{"id":2361,"date":"2025-08-20T14:00:55","date_gmt":"2025-08-20T14:00:55","guid":{"rendered":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/?p=2361"},"modified":"2026-06-28T03:23:17","modified_gmt":"2026-06-28T03:23:17","slug":"pengertian-brand-guideline","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/pengertian-brand-guideline\/","title":{"rendered":"Definisi Brand Guideline, 3 Contoh, dan Cara Membuatnya"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu elemen penting dalam kesuksesan bisnis adalah brand guideline.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Brand guideline adalah panduan standar untuk mem-<em>build<\/em> (membangun) dan mengidentifikasi sebuah brand.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan branding guidelines, <em>brand<\/em> (merek) Anda akan menjadi lebih tertata sesuai dengan <em>goals<\/em> (tujuan) Anda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ingin tahu pengertian brand guidelines lebih lanjut beserta contoh dan cara membuatnya? <em>Yuk<\/em> baca tulisan ini hingga selesai.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa itu Brand Guidelines?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"798\" src=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/brand-guidelines-logo-pada-Tesla-1024x798.png\" alt=\"brand guidelines logo pada Tesla\" class=\"wp-image-2367\" srcset=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/brand-guidelines-logo-pada-Tesla-1024x798.png 1024w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/brand-guidelines-logo-pada-Tesla-300x234.png 300w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/brand-guidelines-logo-pada-Tesla-768x598.png 768w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/brand-guidelines-logo-pada-Tesla.png 1400w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: medium.com\/teamtimelapse<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Brand guidelines<\/em> (panduan merek) adalah suatu proses memastikan materi komunikasi dan <em>marketing<\/em> (pemasaran) yang dibuat oleh perusahaan dapat mewakili citra brand secara akurat dan konsisten.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Brand guideline terkadang juga disebut sebagai <em>style guide<\/em> (panduan gaya) atau <em>brand guide<\/em> (panduan merek).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apa yang dilakukan oleh brand guideline?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yaitu menata komposisi desain dan tampilan keseluruhan brand sehingga <em>brand awareness<\/em> (kesadaran merek) dapat meningkat di masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/pengertian-grafika\/\"><strong>Mengenal Grafika, Fungsi, dan Contoh Produknya<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pentingkah Brand Guideline untuk Bisnis?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"720\" height=\"360\" src=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/brand-guideline-template.jpg\" alt=\"brand guideline template\" class=\"wp-image-2368\" srcset=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/brand-guideline-template.jpg 720w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/brand-guideline-template-300x150.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: Adobe<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jawaban singkatnya adalah penting.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan membuat dan mengikuti brand guidelines, bisnis Anda akan menjadi lebih mudah dalam menentukan konsep desain, warna, dan <em>font<\/em> saat membuat materi desain maupun konten (artikel, video, dan gambar).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, brand Anda akan tampil lebih konsisten sehingga <em>brand identity<\/em> (identitas merek) Anda semakin jelas dan mudah dipahami oleh masyarakat sekaligus mencegah terjadinya inkonsistensi dan misinterpretasi brand.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di tengah jalan, brand guidelines bisa saja mengalami perubahan atau perbaikan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika dalam perjalannya muncul anomali tertentu, maka Anda bisa melakukan perubahan dan perbaikan untuk meningkatkan <em>awareness<\/em> (kesadaran) masyarakat terhadap brand Anda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/mengenal-jenis-jenis-logo\/\"><strong>Jenis-jenis Logo yang Perlu Diketahui Para Desainer Logo<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Fungsi dan Manfaat Brand Guideline<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"404\" height=\"316\" src=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/manfaat-brand-guidelines.jpg\" alt=\"manfaat brand guidelines\" class=\"wp-image-2369\" srcset=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/manfaat-brand-guidelines.jpg 404w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/manfaat-brand-guidelines-300x235.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 404px) 100vw, 404px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: Behance<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut adalah sejumlah fungsi dan\/atau manfaat dari brand guideline yang sayang untuk Anda lewatkan:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Menjadi Panduan Standar dari Suatu Brand<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di dunia profesional, sepertinya kita harus mempunyai standar atau panduan dasar agar segala sesuatunya berjalan dengan baik, terkontrol, dan dapat dipantau.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Begitu juga dengan <em>brand<\/em>, ia harus memiliki panduan dasar ataupun standar agar perencanaannya, prosesnya, dan <em>goals<\/em>-nya tercapai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hasilnya, setiap orang yang bekerja di perusahaan tersebut (contoh: desainer grafis) akan mematuhi dan mengikuti standar <em>brand guidelines<\/em> tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apapun yang desainer grafis buat, mulai dari banner, <strong><a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/jasa-desain-logo\/\">pembuatan desain logo<\/a><\/strong>, hingga flyer, baik untuk postingan website, blog, Instagram, Facebook, hingga media cetak itu akan terlihat selaras.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apa saja yang selaras?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yaitu <em>font<\/em>, warna, kalimat, hingga <em>style<\/em> desainnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Menguatkan <em>Brand Recognition<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Memiliki warna yang khas dapat meningkatkan <em>brand recognition<\/em> (pengenalan merek) dengan efektif.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Warna merupakan salah satu dari beberapa objek pertama yang diidentifikasi oleh otak kita dari sebuah brand, dan biasanya merupakan hal yang membuat kita tertarik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Memiliki warna atau kombinasi warna serasi yang membuat pesan lebih mudah dibaca bukan hanya menarik secara visual bagi konsumen, namun juga dapat meningkatkan jumlah pembaca sebesar 40%.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Meningkatkan <em>Customer Trust<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Customer trust<\/em> (kepercayaan pelanggan) Anda adalah bagian terpenting dalam meningkatkan transaksi penjualan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tanpa rasa percaya, pelanggan Anda kemungkinan akan meninggalkan produk-produk Anda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anda bisa memanfaatkan media sosial dan <a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/jasa-seo-bekasi\/\"><strong>layanan jasa SEO<\/strong><\/a> untuk meningkatkan customer trust tersebut, dibarengi dengan penerapan brand guidelines yang sudah dibuat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Dapat Meningkatkan Loyalitas<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gunakanlah <em>brand guidelines<\/em> Anda, sehingga bukan hanya kepercayaan pelanggan yang tercipta, tapi juga loyalitas pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika mereka membuka website Anda, mereka melihat warna A dan font B, lalu di media sosial mereka juga melihat yang sama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Nah<\/em>, hal tersebut akan membekas di benak mereka dan membuat <em>brand<\/em> Anda selalu diingat dan mungkin menjadi pikiran pertama ketika mereka ingin membeli produk yang terkait dengan bisnis Anda.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Meningkatkan <em>Revenue<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam studi <a href=\"https:\/\/www.forbes.com\/sites\/forbesbusinesscouncil\/2022\/09\/20\/strategies-to-go-digital-so-your-brand-will-survive\/?sh=69efd1c06776#:~:text=increase%20revenue%20by%20up%20to%2023%25\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\"><em>Forbes<\/em><\/a> menunjukkan bahwa suatu bisnis rata-rata mengalami peningkatan pendapatan sebesar 23% ketika mereka memiliki <em>brand consistency<\/em> (konsistensi merek) di semua <a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/platform\/\"><strong>platform<\/strong><\/a> yang mereka pakai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Inilah salah satu poin penting dari pembuatan dan penerapan <em>brand guidelines<\/em> secara konsisten, <em>show me the money<\/em>!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/beda-typeface-dan-font\/\"><strong>Apa itu Typeface dan Font? Serupa atau Beda?<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Komponen-komponen di dalam Brand Guideline<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/tata-letak-elemen-brand-guideline-1024x683.jpg\" alt=\"tata letak elemen brand guideline\" class=\"wp-image-2370\" srcset=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/tata-letak-elemen-brand-guideline-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/tata-letak-elemen-brand-guideline-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/tata-letak-elemen-brand-guideline-768x512.jpg 768w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/tata-letak-elemen-brand-guideline-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/tata-letak-elemen-brand-guideline.jpg 1600w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: nikkimgroup.com.au<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Brand guidelines tidak lepas dari komponen-komponen pendukung di dalam pembuatannya. Apa saja komponennya? Mari kita cek bersama-sama:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Logo<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Logo adalah wajah dari sebuah <em>brand<\/em>. Apa yang Anda pikirkan ketika melihat logo ini?<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"800\" src=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/logo-ibox-reseller-apple.jpg\" alt=\"logo ibox reseller apple\" class=\"wp-image-2371\" srcset=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/logo-ibox-reseller-apple.jpg 800w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/logo-ibox-reseller-apple-300x300.jpg 300w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/logo-ibox-reseller-apple-150x150.jpg 150w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/logo-ibox-reseller-apple-768x768.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: Centralparkjakarta.com<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Yap<\/em>, itulah pentingnya logo untuk dimasukkan sebagai elemen dari <em>brand guideline<\/em>. Seperti apa panduan ukurannya, kode warnanya, penempatannya, <em>font<\/em>-nya, dsb.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. <em>Typografi<\/em> (Tipografi)<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Panduan standar tata huruf yang perlu Anda dokumentasikan secara menyeluruh. Contohnya dimulai dari:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Jenis font<\/li>\n\n\n\n<li>Ukuran font<\/li>\n\n\n\n<li>Tingkat ketebalan penggunaannya<\/li>\n\n\n\n<li>Hingga warna dari font tersebut<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. <em>Color Palette<\/em> (Palet Warna)<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Buatlah panduan palet warna yang umumnya terdiri dari dua bagian, yaitu <em>primary color<\/em> (warna utama) dan <em>secondary color<\/em> (warna kedua).&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anda juga harus memasukan kode warna untuk masing-masing mode warna, apakah itu <a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/perbedaan-warna-rgb-dan-cmyk\/\"><strong>RGB atau CMYK<\/strong><\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">RGB digunakan untuk keperluan digital, sedangkan CMYK digunakan untuk keperluan cetak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/arti-warna-psikologi\/\"><strong>Arti Warna dan Filosofinya Pada Desain<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. <em>Brand Voice<\/em> atau <em>Brand Tone<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Elemen yang berisi panduan pemilihan kata dan kalimat yang dipakai untuk menyampaikan informasi, pesan, maupun <em>value<\/em> (nilai) dari sebuah brand.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tentukan apakah kata-kata dan kalimatnya kasual atau formal, sesuaikan dengan target audiens bisnis Anda.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. <em>Imagery<\/em> (Pencitraan)<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Komponen <em>brand guidelines<\/em> selanjutnya adalah <em>imagery<\/em>, yang merupakan panduan pencitraan terkait semua hal yang digunakan untuk menyampaikan kesan dan pesan dari sebuah brand.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contoh <em>imagery<\/em> adalah foto, <em>icon<\/em> (ikon), <em>watermark<\/em> (tanda air), <em>clipart<\/em> dan seterusnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Brand Stationery<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Brand stationery merupakan komponen yang berkaitan dengan kartu nama, kop surat, hingga stempel.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ingin mendapatkan <em>impression<\/em> yang positif dari audiens Anda?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cobalah untuk membuat <a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/jasa-desain-kartu-nama\/\"><strong>desain stationery<\/strong><\/a> yang menarik, rapi, dan terkonsep secara profesional.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Style Media Sosial<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagaimana postingan Anda disajikan dan disampaikan ke audiens juga harus memiliki pedoman.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mulai dari ukuran postingan, <em>layout design<\/em>, warna, hingga <em>font<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya di Instagram, pikirkan apakah Anda akan mengunggah postingan jenis <em>carousell<\/em>, postingan tunggal, <em>reels<\/em>, atau bahkan gabungan dari ketiganya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kenapa?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Agar <em>brand recognition<\/em> dan <em>brand awareness<\/em> Anda terus meningkat dan tetap terjaga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/pengertian-fungsi-logo\/\"><strong>Fungsi Logo bagi Perusahaan<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Membuat Brand Guideline<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"226\" src=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/contoh-cara-membuat-brand-guideline.jpg\" alt=\"contoh cara membuat brand guideline\" class=\"wp-image-2372\" srcset=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/contoh-cara-membuat-brand-guideline.jpg 600w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/contoh-cara-membuat-brand-guideline-300x113.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: Shutterstock<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Disclaimer<\/em>, cara membuat brand guideline ini bisa jadi berbeda tergantung pada pendekatan dan tujuannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun dalam panduan ini, Anda akan mempelajari cara membuatnya secara umum. Kita mulai dari langkah yang pertama:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. <em>Brainstorming<\/em> untuk Menggali Ide dan Mencari Inspirasi<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kumpulkan semua gagasan atau ide yang Anda dan rekan-rekan Anda miliki, baiknya tentukan waktu yang luang dan bertahap agar proses ini terlaksana dengan baik juga tepat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan jangan lupa untuk melakukan riset dan mencari inspirasi secara <em>online<\/em> maupun <em>offline<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Secara online Anda bisa mengunjungi website Behance untuk mendapatkan ide-ide desain tersebut, sedangkan secara offline Anda bisa mengunjungi <em>store<\/em> kompetitor atau bisnis yang serupa dengan Anda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tuangkan semua gagasan Anda di dalam satu catatan agar semuanya terangkum dan pada akhirnya bisa Anda pilih mana yang paling sesuai dan pas untuk <em>brand guidelines<\/em> bisnis Anda.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Memilih dan Menentukan Elemen Penting untuk Brand Guideline<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah ide sudah didapat, sekarang saatnya untuk memilih elemen yang perlu dimasukkan ke dalam <em>brand guideline<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Satu yang tidak boleh Anda lewatkan adalah logo, karena seperti yang sudah dijelaskan di atas logo adalah wajah dari sebuah brand.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemudian pilih elemen-elemen lainnya seperti <a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/font\/\"><strong>jenis font<\/strong><\/a>, warna, hingga <em>imagery<\/em> lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Membuat Pedoman untuk Masing-masing Produk dan Elemen<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Katakanlah perusahaan Anda memiliki beberapa produk.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oleh karena itu, masing-masing produk tersebut perlu Anda buatkan panduan mereknya secara menyeluruh.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika produk A diperuntukkan untuk remaja, maka buatlah panduan merek yang merepresentasikan target pelanggan Anda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contoh: Pemilihan warna yang <em>playfull<\/em>, pemilihan kata-kata yang terkesan akrab, dsb.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika produk B ditargetkan kepada lansia, maka buatlah panduan merek yang mendukung mereka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contoh: Pemilihan warna yang <em>calm<\/em> (tenang), <em>mature<\/em> (dewasa), pemilihan kalimat yang formal, dan seterusnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Membuat Outline Brand Guideline<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terakhir apabila tahap-tahap sebelumnya sudah dilakukan adalah memulai membuat <em>outline<\/em>-nya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anda bisa menggunakan <em>tools design<\/em> seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Adobe Creative Cloud<\/li>\n\n\n\n<li>Inkscape<\/li>\n\n\n\n<li>Gimp<\/li>\n\n\n\n<li>Figma<\/li>\n\n\n\n<li>Hingga Canva<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika Anda bukan bagian desain, maka perintahkan staff desain Anda untuk mengerjakannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagaimana Jika Anda tidak punya tim desain?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jangan khawatir, Anda bisa menggunakan layanan <a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/\"><strong>jasa branding di ApriDesain<\/strong><\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/perbedaan-vektor-bitmap\/\"><strong>Mengenal Vektor dan Bitmap Serta Perbedaannya<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Contoh Brand Guideline<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/contoh-brand-guideline-Volition-1024x576.jpg\" alt=\"contoh brand guideline Volition\" class=\"wp-image-2373\" srcset=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/contoh-brand-guideline-Volition-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/contoh-brand-guideline-Volition-300x169.jpg 300w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/contoh-brand-guideline-Volition-768x432.jpg 768w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/contoh-brand-guideline-Volition.jpg 1500w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: bluetifuldesign.com<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah mempelajari pengertian brand guidelines, fungsi, dan komponen-komponennya, tidak lengkap rasanya jika tidak disertai dengan contohnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut adalah contoh brand guidelines dari brand-brand ternama yang bisa Anda jadikan inspirasi:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Vans<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut adalah contoh brand guidelines dari sisi logo untuk perusahaan fashion ternama yaitu Vans.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"512\" height=\"326\" src=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/contoh-brand-guideline-Vans.png\" alt=\"contoh brand guideline Vans\" class=\"wp-image-2374\" srcset=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/contoh-brand-guideline-Vans.png 512w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/contoh-brand-guideline-Vans-300x191.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 512px) 100vw, 512px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: manypixels.co<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Apple<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak lengkap rasanya tanpa memasukkan perusahaan teknologi ternama di dunia ini.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"477\" height=\"512\" src=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/contoh-brand-guideline-Apple.png\" alt=\"contoh brand guideline Apple\" class=\"wp-image-2375\" srcset=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/contoh-brand-guideline-Apple.png 477w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/contoh-brand-guideline-Apple-279x300.png 279w\" sizes=\"auto, (max-width: 477px) 100vw, 477px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: manypixels.co<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Firefox<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Last but not least<\/em>, ada pedoman merek dari Firefox yang cukup apik dan bagus untuk ditampilkan.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"512\" height=\"311\" src=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/contoh-brand-guideline-Firefox.png\" alt=\"contoh brand guideline Firefox\" class=\"wp-image-2376\" srcset=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/contoh-brand-guideline-Firefox.png 512w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/contoh-brand-guideline-Firefox-300x182.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 512px) 100vw, 512px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: manypixels.co<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Demikian artikel mengenai pengertian brand guideline, contoh, dan cara membuatnya ini. Apabila ada pertanyaan atau ingin menambahkan, silakan tuliskan pesan Anda di kolom komentar atau hubungi kami di <a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/kontak-kami\/\"><strong>halaman kontak ini<\/strong><\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Punya brand restoran dan ingin memiliki logo? Kunjungi halaman <strong><a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/desain-logo-restoran\/\">jasa desain logo restoran (rumah makan)<\/a><\/strong> ini, dan dapatkan mini audit serta konsultasi gratis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Referensi:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/niice.co\/glossary\/brand-guidelines\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">https:\/\/niice.co\/glossary\/brand-guidelines<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.adobe.com\/express\/learn\/blog\/why-you-need-brand-guidelines\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">https:\/\/www.adobe.com\/express\/learn\/blog\/why-you-need-brand-guidelines<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.manypixels.co\/blog\/brand-design\/brand-guides\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">https:\/\/www.manypixels.co\/blog\/brand-design\/brand-guides<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Brand guidelines memiliki peran penting dalam perjalanan bisnis. Pelajari apa itu brand guideline selengkapnya di artikel ini!<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2366,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-2361","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-desain-grafis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2361","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2361"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2361\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3868,"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2361\/revisions\/3868"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2366"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2361"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2361"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2361"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}