Ingin tahu apa itu poster mulai dari pengertian, jenis, hingga contohnya?
Jangan sampai ada yang terlewat dan silakan lanjutkan membaca artikel ini.
Kenapa?
Karena poster bukan hanya sekedar media yang menjadi alat untuk mempromosikan sesuatu, tetapi bisa lebih dari itu.
Contohnya bisa digunakan sebagai media transfer informasi yang sifatnya baku atau himbauan.
Baca juga: Pengertian Katalog dan Fungsinya
Apa itu Poster?

Pengertian poster adalah suatu media komunikasi visual yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi kepada audiens secara umum maupun tertentu.
Biasanya, poster dirancang untuk menarik perhatian dan menyampaikan pesan secara singkat, padat, jelas, dan mudah dipahami menggunakan kata dan gambar.
Penggunaan poster dapat mencakup berbagai macam topik dan tujuan seperti promosi, kampanye sosial, iklan produk, edukasi, atau pengumuman penting.
Desain poster melibatkan penggunaan elemen-elemen grafis, teks, dan gambar dengan tujuan menciptakan dampak visual yang kuat dan juga efektif.
Sejumlah elemen seperti ukuran poster, warna, tipografi, dan layout (tata letak) yang dipilih dalam desain poster berperan penting dalam menarik perhatian audiens dan menyampaikan pesan secara efektif.
Desain poster bisa dibuat dalam dua ekstensi file, yaitu raster ataupun file vektor.
Baca juga: Perbedaan Vektor dan Bitmap (Raster)
Sedangkan dikutip dari situs Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) poster merupakan sebuah plakat yang dipasang di tempat umum (berupa pengumuman atau iklan).
Definisi Poster Menurut Oxford Languages
Mengutip dari website Oxford Languages poster merupakan:
- Gambar cetak besar yang digunakan untuk dekorasi.
- Seseorang yang memposting sesuatu secara online, seperti di blog, situs web media sosial, atau forum.
Baca juga: Definisi Banner dan Contohnya
Fungsi Poster dan Tujuannya
Jangan membuatnya jika Anda belum mengetahui tujuan dan fungsinya, berikut adalah beberapa fungsi poster yang bisa teman-teman dapatkan, yaitu:
1. Media Penyampaian Informasi
Poster digunakan untuk menyampaikan informasi secara singkat dan jelas kepada audiens mengenai suatu acara, produk, atau pesan tertentu.
Selain itu, poster juga bisa digunakan untuk menyampaikan informasi edukatif, penggalangan dana, sosialisasi, memotivasi, menginspirasi, dan memberikan pemahaman mengenai suatu topik tertentu kepada masyarakat.
Dalam bentuk digital, poster dapat dengan cepat disebarluaskan melalui media sosial dan platform online (daring), memungkinkan distribusi informasi secara efisien dan efektif.
2. Media Promosi dan Pemasaran
Poster juga berfungsi sebagai alat promosi untuk memperkenalkan atau meningkatkan kesadaran terhadap suatu acara, produk, atau layanan.
3. Pencitraan Identitas dan Gaya (Branding)
Fungsi poster selanjut adalah sebagai media artistik yang dapat memengaruhi emosi dan persepsi audiens melalui penggunaan elemen-elemen visual seperti warna, gambar, hingga tipografi.
Baca juga: Pengertian Brand Guideline, Contoh, dan Cara Membuatnya
4. Memberikan Pengaruh Visual dan Artistik
Menciptakan visual identity (identitas visual) yang menarik dan unik untuk suatu acara atau kampanye, mencerminkan style design (gaya desain) yang khas dan mudah diingat.
Baca juga: Pengertian Brosur dan Contohnya
Ciri-ciri Poster
Sebagai wadah untuk menyampaikan pesan, poster memiliki karakteristik unik yang mudah diidentifikasi. Ada beberapa tanda khas yang menunjukkan keberadaan suatu poster. Yuk, kita cari tahu apa saja ciri-cirinya di bawah ini:
1. Visual yang Menarik
Poster harus memiliki desain visual yang menarik perhatian agar dapat menciptakan dampak pada audiens. Oleh karena itu Anda perlu memiliki tim desain sendiri atau bisa menggunakan jasa desain poster di ApriDesain.
2. Informasi dan Desain yang Ringkas dan Jelas
Informasi yang disampaikan dalam poster harus singkat, padat, dan mudah dipahami untuk mempermudah pembacaan dan pemahaman cepat oleh masyarakat.
