Pengertian Desain Produk, Jenis, dan 10 Contohnya

Desain produk adalah pembuatan produk baru untuk dijual oleh suatu bisnis kepada pelanggannya. Setiap produk yang sukses dimulai dengan riset dan desain yang tidak sebentar.

Ketahui pengertian selengkapnya di ulasan ini.

Baca juga: Contoh Desain Kemasan Produk Unik dan Simple

Apa Itu Desain Produk?

Menurut Newschoolarch, definisi desain produk adalah pembuatan produk baru untuk dijual oleh suatu bisnis kepada pelanggannya.

Lebih dari itu, desain produk merupakan serangkaian usaha dalam mempelajari dan merancang benda pakai yang fungsional, estetis, hingga ergonomis dan membuatnya jadi lebih bermanfaat untuk konsumen.

Secara garis besar produk yang sudah dirancang ini akan diproduksi secara masal dan dijual secara luas, atau bisa dikatakan dengan nama desain industri.

Salah satu contoh produk fisik yang fenomenal adalah iPod seri pertama yang diluncurkan oleh Apple pada tahun 2001.

Sedangkan contoh produk digital (non-fisik) yang sangat digemari oleh banyak orang antara lain:

  • Situs berita.
  • Media sosial.
  • Aplikasi video streaming.
  • OS (Operating System): iOS, Android, Windows, Linux, dst.

Sebagai informasi tambahan, melihat tren AI (Artificial Intelligence) saat ini, ada potensi desain produk akan semakin terbantu dengan teknologi AI serta penggunaan AR (Augmented Reality) untuk memvisualisasikan prototipe produk fisik.

Baca juga: Pengertian dan Contoh Desain Grafis

Manfaat Desain Produk

Perlu diingatkan bahwa setiap desainer produk pasti tahu tentang arti dan desain produknya. Jadi manfaat desain produk ini bisa jadi relatif tergantung pada si desainer itu sendiri.

Namun kami merangkum setidaknya ada beberapa manfaat dari desain produk secara umum.

1. Mempercepat Proses Kerja

Beberapa kegiatan kadang membutuhkan waktu yang singkat, namun dengan adanya rancangan produk semakin banyak aktivitas kerja yang sangat mungkin dipersingkat.

2. Mengomunikasikan Pesan Tersembuyi dalam Format Grafik

Dalam sebuah desain, sangat mungkin ada pesan tersembunyi yang tidak dapat dipahami begitu saja. Misal dengan adanya tanda, huruf, atau warna pada desain produk itu sendiri.

Namun tidak mudah untuk menemukan desain produk yang berkualitas sekaligus dapat menyampaikan pesan yang ditujukan kepada konsumen.

3. Membuat Produk Menjadi Lebih Spesial

Jika sebuah produk terlihat unik, tentunya harga jual produk akan meningkat. Bukan hanya sebagai pembeda, tapi juga bisa menonjolkan bahwa produk tersebut lebih berkualitas dan eksklusif.

Tidak jarang sebuah perusahaan sengaja membuat desain produk yang mengikuti tren, namun tetap sesuai dengan kebutuhan konsumen dan biaya produksinya.

Baca juga: Apa itu Rendering? Pengertian dan Jenisnya

Apa Saja Fungsi Desain Produk?

Secara umum berikut adalah beberapa fungsi desain produk:

  • Menjadi identitas sebuah produk.
  • Sebagai protector (pelindung) produk.
  • Penambah value (nilai) dari sebuah produk.

Baca juga: Mengenal Design Thinking, Tahapan, dan Contoh Penerapannya

Tujuan Desain Produk

Tujuan desain produk adalah mampu membuat pelanggan merasa aman, nyaman, puas, sekaligus merasakan manfaatnya ketika menggunakan produk tersebut.

Bisa juga menambah rasa bangga ketika membeli produk tersebut.

Hal-hal di atas berkaitan tentang bagaimana pelanggan berinteraksi dengan produk, maka memberikan rasa kepuasan saat dipakai hingga kemudahan lainnya menjadi hal wajib ketika akan membuat produk baru.

