Landing page vs website, sama atau berbeda? Jika Anda belum tahu, berikut adalah perbedaan landing page dan website yang perlu Anda pahami!
Analogi Sederhana
Sebuah website (situs web) bisa analogikan sebagai mall, di mana semua produk dan toko ada.
Sementara landing page (halaman arahan) bisa kita analogikan sebagai satu toko tunggal yang hanya menjual satu (atau jenis) produk spesifik dengan kasir di pintu keluar.
Jadi, ketika Anda memasuki mall, maka Anda akan menemukan banyak produk dan toko.
Di sisi lain, ketika Anda memasukan satu toko, maka Anda hanya akan menemukan satu toko/produk yang langsung menawarkan check out di pintu masuk/keluarnya.
Baca juga: Mengenal Landing Page, Fungsi, dan Contohnya
Hal Kunci dari Perbedaan Landing Page dan Website
Kita bisa membedakan landing page dengan website berdasarkan poin-poin berikut ini:
Tujuan
Tujuan sebuah website adalah untuk bertindak sebagai pusat informasi hingga transaksi secara digital dan visibilitas online.
Website juga dibuat untuk membangun kredibilitas, dan mencapai tujuan spesifik seperti menghasilkan prospek, menjual produk, atau memberikan informasi.
Website berfungsi sebagai alat komunikasi, pemasaran, dan toko online yang bisa dikunjungi pelanggan selama 24 jam dalam sepekan.
Tujuan sebuah landing page adalah untuk kampanye pemasaran atau periklanan guna mengubah pengunjung menjadi prospek atau pelanggan.
Secara spesifik dimaksudkan untuk menghilangkan gangguan dan mendorong atau mengajak pengguna untuk melakukan satu tindakan spesifik, seperti membeli produk, mendaftar newsletter (buletin), atau men-download dokumen/konten/file.
Struktur
Secara struktur, website dibuat dengan nav bar (tombol navigasi yang terletak di atas halaman), dan berisi banyak halaman web.
Sementara untuk landing page, ia hanyalah sebuah halaman khusus yang berdiri sendiri dan biasanya tanpa nav bar (sebagai langkah preventif distraksi atas fokus pelanggan).
Alur Pelanggan
Ini bagian yang menarik!
Di website, audiens lah yang memutuskan ke mana mereka akan “pergi”, umumnya tidak ada intensi untuk melakukan pembelian, melainkan campur aduk atau lebih luas.
Di landing page, Anda lah sebagai pemilik yang memutuskan atau memandu audiens ke mana mereka pergi hingga tindakan.
Contohnya seperti tindakan ajakan add to cart, beli, atau hingga berlangganan konten.
Penggunaan
Dari sisi penggunaan, website biasanya digunakan untuk jangka panjang seperti dalam strategi brand awareness, brand building, atau sebagai langkah konkret kehadiran online bisnis.
Untuk landing page, penggunaannya lebih spesifik, yaitu untuk mempromosikan produk atau layanan melalui campaign Ads seperti Google Ads, Meta Ads, atau TikTok Ads.
Butuh Desain Landing Page Profesional?
Baca juga: Struktur Landing Page yang Berpotensi Konversi
Kapan Waktu yang Tepat Menggunakan Landing Page dan Website?
Gunakan website jika Anda membutuhkan fungsi dan tujuan yang lengkap untuk memandu audiens menjelajahi, membandingkan, dan mempercayai bisnis Anda dari waktu ke waktu.
Gunakan landing page jika Anda memiliki satu tujuan yang jelas dan menginginkan konversi dengan cepat. Contohnya tadi seperti berjualan produk atau layanan spesifik.
Penutup
Demikianlah artikel mengenai perbedaan landing page dan website hingga perbandingan analoginya ini, semoga Anda berkenan dan bermanfaat untuk teman-teman.
Apabila ada pertanyaan atau ingin menambahkan, silakan tulis pesan Anda di kolom komentar.
Atau jika Anda ingin bekerja sama maupun menjadi sponsor, silakan hubungi kami di sini, dan kunjungi halaman jasa website profil perusahaan jika Anda membutuhkan website perusahaan dengan desain yang profesional dan setup security yang aman.