{"id":1893,"date":"2025-07-28T11:29:27","date_gmt":"2025-07-28T11:29:27","guid":{"rendered":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/?p=1893"},"modified":"2026-06-12T07:05:20","modified_gmt":"2026-06-12T07:05:20","slug":"perbedaan-ppi-dan-dpi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/perbedaan-ppi-dan-dpi\/","title":{"rendered":"Inilah Perbedaan PPI dan DPI, Lengkap dengan LPI"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai seorang desainer grafis, apakah teman-teman sudah mengetahui perbedaan PPI dan DPI beserta LPI?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika belum, mungkin Anda sedang bingung, apa sih pengertian dari ketiga hal tersebut? Apa saja perbedaannya? Dan untuk keperluan desain seperti apa?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketiga hal di atas merupakan penyebutan yang digunakan untuk mengetahui resolusi dari sebuah gambar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di artikel ini, teman-teman akan disuguhi informasi lengkap mengenai perbedaan PPI dan DPI beserta LPI.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi jangan sampai ada yang terlewat, baca tulisan ini sampai akhir supaya Anda bisa memahami istilah DPI, PPI, dan LPI secara mendalam.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Memahami Resolusi Gambar<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"2048\" height=\"1536\" src=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/contoh-resolusi-layar.png\" alt=\"contoh resolusi layar\" class=\"wp-image-1896\" style=\"width:600px\" srcset=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/contoh-resolusi-layar.png 2048w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/contoh-resolusi-layar-300x225.png 300w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/contoh-resolusi-layar-1024x768.png 1024w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/contoh-resolusi-layar-768x576.png 768w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/contoh-resolusi-layar-1536x1152.png 1536w\" sizes=\"auto, (max-width: 2048px) 100vw, 2048px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Contoh Resolusi Layar. Sumber: mirimstudent25<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apa itu resolusi gambar?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/guides.lib.umich.edu\/c.php?g=282942&amp;p=1885350\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><em>Resolusi<\/em><\/a> biasanya mengacu kepada jumlah pixel pada sebuah gambar. Resolusi terkadang diidentifikasi dengan lebar dan tinggi gambar serta jumlah total pixel pada gambar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai contoh, gambar dengan lebar 2048 piksel dan tinggi 1536 piksel (2048 x 1536) mengandung (dikalikan) 3.145.728 piksel (atau 3,1 Megapiksel).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baik, sekarang kita lanjut ke pengertian sekaligus perbedaan PPI dan DPI, hingga LPI.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/format-gambar\/\">Mengenal Format Gambar dan Jenis-jenisnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa itu PPI?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/monsterspost.com\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/ppi1.jpg\" alt=\"piksel per inci\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Pixel per Inci. Sumber: dslrphotographytutorials<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengertian PPI adalah singkatan dari <em>Pixel Per Inch<\/em>, merupakan satu pixel pada sebuah gambar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bisa juga sebagai jumlah pixel di dalam suatu gambar digital ataupun desain yang dibuat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oleh karena itu, PPI menjadi acuan satuan resolusi yang didasari jumlah pixel pada setiap inci gambar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penggunaan PPI biasanya akan sering kita temukan di aplikasi atau <em>software<\/em> (perangkat lunak) <em>image manipulation<\/em> berbasis raster atau bitmap seperti Adobe Photoshop dan GIMP.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di Adobe Photoshop sendiri, ukuran default nya ialah sebesar 72 PPI. Semakin besar ukuran PPI maka semakin besar pula ukuran dan tingkat ketajaman gambarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/perbedaan-vektor-bitmap\/\"><strong>Vektor vs Bitmap, Ketahui Lebih Lanjut Pengertian dan Perbedaannya<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa itu DPI?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.bigacrylic.com\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/Screen-Shot-2017-06-17-at-3.05.23-PM.png\" alt=\"dot per inci\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Dot per inci. Sumber: bigacrylic<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selanjutnya ada DPI, apa itu DPI dalam desain grafis?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">DPI adalah singkatan dari <em>Dot Per Inch<\/em> yang mana merupakan total <em>dot<\/em> (titik) tinta setiap inci yang dibuat oleh mesin cetak seperti printer.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Maka dari itu software berbasis vektor seperti Adobe Illustrator dan Inkscape menggunakan satuan DPI untuk setiap <em>artwork <\/em>nya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kenapa?