Di bawah ini adalah rangkuman dari beberapa tujuan desain produk:

  • Menciptakan produk berkualitas tinggi dengan nilai jual yang tinggi.
  • Menekan biaya produksi seminimalis mungkin tanpa mengurangi kualitas dan harga jugal produk.
  • Agar dapat menciptakan produk yang menjadi pionir di masanya tanpa mengesampingkan kepuasan konsumen.
  • Merangkul pangsa pasar yang lebih luas dan menciptakan segmen pasar yang baru.

Baca juga: Daftar Software Desain Logo yang Populer

Jenis-jenis Desain Produk

Menurut Henry Wu terdapat 3 jenis desain utama dalam hal desain produk:

1. System Design (Desain Sistem)

Desain Sistem didefinisikan sebagai proses pembuatan arsitektur untuk berbagai komponen, antarmuka, dan modul sistem dan menyediakan data terkait yang berguna dalam mengimplementasikan elemen-elemen tersebut dalam sistem.

Intinya, Anda membuat desain yang fokus kepada sistem dalam produk yang sedang dikembangkan.

2. Process Design (Desain Proses)

Desain proses adalah metode yang dapat Anda gunakan untuk memahami prosesnya dan bagaimana Anda dapat memperbaikinya.

Contohnya desain proses adalah alur proses bagaimana Anda melakukan pembelian dan pembayaran di Tokopedia atau di minimarket.

3. Interface Design (Desain Antarmuka)

Desain antarmuka adalah proses yang dikerjakan oleh desainer untuk membangun antarmuka yang mudah digunakan dan menyenangkan dalam perangkat lunak atau perangkat terkomputerisasi.

Pernah mengunjungi website e-commerce seperti Tokopedia, Bukalapak, hingga Blibli?

Menurut Anda, mana yang paling menyenangkan dan mudah untuk digunakan? Itulah yang namanya interface design.

Ketiga jenis desain produk di atas memainkan peran integral dalam keseluruhan pengalaman pengguna (user experience), karena ketiganya memiliki tujuan yang berbeda.

Desain dimulai dengan masalah.

Contoh, masalah yang Anda hadapi adalah kelaparan. Dalam kasus ini, solusi yang Anda putuskan untuk mengatasi masalah kelaparan ialah membeli bahan makanan dari toko bahan makanan.

Baca juga: Apa itu Branded? Pengertian dan Contohnya

Contoh Desain Produk

ilustrasi proses sketsa desain produk

Untuk memudahkan kita dalam memahaminya, maka kami akan mencoba melampirkan contoh desain produk yang sudah dikenal secara luas.

Contoh desain produk fisik:

  • Kursi Gaming
  • Curve Monitor
  • Smartphone
  • Laptop
  • Tablet PC
  • Kitchen Set
  • Kursi dan Sofa
  • Sepatu Brodo
  • Sepatu Tomkins
  • Mobil
  • Sepeda Motor
  • Balance Bike
  • Dipan Tidur, dst

Contoh desain produk digital:

  • Windows OS
  • Linux OS
  • iOs
  • Android OS
  • Aplikasi Gojek
  • Aplikasi Tokopedia
  • Situs berita online
  • Aplikasi Game (Mobile Legend, Point Blank, GTA V, PUBG, Free Fire, dst)

Baca juga: Inspirasi Contoh Desain Nota Penjualan

Daftar Software untuk Mendesain Produk

software mendesain produk
Software Autocad

Seperti yang sudah disebutkan di atas, prodcut design tidak harus melulu tentang bentuk atau faktor bentuk dari suatu produk.

Ia juga harus memiliki fungsi, kemanan, kemudahan dalam penggunaan, daya tahan, hingga titik harga jual.

Maka dari itu ujungnya adalah profitabilitas dan fungsionalitas.

Salah satu cara paling efektif untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan menkomputerisasi proses desain dengan memanfaatkan jasa desain industri.

Dipasaran saat ini terdapat ratusan software CAD (computer-aided design).

Beberapa software (perangkat lunak) ditujukan untuk penggunaan tunggal.

