Apa Itu Katalog? Ini Pengertian, Contoh, & 2 Fungsinya

Apa itu katalog? Katalog adalah file cetak atau digital yang difungsikan sebagai sarana edukasi calon pelanggan maupun klien. Ketahui lebih lengkap mengenai katalog di ulasan berikut ini!

Silakan baca hingga akhir agar pembuatan desain katalog Anda maksimal dan tetap sesuai dengan peruntukkannya.

Infografik Katalog

infografik katalog

Baca juga: Apa Itu Banner?

Apa Itu Katalog?

Menurut Oxford Languages, katalog adalah daftar lengkap item, biasanya satu dalam urutan abjad atau sistematis lainnya.

Bisa juga membuat daftar sistematis dengan item dari jenis yang sama.

Menurut Grammarly, katalog adalah kompilasi item apa pun yang diatur secara sistematis.

Maka dari itu, sampai saat ini, daftar buku yang tersedia di sejumlah perpustakaan sudah dikategorikan sebagai bentuk dari katalog digital.

Selain itu, katalog merupakan media cetak sarana promosi penjualan barang dan jasa yang biasanya diberikan kepada pelanggan.

File katalog bisa diberikan secara offline (katalog cetak) ataupun online (katalog digital / e-catalogue).

Kemudian menurut (Strout 1957), katalog adalah sebuah karya yang isi kontennya disusun dengan cara  yang masuk akal, secara urut sesuai simpanan rencana atau berdasarkan kata per kata.

Dalam bahasa Belanda katalog artinya Catalogus, sedangkan dalam bahasa Inggris artinya Catalogue atau Catalog (American English).

Baca juga: Pengertian Brosur Lengkap

Klasifikasi Fungsi Katalog

Jika Anda membaca paragraf sebelumnya dengan seksama, seharusnya Anda sudah bisa mengambil gambaran terkait fungsi katalog.

Fungsi katalog adalah untuk mempresentasikan item barang yang dijual oleh sebuah perusahaan dengan menampilkan bermacam jenis, kategori, hingga deskripsi produk.

Fungsi lainnya:

  1. Menjadi alat untuk mempromosikan barang dagangan.
  2. Untuk menekan biaya operasional pemasaran beberapa item produk.
  3. Untuk membantu agen penjualan / sales /marketing dalam melakukan aktifitas marketing.

Fungsi Katalog pada Pameran

Di dalam pameran, katalog berfungsi sebagai uraian seputar seniman dan hasil karya seni yang perlihatkannya, penjelasan mengenai hal ilhwal seniman dan karya seni yang dipamerkannya.

Fungsi Katalog di Perpustakaan

Fungsi katalog perpustakaan adalah daftar koleksi buku perpustakaan atau sejumlah perpustakaan yang ditata dan disusun secara terstruktur.

Hal ini membantu pengguna perpustakaan dalam mencari dan menemukan koleksi buku yang mereka inginkan atau koleksi buku apa yang tersedia di perpustakaan.

Baca juga: Aplikasi Desain Hoodie Sendiri

Apa Saja Tujuan dari Pembuatan Katalog?

Menurut Sulistyo-Basuki (1991,) tujuan dari catalogue itu untuk menunjang seseorang dalam menemukan sebuah buku yang sudah diketahui judulnya, subjeknya, dan pengarangnya.

Di sisi lain, salah satu tujuan utama adalah untuk menampilkan daftar terstruktur yang mudah diakses untuk berbagai produk, jasa, atau informasi.

Hal ini dapat membantu konsumen dalam mencari, membandingkan, dan memilih apa yang sedang mereka cari dan butuhkan.

Baca juga: Definisi Flyer dan Contoh Flyer

Apa Saja Manfaat Katalog?

Pengertian sudah, fungsi, dan tujuannya sudah. Tidak lengkap tanpa membahas manfaatnya, manfaat katalog antara lain:

Manfaatnya untuk Pembeli atau Audiens:

  1. Pelanggan dimudahkan dalam memilih dan mengetahui deskripsi produk yang ditawarkan.
  2. Pelanggan mendapatkan edukasi sebelum mereka memutuskan untuk membeli atau menggunakan produk.
  3. Pelanggan bisa mengkomparasi produk yang mereka inginkan, baik produk di satu perusahaan hingga produk antar perusahaan.
  4. Pelanggan memperoleh informasi ter-update dari sebuah perusahaan.
  5. Bisa dijadikan bukti harga, apakah sesuai atau tidak.

