucky enough to be the founder of a company that really takes off then you should make a lot of money.
Baca juga: Sudah Tahu Bedanya Instagram Bisnis vs Instagram Biasa?
Siapa itu Co-Founder?
Tidak lengkap membahas founder tanpa co-founder (Salah Satu Pendiri). Siapa sih co-founder? Dalam bahasa Inggris co-founder artinya pendiri bersama.
Co-founder adalah seseorang atau beberapa orang atau pihak yang membantu pendiri usaha dalam mendirikan perusahaan.
Apa saja yang dibantu? Semuanya, mulai dari berbagi ide, saran, kritik, hingga sumber daya untuk tujuan usaha yang terbaik. Contoh Co-Fonder yang terkenal adalah Eduardo Saverin, Dustin Moskovitz.
Siapa itu Owner?

Apa itu owner (pemilik)?
Pengertian owner adalah pihak atau seseorang yang mempunyai hal eksklusif untuk menggunakan, memiliki, mengambil manfaat, menikmati, mentransfer, menyampaikan, dan membuat properti atau aset.
Jika di dalam bahasa Indonesia maka arti owner adalah pemilik. Contoh kalimat menggunakan kata owner (pemilik) antara lain:
- Setelah bertahun-tahun bekerja, Agus terheran-heran menatap restoran barunya karena dia tidak percaya dia adalah pemiliknya (Owner).
- When you are the owner it is important that you know what is going on with all aspects of your business.
Kepanjangan CEO

Chief Executive Officer atau disingkat CEO adalah eksekutif dengan posisi jabatan tertinggi dalam sebuah perusahaan.
Artinya CEO merupakan orang yang bertanggung jawab termasuk dalam membuat keputusan, mengelola sumber daya dan/atau operasi perusahaan.
Ia bertindak sebagai titik utama komunikasi antara dewan direksi dengan operasional perusahaan dan menjadi public image sebuah perusahaan. Seorang CEO dipilih oleh pemegang saham dan jajaran dewan direksi.
Contoh CEO yang terkenal adalah CEO Go-Jek yaitu Nadiem Makarim yang pada Oktober 2019 digantikan oleh Andre Soelistyo dan Kevin Aluwi.
Baca juga: Fungsi Logo bagi Perusahaan
Tugas CEO
- Membuat rencana dan mengelola SDM (Sumber Daya Manusia) di dalam sebuah perusahaan.
- Menganalisis setiap fungsional sistem di dalam perusahaan.
- Merencanakan anggaran keuangan, marketing untuk perusahaan.
- Mengelola perusahaan sebagai inti untuk mencapai tujuan dan terget perusahaan.
- Menciptakan strategi bisnis yang berpatokan dengan visi misi perusahaan.
- Menganalisis seluruh permasalahan yang hadir di setiap divisi perusahaan.
- Sebagai wajah perusahaan, seorang CEO harus menampilkan keunggulannya.
- Memimpin perusahaan, mematuhi peraturan, kebijakan yang berlaku di dalamnya.
- Memonitoring nilai kerja seluruh bawahannya.
- Berhak mengambil keputusan atau menyetujui anggaran tiap tahun atau per kuartal.
- Membuat dan memberikan laporan secara lengkap dan rinci kepada pemegang saham dan/atau stakeholder.
Kepanjangan COO

Chief Operating Officer disingkat COO adalah tangan kanan untuk CEO perusahaan. Atau bisa dikatakan “pembantu yang sangat terpercaya” CEO.
Dengan demikian, ia memainkan peran yang sangat penting dalam keberhasilan operasional perusahaan. COO dan CEO akan bersama-sama menentukan visi untuk masa depan perusahaan dan cara memimpin ke depan.
Dengan dukungan CEO dan dewan direksi, COO biasanya akan memimpin pelaksanaan strategi perusahaan, dan pada akhirnya akan bertanggung jawab atas kinerjanya.
Kepanjangan CMO

Chief Marketing Officer (CMO) adalah posisi jabatan di dalam perusahaan yang memiliki daftar tujuan yang jelas.
Tugas CMO sekarang mencakup seperti pengalaman pengguna (user experience) dan akuisisi pelanggan, implementasi teknologi, dan banyak hal lainnya.
Baca juga: Apa Bedanya Branding dan Marketing?
Kepanjangan CTO
Chief Technology officer (CTO) adalah eksekutif yang bertanggung jawab atas kebutuhan teknologi organisasi serta penelitian dan pengembangannya.
Juga dikenal dengan sebutan chief technical officer, posisi ini bertugas meneliti kebutuhan jangka pendek dan jangka panjang dari sebuah perusahaan atau organisasi.
Seorang CTO akan menggunakan modal untuk melakukan investasi yang dirancang untuk membantu perusahaan mencapai tujuannya. CTO biasanya memberikan laporan langsung kepada CEO.
Kepanjangan CFO
Chief Financial Officer disingkat CFO adalah salah satu posisi eksekutif di dalam perusahaan.
Ia memiliki tanggung jawab utama dalam perencanaan, implementasi, mengelola dan menjalankan semua alur keuangan perusahaan. Termasuk perencanaan anggaran, bisnis, estimasi dan negosiasi.
Deskripsi pekerjaan CFO juga harus diperluas untuk mendapatkan dan mempertahankan hubungan investor dan kepatuhan kemitraan.
Baca juga: Pengertian Era Digital dan 3 Manfaatnya
Kesimpulan
Jadi, masing-masing posisi sudah pasti memiliki peran dan tanggung jawab khusus masing-masing.
Kami pikir tidak perlu dijabarkan perbedaannya secara rinci, karena dari jobdesk nya saja sudah tampak berbeda antara satu dan yang lainnya. Lalu bagaimana menurut Anda?
Apakah sudah siap menjadi seorang eksekutif di perusahaan startup atau malah di perusahaan unicorn, decacorn, dan hectocorn.
Atau mungkin sedang mencari orang yang tepat untuk mengisi posisi tersebut? Semoga Anda mendapati yang terbaik. Baik sampai di sini semoga bermanfaat.
Demikianlah artikel mengenai pengertian founder, co-founder, ceo, hingga owner ini.
Bagaimana? Apakah informasi di atas sudah menjawab pertanyaan teman-teman?
Apabila ada pertanyaan atau ingin menambahkan, silakan tulis pesan Anda di kolom komentar, atau jika Anda ingin bekerja sama maupun menjadi sponsor, silakan hubungi kami di sini. Dan follow kami di Instagram dan TikTok untuk belajar dan menambah wawasan tentang desain bersama-sama.
Referensi:
Business Dictionary
Merriam
Investopeida
Careerexplorer
Roberthalf
Sangat bermanfaat.jika boleh dirajahkan struktur organisasi..sebagai contoh & panduan untuk founder yang nasih tahap permulaan.