Apa itu UI (User Interface)?
Apa itu UX (User Experience)?
Sering bersanding bersamaan apakah keduanya sama? Ataukah berbeda?
Yuk cari tahu perbedaan UI dan UX di artikel berikut ini.
Apa itu UI?
UI merupakan akronim dari User Interface.
Pengertian UI adalah apa yang user (pengguna) lihat di layar komputer, software (perangkat lunak), atau device (perangkat).
Saat Anda mengunjungi blog ini dan melihat layout (tata letak), komposisi warna, logo, gambar, dan jenis font, itu lah yang dinamakan UI.
Baca juga: Mengenal Design Thinking, Tahapan, dan Contoh Penerapannya
Apa itu UX?
UX merupakan akronim dari User Experience.
Pengertian UX adalah adalah proses yang digunakan tim desain untuk menciptakan produk yang memberikan experience (pengalaman) yang baik dan relevan bagi pengguna.
Produk yang dimaksud di sini adalah produk digital seperti operating system, aplikasi web, hingga aplikasi mobile.
Saat teman-teman mengunjungi blog ini dan mengeklik menu kontak, mengisi form kontak, kemudian form kontak tersebut berhasil terkirim, maka blog ini sudah bisa dikatakan memiliki UX yang baik.
Jika form kontak gagal terkirim, artinya blog tersebut memberikan UX yang kurang/tidak baik bagi pengunjung.
Baca juga: Pengertian Brand Guideline dan Cara Membuatnya
UI dan UX itu Sama atau Berbeda?

Jawabannya adalah UI dan UX itu dua hal yang berbeda, namun saling berkaitan dan berkaitan.
Berikut penjelasan masing-masing perbedaannya:
1. Perbedaan Tujuan
UI cenderung fokus pada bagaimana produk tampil baik di mata pengunjung.
Sedangkan UX cenderung fokus mengenai fungsi produk dan bagaimana produk tersebut berinteraksi dengan pengunjung.
2. Software (Perangkat Lunak) yang Digunakan
Untuk desain UI biasanya menggunakan software seperti:
- Figma.
- Adobe XD.
- Sketch.
- InVision.
- Proto.io.
Di sisi lain desain UI umumnya menggunakan software seperti:
- Untuk wireframing dan prototyping: Proto.io, Mockflow, Balsamiq.
- Untuk desain: Figma dan Adobe XD.
- Kebutuhan riset: Mixpanel dan Userzoom.
Baca juga: Daftar Software Desain Logo yang Bisa Dicoba Gratis
3. Pendidikan yang Ditempuh
UI designer (desainer UI) bisa saja lulusan dari perkuliahan jurusan DKV seperti desain grafis, desain digital, atau desain interaksi.
Sementara UX designer (desainer UX) bisa saja lulus dari perkuliahan jurusan computer science (ilmu komputer), IT (Information Technology), MI (Manajemen Informatika), dan desain.
4. Skill (Keahlian)
UI dan UX secara luas memiliki keahlian yang sama, tapi juga ada beberapa yang berbeda.
Cek infografik perbedaan antara skill UI dan UX berikut:

5. Salary (Gaji)
Mengutip Indeed, rata-rata gaji UI designer adalah Rp5.531.563 untuk Kota Jakarta.
Sementara menurut Glints, gaji rata-rata UX designer adalah Rp7.000.000-8.500.000 untuk entry-level.
Dari sisi gaji, sepertinya posisi UX lebih menggiurkan ya?
Baca juga: Peluang Karir di Bidang Desain Grafis, Bisa Remote!
Kesimpulan
Sebagai penutup, kesimpulannya adalah UI dan UX merupakan dua hal yang berbeda namun saling melengkapi dan membutuhkan.
Keduanya bekerja sama untuk menciptakan pengalaman pengguna yang baik, memuaskan, dan secara menyeluruh.
UI yang dirancang dengan baik membuat produk tampak menarik secara visual dan mudah digunakan.
Sementara desain UX yang dibuat secara cermat memastikan bahwa pengguna memiliki pengalaman menggunakan produk yang menyenangkan.
Demikianlah artikel mengenai perbedaan antara UI dan UX ini.
Bagaimana? Apakah informasi di atas sudah menjawab pertanyaan teman-teman?
Apabila ada pertanyaan atau ingin menambahkan, silakan tulis pesan Anda di kolom komentar, atau jika Anda ingin bekerja sama maupun menjadi sponsor, silakan hubungi kami di sini.
Dan follow kami di Instagram dan TikTok untuk belajar dan menambah wawasan desain bersama-sama.
Referensi: