{"id":2427,"date":"2025-06-18T05:29:31","date_gmt":"2025-06-18T05:29:31","guid":{"rendered":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/?p=2427"},"modified":"2025-06-18T05:29:32","modified_gmt":"2025-06-18T05:29:32","slug":"desain-grafis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/desain-grafis\/","title":{"rendered":"Definisi Desain Grafis, Jenis, Prinsip, dan 5 Contohnya"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ingin tahu apa itu pengertian desain grafis? Prinsip, jenis, hingga contoh-contoh desain grafis? Silakan baca artikel ini sampai selesai!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa itu Desain Grafis?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"377\" src=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/apa-itu-desain-grafis.webp\" alt=\"apa itu desain grafis\" class=\"wp-image-3263\" srcset=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/apa-itu-desain-grafis.webp 600w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/apa-itu-desain-grafis-300x189.webp 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengertian desain grafis adalah suatu proses komunikasi dengan penggunaan elemen-elemen gambar visual, mulai dari perencanaan, gagasan, hingga pengalaman yang dituangkan ke dalam konten visual dan tekstual.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contohnya adalah foto atau gambar, <em>shape<\/em> (bentuk), ilustrasi, hingga teks dengan tujuan untuk menyampaikan pesan tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Desain grafis sendiri juga dikenal sebagai desain komunikasi visual (DKV).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Shape<\/em> yang diambil dapat berupa desain fisik atau virtual dan mencakup kata-kata, gambar, dan grafik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Desain grafis dapat dikerjakan secara fleksibel baik individu maupun tim dengan skala besar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apakah teman-teman tahu?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di dalam ilmu desain grafis, teks tulisan juga disebut sebagai gambar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kenapa?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal ini disebabkan karena tulisan adalah bentuk abstraksi dari simbol-simbol yang dibunyikan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Desain Komunikasi Visual (DKV) merupakan nama yang sering disebut terkait ilmu desain grafis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/jenis-kertas\/\">Jenis Kertas dan Contoh Gambarnya<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Seperti Apa Sejarah Desain Grafis?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"827\" height=\"830\" src=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ilustrasi-sejarah-desain-grafis.webp\" alt=\"ilustrasi sejarah desain grafis\" class=\"wp-image-3269\" srcset=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ilustrasi-sejarah-desain-grafis.webp 827w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ilustrasi-sejarah-desain-grafis-300x300.webp 300w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ilustrasi-sejarah-desain-grafis-150x150.webp 150w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ilustrasi-sejarah-desain-grafis-768x771.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 827px) 100vw, 827px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: 99designs<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak lengkap rasanya membahas desain grafis tanpa mengetahui sejarahnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Agar tidak semakin jelimet, khusus pada artikel ini akan dirangkum secara singkat, ringkas dan jelas mengenai sejarah desain grafis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada tahun yang tidak dijelaskan, Henry Cole berperan penting dalam memperkenalkan pendidikan desain di Inggris.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam sebuah journal berjudul Journal of Design and Manufactures, ia memberitahu pemerintah akan pentingnya desain grafis.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"180\" height=\"263\" src=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/henry-cole.webp\" alt=\"henry cole\" class=\"wp-image-3267\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Henry Cole. Sumber: Wikipedia<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ditambah lagi dengan percetakan William Morris Kelmscott yang mempublikasikan buku karya-karya desain grafis pada tahun 1891-1896.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Buku tersebut dibuat oleh gerakan Arts and Crafts.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain mempelopori pemisahan antara desain grafis dengan seni rupa, Morris juga berhasil membuktikan potensi pasar dan produk desain grafis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seorang desainer buku Amerika, William Addison Dwiggins membuat kata desain grafis muncul untuk pertama kalinya pada sebuah esai berjudul New King of Printing Calls for New Design pada tahun 1922.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di lain waktu, buku berjudul Raffe\u2019s Graphic Design dianggap sebagai buku pertama yang menyematkan kata desain grafis pada judul pada tahun 1927.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Histori desain grafis bisa ditelusuri pada jejak peninggalan manusia zaman dahulu dalam bentuk lambang grafis (sign dan simbol) dengan bentuk gambar (piktograf) dan tulisan (ideograf).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Didasari oleh acuan alam seperti: flora, fauna, landscape, dan lain-lain, maka gambar dianggap lebih ekspresif dan bersifat langsung dengan urutan gambar mendahului tulisan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hingga akhirnya sekarang pada tulisan ini dibuat, desain grafis telah menjadi kebutuhan primer bagi perekonomian dunia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mulai dari warung kelontong pinggir jalan dengan desain spanduknya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hingga desain banner digital pada iklan seperti Google Adsense.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/website-untuk-membuat-desain-logo-online\/\">Website untuk Membuat Desain Logo Online Gratis!<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Prinsip-prinsip Desain Grafis<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"377\" src=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/prinsip-prinsip-desain-grafis.webp\" alt=\"prinsip prinsip desain grafis\" class=\"wp-image-3276\" srcset=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/prinsip-prinsip-desain-grafis.webp 600w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/prinsip-prinsip-desain-grafis-300x189.webp 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Desain grafis memiliki peran yang penting dalam mengembangkan sebuah merek. Pada sisi lain, Anda harus mampu menunjukan keahlian Anda pada bidang ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi apa saja prinsip-prinsip desain grafis yang perlu teman-teman ketahui? Berikut adalah prinsip-prinsip desain grafis dan penjelasannya:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/pengertian-brand-guideline\/\">Pengertian Brand Guideline, Contoh, dan Cara Membuatnya<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em>Balance<\/em> (Keseimbangan)<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"377\" src=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/simetris-dan-asimetris.webp\" alt=\"simetris dan asimetris\" class=\"wp-image-3277\" srcset=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/simetris-dan-asimetris.webp 600w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/simetris-dan-asimetris-300x189.webp 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: https:\/\/www.interaction-design.org\/<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Balance<\/em> (keseimbangan) memberikan struktur dan stabilitas pada desain secara menyeluruh.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Agar dapat memahaminya dengan baik, cobalah anggap bahwa, di setiap elemen-elemen desain memiliki bobot.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baik itu shape, teks, dan image merupakan elemen utama yang membentuk desain Anda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi sangat disarankan untuk terbiasa dalam memperhatikan bobot visual yang dimiliki masing-masing elemen.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keseimbangan elemen tidak harus selalu dengan ukuran yang sama rata, namun lebih tepatnya ke arah keseimbangan simetris dan asimetris.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keseimbangan simetris adalah ketika bobot elemen dibagi secara merata pada kedua sisi desain.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sedangkan keseimbangan asimetris adalah penggunaan skala, kontras, dan warna untuk mendapatkan flow dalam desain.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/trend-desain-kaos-terbaru\/\">Tren Desain Kaos Terbaru<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em>Proximity<\/em><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"714\" height=\"481\" src=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/prinsip-gestalt-proximity.webp\" alt=\"prinsip gestalt proximity\" class=\"wp-image-3275\" srcset=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/prinsip-gestalt-proximity.webp 714w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/prinsip-gestalt-proximity-300x202.webp 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 714px) 100vw, 714px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Proximity. Sumber: visme.co<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Proximity<\/em> (kedekatan) membantu dalam menciptakan hubungan antara elemen-elemen yang serupa atau saling terkait.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Elemen-elemen ini tidak perlu dikelompokkan bersama, melainkan harus dihubungkan secara visual dengan font, warna, ukuran, dll.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/tren-desain-grafis\/\">Tren Desain Grafis Terkini<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em>Alignment<\/em><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"741\" height=\"455\" src=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/alignment-perataan.webp\" alt=\"alignment perataan\" class=\"wp-image-3262\" srcset=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/alignment-perataan.webp 741w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/alignment-perataan-300x184.webp 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 741px) 100vw, 741px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: dribbble<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Alignment berperan penting dalam menciptakan koneksi visual yang halus dan mulus antara elemen-elemen desain<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Prinsip ini memberikan tampilan yang teratur untuk shape, gambar, dan baris teks, dengan menghilangkan elemen-elemen yang ditempatkan secara acak-acakan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/mengenal-jenis-jenis-logo\/\">Jenis-jenis Logo yang Wajib Diketahui<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em>Visual Hierarchy<\/em> (Hirarki Visual)<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"329\" src=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ilustrasi-hirarki-visual.webp\" alt=\"ilustrasi hirarki visual\" class=\"wp-image-3268\" srcset=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ilustrasi-hirarki-visual.webp 800w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ilustrasi-hirarki-visual-300x123.webp 300w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/ilustrasi-hirarki-visual-768x316.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: Visme.co<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sederhananya, hierarki terbentuk ketika ekstra bobot visual diberikan kepada elemen atau pesan paling penting dalam desain Anda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal ini bisa didapat dengan beberapa cara yang antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Menggunakan font yang lebih besar atau tebal untuk Judul.<\/li>\n\n\n\n<li>Isi pesan utama ditempatkan lebih tinggi dari isi teks lainnya.<\/li>\n\n\n\n<li>Memberikan fokus tersendiri terhadap gambar yang lebih besar, detil, lebih berwarna ketimbang gambar yang kurang relevan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/arti-warna-psikologi\/\">Arti Warna dan Filosofinya Menurut Psikologi Pada Desain<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em>Repetition<\/em> (Repetisi)<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"339\" src=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/juventus-branding.webp\" alt=\"juventus branding\" class=\"wp-image-3271\" srcset=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/juventus-branding.webp 600w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/juventus-branding-300x170.webp 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Juventus Branding. Sumber: underconsideration.com<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengulangan atau repetition adalah elemen desain dasar, terutama ketika teman-teman membuat desain branding.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Repetisi menciptakan ritme dan memperkuat desain keseluruhan dengan menyatukan elemen-elemen yang konsisten seperti logo, jenis warna, hingga jenis font.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sehingga membuat sebuah merek atau desain langsung dapat dikenali dengan seketika.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/font\/\">Jenis Font Keren untuk Desain Grafis &amp; Logo<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em>Contrast<\/em> (Kontras)<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"750\" height=\"423\" src=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/desain-kontras.webp\" alt=\"desain kontras\" class=\"wp-image-3266\" srcset=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/desain-kontras.webp 750w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/desain-kontras-300x169.webp 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: cdgi.com<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kontras terjadi apabila terdapat perbedaan antara dua atau lebih elemen desain yang berlawanan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yang paling umum adalah hitam vs putih, gelap vs terang, besar vs kecil, tradisional vs modern, dan seterusnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Prinsip ini dapat memandu orang-orang yang melihatnya, sehingga setiap sisi desain dapat dibaca atau dilihat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/apa-itu-tipografi\/\">Pengertian Tipografi, Jenis, dan Sejarahnya<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em>Color <\/em>(Warna)<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"588\" height=\"381\" src=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/teori-warna.webp\" alt=\"teori warna\" class=\"wp-image-3278\" srcset=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/teori-warna.webp 588w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/teori-warna-300x194.webp 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 588px) 100vw, 588px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: graf1x.com<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Colour atau warna adalah komponen penting dalam desain, ia dapat menentukan suasana desain secara menyeluruh.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Warna yang teman-teman pilih dapat mewakili merek dan maksud pesannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi, harap diperhatikan prinsip desain yang satu ini. Jangan sampai orang yang melihatnya salah pengertian.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai seorang desain grafis, kita harus tahu dasar-dasar teori warna.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya: Warna cerah mengekspresikan kebahagiaan. Warna biru mengekspresikan ketenangan, dan seterusnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/apa-itu-dkv\/\">Mengenal DKV dan Posisi Kerja Lulusan DKV<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em>Negative Space<\/em> (Ruang Negatif)<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"750\" height=\"231\" src=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/negative-space.webp\" alt=\"negative space\" class=\"wp-image-3273\" srcset=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/negative-space.webp 750w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/negative-space-300x92.webp 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: mymodernmet.com<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di atas ApriDesain telah membahas pentingnya warna, gambar, shape. Tapi, bagaimana dengan space yang dibiarkan kosong?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal ini disebut negative space (ruang negatif), dengan kata lain berarti area yang terdapat di sekitar elemen desain.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan kreatifitas yang baik, Anda dapat menciptakan negative space ini menjadi objek yang menonjol pada desain yang dibuat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/pengertian-infografis\/\">Pengertian Infografis, Manfaat, dan Contohnya<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em>Typography<\/em> (Tipografi)<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"736\" height=\"475\" src=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/tipografi-pada-brand-nike.webp\" alt=\"tipografi pada brand nike\" class=\"wp-image-3279\" srcset=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/tipografi-pada-brand-nike.webp 736w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/tipografi-pada-brand-nike-300x194.webp 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 736px) 100vw, 736px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: slamxhype.com<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tipografi adalah salah satu elemen utama desain, dan dapat membuat identitas merek atau karya seni apabila dieksekusi dengan gaya yang disesuaikan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contoh terbaik dari tipografi yang mudah dikenali adalah Nike.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/desain-produk\/\">Mengenal Apa itu Desain Produk, Jenis, dan Contohnya<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em>Rules<\/em> (Aturan)<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"940\" height=\"492\" src=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/logo-juventus-lama-dan-baru.webp\" alt=\"logo juventus lama dan baru\" class=\"wp-image-3272\" srcset=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/logo-juventus-lama-dan-baru.webp 940w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/logo-juventus-lama-dan-baru-300x157.webp 300w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/logo-juventus-lama-dan-baru-768x402.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 940px) 100vw, 940px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: juvefc.com<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah teman-teman menjadi seorang perancang grafis yang mahir, yang mampu memahami dasar-dasar desain.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Maka, inilah saatnya untuk &#8220;melanggar&#8221; atau &#8220;mendobrak&#8221; beberapa aturan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tentu saja ApriDesain tidak bermaksud menyuruh Anda menggunakan gambar <em>pixelated<\/em> atau jenis font yang tidak terbaca.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ingat, apa pun yang teman-teman pilih dalam desain komunikasi, jangan setengah-tengah. Lakukan!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mengenal Jenis-jenis Desain Grafis<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"900\" height=\"352\" src=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/jenis-jenis-desain-grafis.webp\" alt=\"jenis jenis desain grafis\" class=\"wp-image-3270\" srcset=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/jenis-jenis-desain-grafis.webp 900w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/jenis-jenis-desain-grafis-300x117.webp 300w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/jenis-jenis-desain-grafis-768x300.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai seorang desain grafis yang menjadi &#8220;ladang&#8221; kita mencari rezeki, kita setidaknya perlu mengetahui jenis-jenis dari desain grafis itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apa saja? Berikut daftar macam jenis desain grafis selengkapnya:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/contoh-desain-kemasan\/\">Pengertian dan Contoh Desain Kemasan Produk yang Unik<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Identitas Visual (Visual Identity)<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.dribbble.com\/users\/213309\/screenshots\/3971969\/slashdata_key_visual_identity.jpg\" alt=\"Identitas Visual\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: Dribbble<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sistem identitas visual adalah suatu sistem komunikasi visual yang membentuk dan dapat mengkomunikasikan identitas sebuah merek, perusahaan, lembaga, hingga produk.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Visual identity umumnya digunakan untuk memberikan perbedaan antara sebuah produk barang atau jasa dengan produk barang dan jasa lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai contohnya adalah adidas vs nike.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saran dari ApriDesain, ketika ingin membuat identitas visual, sebaiknya Anda menggunakan orang yang telah ahli di bidang ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/pengertian-flyer\/\">Definisi Flyer dan Contohnya<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Periklanan dan Pemasaran<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.designhill.com\/design-blog\/wp-content\/uploads\/2017\/09\/6-min-8.jpg\" alt=\"Periklanan dan Pemasaran\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: Designhill<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Agar dapat dikenal oleh masyarakat luas, maka sebuah perusahaan wajib berupaya lebih dalam pemasaran juga periklanan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal ini bertujuan agar masyarakat dapat mengetahui produk Anda, hingga memutuskan untuk membelinya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ide yang unik, desain yang menarik sanggup menarik minat masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Materi desain promosi (iklan &amp; pemasaran) pun dapat teman-teman kelompokkan berdasarkan jenis kelamin, usia, hingga demografi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contoh desain grafis pemasaran:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Flyer atau Brosur<\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/jasa-desain-kalender\/\">Desain kalender<\/a><\/li>\n\n\n\n<li>Poster, Banner, Billboards<\/li>\n\n\n\n<li>Iklan Majalah &amp; Koran<\/li>\n\n\n\n<li>Spanduk Cetak<\/li>\n\n\n\n<li>Banner Sosial Media (instagram, facebook, dll)<\/li>\n\n\n\n<li>Katalog<\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/jasa-desain-company-profile\/\">Company Profile<\/a><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Desain Website<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.seo-scoop.com\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/web-design-trends-inspiration-2018.jpg\" alt=\"desainer website\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: Dribbble<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seorang yang menggeluti bidang ini disebut dengan <em>web designer<\/em> (desainer web). Tugasnya adalah menciptakan keseluruhan <em>layout<\/em> (tata letak) dari sebuah <em>website<\/em> (situs web).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seorang desainer web paling tidak harus memiliki pengetahuan tentang <em>UI (User Interface)<\/em> dan <em>UX (User Experience)<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pembahasan khusus untuk desain UI silahkan baca di poin selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/pengertian-katalog\/\">Mengenal Apa itu Katalog<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">User Interface (UI)<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.dribbble.com\/users\/1787143\/screenshots\/4056556\/file.png\" alt=\"User Interface (UI)\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: Dribbble<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Desain Antar Muka atau User Interface adalah tentang bagaimana pengguna berinteraksi pada perangkat seluler\/desktop atau aplikasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">UI sendiri mencakup semua hal yang berkaitan dengan interaksi pengguna layar, keyboard, dan mouse.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Khusus pada desain grafis, desain UI terfokus kepada pengalaman visual pengguna dan elemen desain grafis pada layar seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Tombol<\/li>\n\n\n\n<li>Menu Navigasi<\/li>\n\n\n\n<li>Tata Letak (Layout)<\/li>\n\n\n\n<li>Formulir (Form) Kontak, Pemesanan, Beli, Register<\/li>\n\n\n\n<li>Desain Aplikasi<\/li>\n\n\n\n<li>Tema Website (WordPress, dll)<\/li>\n\n\n\n<li>Dan lain-lain<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Desain <em>Apparel<\/em> (Pakaian)<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.apridesain.id\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/desain-kaos-clothing.jpg\" alt=\"Desain Apparel (Pakaian)\" style=\"object-fit:cover\"\/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jenis desain grafis yang selanjutnya ada grafis apparel atau pakaian, namun tidak hanya untuk baju atau kaos saja, tetapi juga bisa untuk desain printing lainnya semisal:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Kemeja.<\/li>\n\n\n\n<li>Celana.<\/li>\n\n\n\n<li>Sepatu.<\/li>\n\n\n\n<li>Tas.<\/li>\n\n\n\n<li>Topi.<\/li>\n\n\n\n<li>Dan yang lainnya.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tugas seorang desainer di sini tidak hanya membuat konsep dan mendesain, akan tetapi juga ikut andil dalam pemilihan bahan sampai hasil cetak apparel selesai.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Desain Publikasi<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/99designs-blog.imgix.net\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/06\/attachment_68583639.jpg?auto=format&amp;q=60&amp;fit=max&amp;w=930\" alt=\"Desain Publikasi\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: 99designs<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Desain publikasi sebenarnya mengacu kepada industri desain grafis pada media cetak seperti:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Koran, majalah, hingga katalog, dst.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bisa juga dalam bentuk digital alias tidak dicetak sama sekali. Contohnya: Pdf<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Desainer grafis yang berkecimpung di desain publikasi akan bekerja sama dengan editor dan penerbit dalam menciptakan tata letak desain, ilustrasi, pemilihan font, hingga warna.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contoh desain grafis publikasi:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Buku<\/li>\n\n\n\n<li>Koran<\/li>\n\n\n\n<li>Majalah<\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/jasa-desain-katalog\/\">Katalog<\/a><\/li>\n\n\n\n<li>Laporan Tahunan<\/li>\n\n\n\n<li>Dll<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong> P<a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/pengertian-foto-landscape-foto-portrait\/\">erbedaan Foto Landscape dan Portrait<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Desain Kemasan<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/fiverr-res.cloudinary.com\/images\/t_main1,q_auto,f_auto,q_auto,f_auto\/gigs\/302168697\/original\/f75c10eccbd2cef392fdaf30c3d5be93efb76d4f\/packging-design-with-label-design.jpg\" alt=\"Desain Kemasan\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: Fiverr<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Packaging design atau desain kemasan merupakan salah satu cara untuk merepresentasikan sebuah merek\/produk.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak hanya berfungsi dasar sebagai tempat menyimpan, penjualan, hingga distribusi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai desainer, Anda akan menciptakan konsep, digitalisasi desain konsep, hingga membuat file desain menjadi siap cetak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk menciptakan desain kemasan yang keren, teman-teman harus memahami proses-prosesnya dan harus bekerja sama dengan manufaktur industri.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em>Motion Graphic<\/em> (Motion Grafis)<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i.pinimg.com\/originals\/ea\/4a\/f0\/ea4af0a54871ccebb72eff9c82339f8d.gif\" alt=\"circle motion graphic\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: Pinterest<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sederhananya, motion grafis adalah cabang dari desain grafis yang menggabungkan antara tipografi, ilustrasi , videografi, dan fotografi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Aplikasi yang banyak digunakan untuk motion grafis adalah adobe after effects atau sejenisnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Motion grafis mencakupi animasi, video, audio, tipografi, hingga efek-efek lainnya yang digunakan dalam media televisi, film, youtube, facebook \/ instagram video.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Popularitas motion grafis tumbuh cukup cepat dalam beberapa tahun terakhir.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal ini sepertinya sejalan dengan populernya youtube, kemajuan teknologi dan pemahaman masyarakat terhadap internet.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contoh motion grafis:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Logo Animasi<\/li>\n\n\n\n<li>Periklanan<\/li>\n\n\n\n<li>Presentasi<\/li>\n\n\n\n<li>Cuplikan<\/li>\n\n\n\n<li>Video Tutorial &amp; Promosi<\/li>\n\n\n\n<li>Video Games<\/li>\n\n\n\n<li>GIFs<\/li>\n\n\n\n<li>Dll<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong><a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/jenis-infografis\/\"> Jenis-jenis Infografis yang Perlu Diketahui<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Desain Grafis Lingkungan<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/miro.medium.com\/v2\/resize:fit:1358\/1*PKBlaUmLirfkinYaNvdyVw.png\" alt=\"desain grafis lingkungan\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: Medium<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Environmental graphic design, secara visual menghubungkan orang-orang ke suatu tempat untuk meningkatkan bagaimana pengalaman mereka secara menyeluruh.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jenis desain ini dapat dilakukan dengan membuat sebuah tempat (ruang\/lokasi) yang indah, menarik, unik, dan lebih mudah untuk mereka ingat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa contohnya adalah:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Mural<\/li>\n\n\n\n<li>Desain Interior<\/li>\n\n\n\n<li>Petunjuk Jalan<\/li>\n\n\n\n<li>Branding Stadion<\/li>\n\n\n\n<li>Branding Kantor<\/li>\n\n\n\n<li>Dll<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Seni dan Ilustrasi<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/img.freepik.com\/free-photo\/abstract-backdrop-with-multi-colored-decoration-generative-ai_188544-12870.jpg?size=626&amp;ext=jpg&amp;ga=GA1.1.632798143.1705708800&amp;semt=ais\" alt=\"Seni dan Ilustrasi\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Art and illustration<\/em> (seni &amp; ilustrasi) terdengar serupa dengan desain grafis tetapi sebenarnya berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yakni, desainer membuat komposisi yang dapat berkomunikasi dengan baik, tepat, dan dapat memecahkan sumber masalah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seorang artis dan illustrator dapat membuat karya seni yang original mulai dari proses draft sketsa hingga digitalisasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contohnya adalah:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Desain Kaos<\/li>\n\n\n\n<li>Desain Pola atau Tekstil<\/li>\n\n\n\n<li>Motion Grafis<\/li>\n\n\n\n<li>Stok Gambar<\/li>\n\n\n\n<li>Cover Buku<\/li>\n\n\n\n<li>Grafis Novel<\/li>\n\n\n\n<li>Infografis<\/li>\n\n\n\n<li>Konseptual Arts<\/li>\n\n\n\n<li>Dll<\/li>\n\n\n\n<li>Ketika telah memahami jenis-jenis desain grafis, diharapkan dapat membantu Anda menemukan spesialisasi di bidang desain grafis.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal ini dapat meringankan fokus Anda dalam belajar, memilih kursus, mencari pekerjaan, hingga memulai sebuah bisnis.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Contoh Inspirasi Desain Grafis<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.apridesain.id\/wp-content\/uploads\/elementor\/thumbs\/desain-logo-roti-1-oyqdyz6kyoj20x83oras3yvtsq7syybp6hugd5hs18.jpg\" alt=\"desain logo\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Desain Logo.