Manfaatnya bagi Penjual atau Bisnis/Perusahaan:

  1. Dapat menjarin pelanggan yang berminat dengan produk.
  2. Meningkatkan konversi penjualan.
  3. Mempercepat dan memperluas penyampaian informasi produk.
  4. Mencegah terjadinya penyalahgunaan harga dari display produk yang ditawarkan.

Baca juga: Contoh Desain Nota Penjualan

Ciri-ciri dalam Identifikasi Katalog

Ada beberapa hal yang bisa kita cek untuk dapat membedakan antara media katalog dengan media promosi cetak lainnya, ciri-cirinya antara lain:

  • Tampilnya bersifat fleksibel tidak kaku.
  • Mengandung isi konten yang mudah dipahami atau diketahui.
  • Murah dalam perawatan dan pembuatannya.
  • Musti kompak, artinya semua data dan atau informasi harus tersaji.

Baca juga: Perbedaan Typeface dan Font

Macam Jenis Katalog

Tidak hanya memiliki ciri, katalog juga mempunyai beberapa jenis yang dapat dibedakan dan digunakan:

  • File catalogue (Katalog berkas).
  • Cetak.
  • Online (E-catalog).
  • Buku.
  • Kartu.
  • Microform (Bentuk mikro).

Selain itu ada juga jenis lainnya seperti keyword catalogue, alfabetik, hingga classified (diklasifikasikan)

Baca juga: Inspirasi Desain Kemasan Produk

Perbedaan Katalog dengan E-Catalog

E-Catalogue atau katalog elektronik adalah skema atau sistem informasi yang menampilkan daftar, tipe, deskripsi, spesifikasi dari suatu produk barang dan jasa.

Cara membedakannya cukup mudah, yaitu:

Jika katalog konvensional didesain, dibuat, kemudian dicetak dan disebarluaskan, maka e-catalog ini didesain, dibuat, dan disebarluaskan secara digital dalam jaringan (daring) yang dapat diunduh oleh audiens.

Baca juga: Pengertian Company Profile dan Contohnya

Tips Membuat Katalog

Untuk pembuatannya Anda bisa menggunakan jasa desain grafis apabila tidak memiliki keahlian dan juga waktu.

Namun jika memiliki waktu dan sedikit keahlian desain, maka Anda bisa membuatnya menggunakan perangkat lunak seperti Adobe Photoshop, Adobe InDesign, Adobe Illustrator, Affinity Designer, Inkscape, GIMP, hingga CorelDRAW.

Terdapat cara mudah lainnya, untuk mengetahuinya silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Buka situs Flipsnack melalui link berikut ini. (https://www.flipsnack.com/digital-catalog).
  2. Pilih templat, orientasi layout, dan ukuran katalog yang Anda butuhkan.
  3. Pilih gambar dan elemen desain terkait sesuai selera Anda.
  4. Unggah foto produk, kemudian isikan detail informasi dan deskripsi.
  5. Memilih dan edit warna sesuai warna perusahaan Anda.
  6. Jika sudah selesai, pilih save.
  7. Terakhir, Anda bisa pilih publish secara online, download, atau pilih cetak (print).

Bagaimana? Cukup mudah ya?

Baca juga: Jenis Kertas yang Digunakan Harian

Contoh Referensi Desain Katalog

Agar memudahkan Anda dalam membuat catalogue design, ApriDesain sengaja melampirkan beberapa contoh yang bisa dijadikan referensi.

Apa saja? Cek daftar contohnya di bawah ini.

Contoh Product Catalogue

Contoh Katalog Produk
Catalogue product via ApriDesain ID

Contoh Catalogue Buku Perpustakaan

Contoh Katalog Buku Perpustakaan
Library catalogue via Berkasedukasi

Contoh Katalog Pameran

Contoh Katalog Pameran
Pameran catalogue via Pinterest

Contoh Food Catalogue

Contoh Katalog Makanan
Food catalogue via Pinterest

Contoh untuk Fashion Catalogue

Contoh Katalog Baju
Fashion catalogue via Printing Center USA

Demikian artikel tentang pengertian dari katalog ini, semoga bisa dijadikan referensi untuk Anda dalam membuat dan merepresentasikannya.

Jika teman-teman ada pertanyaan, silakan tinggalkan pesan Anda di kolom komentar di bawah.

Referensi:

https://languages.oup.com/google-dictionary-en/

https://digilib.isi-ska.ac.id/wp-content/uploads/2016/06/Katalog-dan-Minat-Baca.pdf

https://donyprisma.wordpress.com/2012/06/30/katalog-perpustakaan/

https://brainly.co.id/app/profile/2315931/answers

Tinggalkan komentar