{"id":2154,"date":"2026-06-10T04:33:35","date_gmt":"2026-06-10T04:33:35","guid":{"rendered":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/?p=2154"},"modified":"2026-06-10T04:36:07","modified_gmt":"2026-06-10T04:36:07","slug":"pengertian-foto-landscape-foto-portrait","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/pengertian-foto-landscape-foto-portrait\/","title":{"rendered":"Definisi Foto Landscape, Portrait, serta 6 Perbedaannya"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketahui pengertian foto <em>landscape<\/em> (lanskap) dan foto <em>portrait<\/em> (potret) dilengkapi dengan penjelasan perbedaan di antara <em>landscape<\/em> dengan foto berorientasi potret.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/software-desain-alternatif-adobe\/\"><strong>Software Desain Alternatif Adobe Family ini Gratis Lho!<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu Foto Landscape?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam penulisan bahasa Indonesia, <em>landscape<\/em> ditulis <a href=\"https:\/\/kbbi.kemendikdasmen.go.id\/entri\/lanskap\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">lanskap<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Foto <em>landscape<\/em> adalah suatu metode pengambilan gambar foto yang dilakukan dalam posisi horizontal, artinya tampilan foto terlihat melebar atau memanjang ke samping daripada tingginya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Horizontal merupakan posisi yang bisa teman-teman mengerti dengan melihat gambar objek di bawah ini:<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"680\" height=\"312\" src=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/bentuk-landscape.jpg\" alt=\"bentuk landscape\" class=\"wp-image-2157\" srcset=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/bentuk-landscape.jpg 680w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/bentuk-landscape-300x138.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 680px) 100vw, 680px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Ilustrasi orientasi horizontal via Splashmath.com<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Foto <em>landscape<\/em> ini umumnya digunakan untuk pengambilan gambar pemandangan alam, atau bisa juga untuk gambar kumpulan orang yang berdiri ke samping seperti pemain sepak bola sebelum pertandingan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Landscape<\/em> juga menjadi sebuah <em>genre<\/em> yang berarti objek pemandangan yang luas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia juga memiliki sejumlah kategori yang mungkin di antara kita belum mengetahuinya, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Representasi<\/strong>: Yaitu merepresentasikan atau menampilkan pemandangan (foto) secara alami dan realistis.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Impresi<\/strong>: Adalah menciptakan <em>mood<\/em> dari sebuah gambar agar menjadi lebih bermakna, menciptakan persepsi bagi para audiens yang berbeda-beda karena sifatnya yang subjektif.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Abstrak<\/strong>: Yakni memperlihatkan bagian-bagian pemandangan alam yang membentuk sebuah pola, namun tentunya tidak terbatas pada pemandangan atau panorama alam saja.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/kosakata-istilah-desain-grafis\/\"><strong>Sudah Tahu Istilah-istilah Desain Grafis Berikut ini?<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu Foto Portrait?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Foto <em>portrait<\/em> adalah sebuah metode pengambilan gambar berorientasi vertikal (garis tegak lurus ke bawah).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sederhananya, <em>portrait<\/em> merupakan lawan dari <em>landscape<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di Indonesia, kata <em>portrait<\/em> lebih familiar disebut dengan kata potret.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika Anda pergi ke studio foto, lalu melakukan pemotretan foto KTP, hasil foto itulah yang disebut foto portrait.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Itu artinya, posisi foto portrait akan terlihat lebih tinggi dibanding dengan lebarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk memudahkan teman-teman dalam memahami posisi vertikal, teman-teman bisa lihat gambar di bawah ini:<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"680\" height=\"312\" src=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/bentuk-vertikal.jpg\" alt=\"bentuk vertikal\" class=\"wp-image-2158\" srcset=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/bentuk-vertikal.jpg 680w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/bentuk-vertikal-300x138.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 680px) 100vw, 680px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Ilustrasi orientasi vertikal via Splashmath.com<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/portofolio-desain-grafis\/\">Contoh Portofolio Desain Grafis<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Perbedaan Foto Landscape dengan Foto Portrait<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"400\" height=\"230\" src=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/perbedaan-foto-landscape-dan-foto-portrait.png\" alt=\"perbedaan foto landscape dan foto portrait\" class=\"wp-image-2159\" srcset=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/perbedaan-foto-landscape-dan-foto-portrait.png 400w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/perbedaan-foto-landscape-dan-foto-portrait-300x173.