<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.apridesain.id\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/desain-poster-keselamatan-kerja.jpg\" alt=\"Desain Poster\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Desain Poster.<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.apridesain.id\/wp-content\/uploads\/elementor\/thumbs\/desain-banner-baliho-oyti34a3sf3irul0nuxiqi2vo0p06j4udfssn2b068.jpg\" alt=\"Desain Baliho\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Desain Baliho.<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.apridesain.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/Company-Profile-Indo-Sanjaya-Bandung.jpg\" alt=\"Desain Company Profile\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Desain Company Profile.<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i.pinimg.com\/originals\/ef\/d8\/68\/efd86898401b7d5c942ff1739c6d894a.gif\" alt=\"motion graphic (grafik bergerak)\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: Pinterest.<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di atas adalah sejumlah contoh untuk karya desain grafis yang bisa dijadikan referensi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">ApriDesain harap contoh desain di atas dapat memberikan teman-teman sedikit rekomendasi untuk karya desain Anda selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/peluang-karir-desain-grafis\/\">Peluang Karir di Desain Grafis<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Adakah Mitos di Desain Grafis?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"615\" height=\"615\" src=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/contoh-banner-persegi-dengan-teks-desain-grafis.webp\" alt=\"contoh banner persegi dengan teks desain grafis\" class=\"wp-image-3264\" srcset=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/contoh-banner-persegi-dengan-teks-desain-grafis.webp 615w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/contoh-banner-persegi-dengan-teks-desain-grafis-300x300.webp 300w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/contoh-banner-persegi-dengan-teks-desain-grafis-150x150.webp 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 615px) 100vw, 615px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terdapat beberapa anggapan di masyarakat terhadap orang-orang yang berprofesi sebagai desainer grafis, dan mungkin sudah tidak asing di telinga kita.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika dilihat dari sampulnya, masyarakat sepertinya hanya mengetahui sedikit (sangat sedikit) hal-hal yang berkaitan dengan desainer grafis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apalagi profesi ini terlihat menyenangkan ketimbang tampilan lelah fisik ataupun berkeringat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi, apa saja mitos-mitos dari seorang desainer grafis? Berikut daftar mitosnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Desain Grafis itu Mudah, &amp; Cepat<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Masyarakat percaya bahwa pekerjaan desain grafis merupakan pekerjaan yang tidak sulit, mudah, &amp; tidak membutuhkan waktu yang lama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berkali-kali revisi, berpuluh-puluh revisi, atau mungkin ratusan revisi diminta oleh klien dengan alasan yang mereka kira tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Padahal di balik itu, seorang desainer grafis terus berpikir keras bagaimana menciptakan desain yang apik, kreatif dan sesuai dengan kebutuhan klien.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tapi apa mau di kata, sang klien terus-terusan minta revisi sampai kuotanya habis, dan akhirnya kembali lagi ke konsep awal.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Desainer Grafis Selalu Salah, Klien Selalu Benar<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Disadari atau tidak, mitos ini mungkin sudah tertanam di benak sebagian klien. Padahal belum tentu pihak desainer yang salah, kenapa?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena kemungkinan besar dan dapat terjadi adalah karena minimnya komunikasi dan informasi yang diberikan oleh sang klien.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>&#8220;Why always me?&#8221;<\/em><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Desainer Grafis Bisa Semuanya<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apa benar seorang desainer grafis bisa semuanya?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pastinya klien akan menentukan untuk membuat desain begini dan begitu kepada desainer grafis. Dan ya, memang ada desainer grafis yang multi talent.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tapi tidak semuanya, contoh:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak semua desainer grafis ahli dalam fotografi, jadi tolong jangan memberikan persepsi sendiri, sebaiknya tanyakan dulu kepada desainernya langsung.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/kosakata-istilah-desain-grafis\/\">Sudah Tahu Istilah-istilah Desain Grafis Berikut?<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mengapa Desain Grafis Dianggap Murah?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sudah menjadi rahasia umum para desainer grafis, bahwa masyarakat masih kurang memperhatikan karya seni, apalagi dalam bentuk digital (non fisik).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi, berikut ini adalah beberapa alasan desain grafis dianggap murah bahkan dianggap gratis.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Dianggap Mudah Alias Gampang<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika memang mudah ataupun gampang, kenapa seorang klien tidak membuatnya sendiri? Katanya gampang? Tinggal cari di google, klik, unduh, selesai!