3. Konsep yang Khas
Poster seringkali memiliki tema khas yang mencerminkan tujuan atau pesan yang ingin disampaikan, dan serta menciptakan identitas yang unik.
4. Tipografi yang Jelas
Pemilihan jenis huruf dan ukuran tipografi yang tepat untuk memastikan pesan dapat disampaikan dengan jelas, sehingga mudah dibaca oleh audiens dari jarak tertentu.
5. Penggunaan Elemen Grafis dan Gambar
Poster umumnya mencakup penggunaan gambar, ilustrasi, atau grafis untuk menambah daya tarik visual dan membantu menyampaikan pesan dengan lebih kuat.
6. Pemilihan Warna yang Efektif
Pemilihan warna juga harus mempertimbangkan daya tarik estetika desain dan contrast (kontras) yang nantinya dapat meningkatkan visibilitas informasi.
7. Berisi Informasi Utama
Hanya berisi informasi esensial dan relevan saja yang harus disertakan dalam poster untuk menghindari kebingungan di benak audiens.
8. Desain yang Konsisten
Poster harus konsisten dalam elemen desainnya, termasuk warna, gaya, dan layout, untuk menciptakan kesan visual yang harmonis.
9. Terdapat Logo dan Informasi Kontak
Jika relevan, poster harus menyertakan desain logo dan informasi kontak penting untuk memudahkan audiens dalam menindaklanjuti pesan ajakan yang ada di dalam desain poster.
Baca juga: Daftar Aplikasi Desain Hoodie Sendiri
Jenis-jenis Poster
Terdapat jenis poster yang bisa kita gunakan dan ia terbagi menjadi dua kategori yaitu:
- Jenis berdasarkan tujuannya.
- Jenis berdasarkan isinya.
Baca juga: Contoh Desain Nota Penjualan
Jenis Poster Berdasarkan Tujuan
Dilihat tujuan pembuatan dan pemasangannya, jenis poster terbagi menjadi 9, yaitu:
- Poster Afirmasi.
- Poster Buku dan Komik.
- Poster Cheesecake.
- Poster Film.
- Poster Hasil Riset.
- Poster Kampanye.
- Poster Komersial (Iklan).
- Poster Propaganda.
- Wanted Poster (Pencarian Sesuatu).
Jenis Poster Berdasarkan Isi
Dilihat isi pembuatan pada desain poster, jenis poster terbagi menjadi 4, yaitu:
- Poster Kegiatan.
- Poster Layanan Publik.
- Poster Niaga.
- Poster Pendidikan.
Baca juga: Perbedaan Typeface dan Font
Struktur Poster
Poster harus dibuat dengan bebas, bervariasi dan memberi ruang pada kreativitas. Namun, ada dasar-dasar tertentu yang sangat umum.
Struktur poster berikut adalah acak dan tidak mengikat:
1. Area Header (Kepala)
Tidak semua poster harus dibuat bagian header atau heading. Namun secara umum, area ini adalah area di mana logo ditempatkan.
2. Area Title (Judul)
Area title merupakan bidang di mana judul harus ditempatkan, harus terlihat jelas, signifikan, dan tidak terlalu panjang.
Karena keterbatasan ruang, seringkali ditempatkan di sebelah logo, yang mungkin tidak sesuai dengan pedoman organisasi Anda.
3. Foto dan Alamat Penulis
Ketika poster ditampilkan, terkadang penulis atau pembuat tidak selalu berdiri di samping poster, kami sarankan untuk memberikan foto agar ia dikenali.
Atau setidaknya harus ada alamat (alamat email). Pastikan untuk menyebutkan semua penulis dan afiliasi mereka (yang terakhir dapat diletakkan di area footer).
4. Area Utama
Area header dapat disusun dan dibagi lagi, misalnya dengan menggunakan beberapa kolom atau gambar di semua kolom. Di area ini, Anda bisa memasukkan judul (headline) dari poster.
Header dan footer dapat dilihat sebagai rangka yang mengikat semuanya. Namun, footer bukan hanya elemen grafis; ini adalah di mana Anda dapat menunjukkan referensi dan rincian kontak juga. Ini juga satu-satunya area di mana ukuran font tidak harus dibaca dari jarak 1 – 1,5 m.
6. Background (Gambar latar)
Tidak hanya dengan warna, terkadang ada poster yang ditonjolkan dengan memasukkan gambar.
Gambar latar belakang yang dimasukkan haruslah sesuai dengan topik poster dan tidak mengganggu tingkat keterbacaan teks.
Jika ragu, Anda bisa memilih untuk menggunakan background berwarna.
7. Fonts (Typeface)