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 400px) 100vw, 400px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Portrait vs Landscape via Grafrica.com.ng<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari penjelasan yang sudah dituliskan di atas, seharusnya kita sudah mengetahui perbedaan mendasar dari <em>landscape<\/em> dan <em>portrait<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan untuk semakin memudahkan Anda, silahkan lihat poin-poin perbedaan foto <em>landscape<\/em> dan <em>portrait<\/em> di bawah ini:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Perbedaan Secara Definisi<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika foto <em>landscape<\/em> artinya foto yang tampil lebih lebar daripada tingginya, maka foto <em>portrai<\/em>t tampil lebih tinggi daripada lebarnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Perbedaan Secara Komposisi<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apabila kita melihat dari sisi komposisi, foto <em>landscape<\/em> dan <em>portrait<\/em> tampak jelas perbedaannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Foto <em>portrait<\/em> lebih banyak mengambil fokus terhadap subjek yang diambil, sedangkan bagian latar belakangnya sedikit, minim, atau bahkan blur.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara <em>landscape<\/em> lebih terfokus pada semua area dan detail yang ditangkap hingga ke area latar belakang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Perbedaan pada Empty Space (Ruang Kosong)<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Foto <em>landscape<\/em> memiliki ruang kosong di latar belakang, bisa dikatakan sangat luas. Sementara foto <em>portrait<\/em> tampak lebih fokus dan padat pada subjek diambil.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Perbedaan Secara Fokus<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Foto <em>portrai<\/em>t hanya mengambil bagian tertentu saja, misalnya wajah, tubuh, gedung tertentu. Lalu untuk foto <em>landscape<\/em> lebih luas dan merata pada area foto yang diambil.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Perbedaan Secara Orientasi<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Orientasi dari foto <em>landscape<\/em> adalah horisontal, sedangkan foto <em>portrait<\/em> berorientasi vertikal.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Perbedaan pada Penggunaan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Foto <em>landscape<\/em> digunakan untuk area objek foto yang luas, kumpulan orang yang berdiri menyamping. Sedangkan foto <em>portrait<\/em> digunakan untuk memfoto satu objek tunggal atau objek yang tinggi seperti bangunan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong> <strong><a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/daftar-software-desain-grafis\/\">Aplikasi Desain Grafis Terbaik dan Ada Versi Gratisnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kesimpulannya, jika Anda melihat foto yang orientasinya lebih lebar daripada tingginya, itulah foto <em>landscape<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan, apabila teman-teman melihat orientasi fotonya lebih tinggi daripada lebarnya, maka itulah foto <em>portrait<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Demikianlah tulisan tentang pengertian dan perbedaan foto <em>landscape<\/em> dan foto <em>portrait<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semoga mudah dipahami dan bermanfaat ya!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apabila ada pertanyaan atau ingin menambahkan, silakan tulis pesan Anda di kolom komentar, atau jika Anda ingin bekerja sama maupun menjadi sponsor, <strong><a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/kontak-kami\/\">hubungi kami di sini<\/a><\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan klik <strong><a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/\">halaman jasa desain grafis profesional<\/a><\/strong> ini jika Anda membutuhkan layanan desain grafis yang bergaransi dan berpengalaman.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketahui pengertian foto landscape dan foto portrait dilengkapi dengan penjelasan perbedaan di antara keduanya.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2156,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-2154","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-desain-grafis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2154","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2154"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2154\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3811,"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2154\/revisions\/3811"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2156"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2154"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2154"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2154"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}