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Coba lihat gambar ini:<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"240\" height=\"300\" src=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/desain-grafis-dan-desain-logo-logo-dianggap-murah.webp\" alt=\"desain grafis dan desain logo logo dianggap murah\" class=\"wp-image-3265\"\/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pasti Anda yang seorang pekerja seni akan kesal, kami pun begitu! Selain keahlian mendesain, desainer juga dituntut untuk memiliki kreatifitas dan ide yang tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan ide itu mahal, berpikir itu rumit.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Tidak Mengetahui Prosesnya<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak setiap orang mengetahui proses dalam mendesain. Proses tersebut dilalui dengan banyak mengorbankan waktu, kreatifitas, pikiran, hingga uang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contohnya adalah uang yang dikeluarkan dalam mempelajari desain grafis di institusi pendidikan, membeli software desain yang mahal, hingga alat perang (laptop, macbook, dsb).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Dianggap Pekerjaan Sampingan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mungkin masyarakat berpikir bahwa pekerjaan ini adalah pekerjaan sampingan yang semua orang bisa melakukannya sekaligus dengan pekerjaan utama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun kenyataannya, seorang desainer harus berpikir keras bagaimana caranya menemukan ide, bagaimana cara menciptakan karya desain yang unik, berkualitas, dan timeless untuk kliennya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sekali lagi, ide itu mahal dan tidak bisa dilakukan secara bersamaan dengan pekerjaan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saran kami, hargailah waktu dan pikiran (ide) dari seorang desainer. Ingat, <em>&#8220;Hargailah orang lain jika Anda ingin dihargai.&#8221;<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/mengenal-apa-itu-flat-design\/\">Berkenalan dengan Flat Design yang Tidak Membosankan<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>&#8220;Don&#8217;t try to be original; just try to be good.&#8221;<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Jangan mencoba untuk menjadi orisinil; Cobalah menjadi bagus.&#8221;<\/p>\n<cite>Paul Rand<\/cite><\/blockquote>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mungkin ketika kecil Anda mulai menyukai menggambar seperti anime, gunung dan sawah, juga jenis-jenis kendaraan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kini beranjak dewasa Anda semakin menyadari minat dan bakat Anda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bakat dan minat yang dapat membuat Anda bekerja keras tanpa mengeluh.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Desainer grafis bisa saja didasari karena hobi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hobi yang menghasilkan karya juga mendatangkan materi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Itu merupakan suatu anugerah yang indah, yang mungkin tidak dapat dirasakan oleh orang lain.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Desain grafis sangat dinamis, akan selalu ada tren baru di setiap waktu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ingat, ciri khas itu baik, tapi menjadi bagus dan kreatif itu lebih baik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tetaplah update agar karya desain Anda tetap relevan dengan tren yang sedang booming.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Demikian artikel mengenai pengertian desain grafis, prinsip, jenis, contoh, hingga peluang karirnya ini. Apabila ada pertanyaan atau ingin menambahkan, silakan tuliskan pesan Anda di kolom komentar atau hubungi kami di <strong><a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/kontak-kami\/\">halaman kontak ini<\/a><\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan jangan lupa follow Instagram, TikTok, dan Youtube ApriDesain untuk belajar desain grafis bersama-sama ya!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sumber:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/medium.com\/@anahatrawal\/10-basic-principles-of-graphic-design-b74be0dbdb58\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">https:\/\/medium.com\/@anahatrawal\/10-basic-principles-of-graphic-design-b74be0dbdb58<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/99designs.com\/blog\/tips\/types-of-graphic-design\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">https:\/\/99designs.com\/blog\/tips\/types-of-graphic-design\/<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pelajari apa itu desain grafis mulai dari prinsip, jenis, contohn, hingga peluang karir di industri desain grafis secara lengkap di sini.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3274,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-2427","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-desain-grafis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2427","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2427"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2427\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3274"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2427"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2427"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2427"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}