Sementara ada juga software yang dibuat dalam serangkaian perangkat lunak dalam satu paket untuk membantu perusahaan mengatasi desain skala industri.

Berdasarkan basis pengguna, berikut 10 aplikasi software desain produk yang paling banyak digunakan:

  1. Autodesk AutoCAD
  2. Dassault Systèmes
  3. SolidWorks
  4. LabVIEW
  5. CATIA
  6. Autodesk Inventor
  7. PTC (Parametric Technology Corporation)
  8. ANSYS
  9. CNC Software
  10. AutoCAD Civil 3D

Baca juga: Yuk Cek Tren Desain Grafis Ter-update

1. Autodesk AutoCAD

AutoCAD® adalah perangkat lunak desain berbantuan komputer (CAD) yang banyak dipakai oleh arsitek, insinyur, dan profesional konstruksi untuk membuat gambar 2D dan 3D yang profesional.

Anda dapat membuat draf, anotasi, dan rancang geometri 2D dan model 3D dengan benda padat, permukaan, hingga mesh. Software ini adalah software CAD yang paling banyak dipakai di dunia. (Wikipedia)

2. Dassault Systèmes

Dassault Systèmes SE adalah perusahaan perangkat lunak besar, yang utamanya mengembangkan perangkat lunak CAD untuk keperluan industri.

Dikutip dari situs resminya. “Dassault Systèmes adalah pemimpin dalam Desain 3D & Perangkat Lunak Rekayasa, Dassault Systèmes® menyediakan Perangkat Lunak Pemodelan PLM & 3D, Aplikasi Simulasi, dan Solusi Industri.”

3. SolidWorks

SolidWorks adalah program komputer computer-aided design (CAD) dan computer-aided engineering (CAE) suatu pemodelan solid yang dijalankan terutama pada Microsoft Windows.

Meskipun SolidWorks dapat digunakan di MacOS, tetapi hal itu tidak didukung oleh SolidWorks. SolidWorks sendiri diterbitkan oleh Dassault Systèmes.

Baca juga: Apa itu Flyer? Pengertian, Contoh dan Cara Membuatnya

4. LabVIEW

LabVIEW adalah perangkat lunak rekayasa sistem untuk aplikasi yang memerlukan pengujian, pengukuran, dan kontrol dengan akses cepat ke perangkat keras dan wawasan data.

5. CATIA

CATIA adalah sebuah rangkaian perangkat lunak multi-platform untuk desain dengan bantuan komputer, manufaktur dengan bantuan komputer, teknik dengan bantuan komputer, PLM dan 3D, yang dikembangkan oleh perusahaan Perancis Dassault Systèmes.

6. Autodesk Inventor

Autodesk Inventor adalah aplikasi desain berbantuan komputer untuk desain mekanik 3D, simulasi, visualisasi, dan dokumentasi yang dikembangkan oleh Autodesk.

7. PTC (Parametric Technology Corporation)

PTC Inc. adalah perusahaan perangkat lunak dan layanan komputer global. Perusahaan menawarkan portofolio pemodelan CAD (computer-aided design), product lifecycle management (PLM) dan service lifecycle management (SLM) solusi bagi produsen untuk membuat, mengoperasikan, dan melayani produk.

Baca juga: Yuk Ketahui Pengertian Brosur dan Contohnya

8. ANSYS

Selanjutnya ialah ANSYS, sebuah simulasi rekayasa dan perangkat lunak desain 3D Ansys memberikan solusi pemodelan produk dengan skalabilitas tak tertandingi dan landasan multifisika yang komprehensif.

9. CNC Software

Computer Numerical Control atau pemrograman CNC, perangkat lunak membuat kode dan instruksi program, yang digunakan untuk menjalankan alat terkait CNC. Instruksi mencapai alat atau mesin melalui komputer. Lebih sering daripada tidak, perangkat lunak CNC berfungsi untuk meningkatkan atau mengotomatiskan proses pembuatan.

Baca juga: Definisi Katalog serta Manfaatnya untuk Bisnis

10. AutoCAD Civil 3D

Civil 3D adalah desain infrastruktur sipil dan perangkat lunak dokumentasi. Anda dapat merampingkan tugas, mempertahankan data yang konsisten, dan menanggapi perubahan dengan cepat dengan 3D Sipil.