Untuk mendesain sebuah poster, Anda bisa menggunakan font serif dan juga sans serif. Untuk teks yang lebih panjang, font sans serif haruslah dihindari.
Hindari penggunaan font dekoratif karena ia bisa tidak terbaca dengan baik. Gunakan huruf tebal untuk penekanan, hindari garis bawah atau miring untuk desain poster Anda.
Baca juga: Contoh Desain Kemasan Produk Simple
Berbagai Ukuran Poster
Untuk ukuran poster terbilang sangat bervariasi. Namun secara global (umum), ukuran poster antara lain:
- Ukuran Besar: 61 cm x 91 cm.
- Ukuran Sedang: 46 cm x 61 cm.
- Ukuran Kecil: 28 cm x 43 cm.
- Ukuran A4: 21 cm x 29.7 cm.
- Ukuran Besar A2 : 42 cm x 59.4 cm.
- Ukuran Sedang A3+ : 32 cm x 48 cm.
- Ukuran Sedang A3 : 29.7 cm x 42 cm.
- Ukuran Kecil A4 : 21 cm x 29.7 cm
- Ukuran Bus Stop : 101.6 cm x 152.4 cm.
- Ukuran One Sheet : 68.6 cm x 101.6 cm
Kendati demikian, ukuran poster ini tidak dibakukan seperti contoh di atas. Karena poster dibuat sesuai dengan keperluan, tujuan, dan di mana ia akan dipasang.
Baca juga: Tren Desain Grafis Terkini
Pilihan Kertas untuk Mencetak Poster
Ingin mencetak poster? Jangan lakukan sebelum Anda mengetahui tipe kertasnya. Berikut daftar jenis kertas untuk mencetak poster:
- Kertas Albatros.
- Kertas Art Carton.
- Kertas Art Paper.
- Kertas BW Carton.
- Kertas Flexi.
- Kertas Ivory.
- Kertas Kanvas.
- Kertas PVC.
Baca juga: Fungsi Logo Perusahaan
Perbedaan Poster dan Brosur
Perbedaan yang paling mencolok antara poster dan brosur terletak pada ukurannya. Jika kita lihat, maka ukuran poster ini lebih besar dibandingkan dengan ukuran brosur yang lebih kecil.
Secara desain, poster dibuat dengan paduan warna yang mencolok disertai kalimat yang singkat, padat, dan jelas. Sedangkan brosur dibuat dengan informasi yang padat, terperinci, disertai isi kalimat yang panjang.
Baca juga: Apa itu Rendering? Dan Daftar Softwarenya
Perbedaan Poster dan Iklan
Perbedaan poster dengan iklan antara lain:
- Poster sangat mengedepankan elemen gambar atau foto dan disertai kata-kata pada desainnya kemudian dipajang di tempat umum.
- Sedangkan iklan mengandung unsur-unsur visual ditambah kata-kata, suara, hingga gerak dan dapat dijumpai di media massa, televisi, radio, hingga media digital.
Baca juga: Pengertian Infografis dan Jenisnya
Cara Membuat Poster di HP pakai Canva
Jika Anda tidak memiliki cukup keahlian desain grafis, maka aplikasi Canva bisa membantu Anda untuk mendesain poster yang keren dan profesional.
Bagaimana cara membuat poster menggunakan Canva? Cek langkah-langkahnya berikut ini:
- Jika belum punya, silakan unduh aplikasi Canva di Google Play Store atau di Apple App Store.
- Buka aplikasinya.
- Login dengan email dan kata sandi Anda. Bisa juga login menggunakan akun Facebook dan akun Google.
- Di Kolom pencarian silakan ketikkan “poster”.
- Selanjutnya, cari dan pilih template gratis yang tersedia pada aplikasi Canva.
- Lalu memulai edit poster seperti ukuran, teks, font, warna hingga elemen lainnya.
- Anda juga bisa menghapus dan menambahkan elemen jika dirasa kurang sesuai.
- Klik preview.
- Jika sudah cocok dengan hasilnya, silakan pilih simpan sebagai (save as).
- Selesai, desain yang Anda buat sudah ada di galeri handphone Anda.
Contoh Poster
Contoh Poster Hemat Energi

Contoh Poster Pendidikan

Contoh Poster Kesehatan

Contoh Poster Layanan Masyarakat

Contoh Poster Kegiatan Lingkungan

Contoh Poster Ramadhan

Contoh Poster Kebersihan

Contoh Poster Iklan Qurban

Itulah penjelasan lengkap mengenai pengertian poster, jenis, contoh hingga cara membuatnya.
ApriDesain berharap artikel ini bisa menjadi referensi dan membantu apapun keperluan positif Anda.
Bagikan artikel ini kepada teman atau keluarga Anda, dan jangan lupa untuk tinggalkan tanggapan Anda di kolom komentar.
Jika Anda membutuhkan desain poster, silakan kunjungi halaman jasa desain poster ini.
Sumber:
https://languages.oup.com/google-dictionary-en/
https://www.geo.uzh.ch/microsite/olwa/olwa/en/html/unit5_kap53.html