Semua aplikasi desain dan rangkaian perangkat lunak di atas menegaskan bahwa industri desain dan teknik saat ini telah menjadi digital.

Hampir semua yang Anda lihat dan gunakan saat ini dimulai sebagai file digital yang digambar di layar komputer. Beberapa aplikasi yang disebutkan di atas cukup mahal dan paling cocok digunakan untuk keperluan komersial daripada tujuan pribadi.

Baca juga: Pengertian Banner, Contoh dan Manfaatnya

Apa Hubungan antara Prototype dan Desain Produk?

Prototype atau prototipe adalah sampel, model, atau rilisan awal dari sebuah produk, ia dibuat untuk menguji proses dan konsep dari sebuah desain produk.

Prototype ini digunakan untuk semua konteks desain produk termasuk, desain elektronik, hingga pemrograman perangkat lunak.

Lalu seperti apa hubungan protoype dan desain produk?

Prototype berkaitan erat dengan desain produk karena ia digunakan dalam mengevaluasi sebuah desain baru untuk meningkatkan presisi desain oleh analisia pengguna dan sistem.

Ia juga berfungsi sebagai pemberi spesifikasi untuk sistem kerja yang nyata, bukan hasil teori semata.

Dalam beberapa model alur kerja desain, membuat prototipe (terkadang disebut materialisasi) adalah langkah antara formalisasi dan evaluasi ide.

Baca juga: Pengertian Infografis beserta Contohnya

Apakah Desain Produk dan Desain Industri Berbeda?

Anda perlu tahu bahwa desain produk itu bisa berdiri sendiri, akan tetapi desain industri umumnya hanya berlaku untuk produk industri.

Jadi perbedaannya adalah mendesain produk seperti perancang busana atau perangkat lunak menggunakan desain produk untuk mengembangkan konsep.

Sedangkan desain industri berlaku hanya jika produk dibuat dengan maksud untuk dijual atau untuk menghasilkan sesuatu (uang).

Baca juga: Apa itu Platform? Jenis-jenis & Contohnya

Kesimpulan

Jadi dapat kita simpulkan bahwa product design ini merupakan sebuah proses merancang juga perencanaan sesuatu produk (fisik & digital) agar mampu memiliki nilai lebih dari semua aspek yang harus dipenuhinya.

Tidak hanya sisi kegunaan, sisi keamanan, daya tahan, dan harga, tampilan interface juga menjadi acuan para pelanggan akhir-akhir ini.

Tapi pada akhirnya kedua belah pihak wajib untuk saling menguntungkan yaitu produsen dan pelanggan atau user.

Jangan menjadi produsen sebuah produk yang hanya mengejar keuntungan tanpa memperhatikan pelanggan, dan jangan menjadi pelanggan yang hanya mengejar segala kelebihan produk tapi mengharapkan harga semurah mungkin, gratis, atau bahkan membajaknya.

Demikianlah artikel mengenai pengertian desain produk dan contohnya ini. Semoga dapat bermanfaat dan menambah informasi teman-teman.

Apabila ada pertanyaan atau ingin menambahkan, silakan tulis pesan Anda di kolom komentar, atau jika Anda ingin bekerja sama maupun menjadi sponsor, silakan hubungi kami di sini.

Dan silakan kunjungi halaman jasa desain grafis online ini jika Anda membutuhkan materi desain untuk mendukung pemasaran produk Anda.

2 pemikiran pada “Pengertian Desain Produk, Jenis, dan 10 Contohnya”

  1. Saya menguasa Autocad 2 D Autocad 3D, untuk desain rumah, ruko, dll. Saya ingin sekali belajar untuk mengembangkan skill saya di bidang design.

    Reply
    • Sangat bagus sekali mas bisa menguasai autocad. Dan sekedar saran, lebih baik mastering terlebih dulu skill autocadnya, setelah itu baru luaskan keahlian ke software desain lainnya.

      Reply

Tinggalkan komentar