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena umumnya software tersebut digunakan untuk mendesain gambar untuk keperluan cetak offset.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari penjelasan di atas, maka terlihat jelaslah perbedaan PPI dan DPI.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Satuan resolusi PPI dipergunakan untuk gambar digital, sedangkan satuan resolusi DPI digunakan untuk desain atau gambar yang ingin dicetak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Standar ukuran resolusi DPI ialah 72 (<em>default<\/em>) Adobe Illustrator, Anda juga bisa coba ukuran 150 DPI untuk mencetak majalah hingga buku.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baiknya ukuran resolusi DPI disesuaikan dengan ukuran file yang akan dicetak nanti.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contohnya jika teman-teman mau mencetak banner <em>billboard<\/em>, maka Anda bisa menggunakan ukuran 72 DPI atau 90 DPI, karena audiens akan melihat desainnya dari jauh bukan dari dekat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/desain-grafis\/\"><strong>Memahami Apa itu Pengertian Desain Grafis<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa itu LPI?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/encrypted-tbn0.gstatic.com\/images?q=tbn:ANd9GcTbd9YVEpMSUeLAtB9MUsXecsfqdS5Ku-oEug&amp;s\" alt=\"Lines per inch\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Lines per inch. Sumber: facweb.cs.depaul.edu<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terakhir ada LPI, apa itu LPI? Pengertian LPI adalah singkatan dari <em>Lines Per Inch<\/em> (garis per inci).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">LPI merupakan sebuah satuan yang didasarkan oleh banyaknya <em>lines<\/em> (garis-garis) pada setiap inci gambar desain.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Secara umum LPI ini merupakan satuan untuk pengukuran resolusi cetak offset (<em>Printing<\/em>). Semakin tinggi LPI maka akan semakin tinggi pula detail dan ketajaman gambar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Teman-teman bisa pakai LPI untuk mendesain majalah hingga koran yang akan dicetak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/design-thinking\/\">Mengenal Design Thinking, Tahapan, dan Penerapannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Perbedaan PPI dan DPI<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nah, jika Anda telah membaca pengertian masing-masing jenis satuan resolusi, seharusnya Anda sudah tahu inti dari perbedaan antara DPI dan PPI.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">PPI (<em>Pixel per Inch<\/em>) digunakan untuk membuat desain atau gambar yang akan ditampilkan secara digital seperti untuk website, aplikasi, maupun media sosial.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sedangkan DPI (<em>Dot per Inch<\/em>) dipakai untuk membuat desain atau gambar yang nantinya akan dicetak di percetakan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut <a href=\"https:\/\/vimm.com\/dpi-vs-pixels\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\"><em>Shayla Johnson<\/em><\/a> satuan PPI sendiri memiliki ukuran 4 kali lebih kecil ketimbang satuan DPI.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagaimana? Apa sudah mengerti tentang perbedaan PPI dan DPI?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika belum, begini jawaban sederhananya:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apabila teman-teman mau mencetak gambar, pakailah satuan resolusi DPI. Dan jika ingin menampilkan gambar pada situs web (keperluan digital), maka pakailah satuan resolusi PPI.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/perbedaan-logotype-dan-logogram-logomark\/\"><strong>Tidak Sama! Inilah Perbedaan Logotype dan Logogram (Logomark)<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Pertanyaan yang Sering diajukan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">300 PPI itu berapa DPI?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jawabannya adalah 300 DPI.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">1 DPI itu berapa PPI?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jawabannya 1 PPI.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">300 DPI itu berapa Pixel?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jawabannya adalah 118.11 PPI.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apakah semakin tinggi DPI semakin bagus?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jawabannya, belum tentu, ini kembali lagi kepada tujuan dari pembuatan desain atau gambar yang teman-teman inginkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baik, sampai di sini, itulah ulasan lengkap seputar pengertian dan perbedaan PPI dan DPI beserta LPI, semoga bermanfaat dan bisa Anda pahami secara mudah ya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jangan lupa untuk bagikan artikel ini ke teman-teman Anda bila dirasa artikel ini bermanfaat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apabila ada pertanyaan atau ingin menambahkan, silakan tuliskan pesan Anda di kolom komentar atau hubungi kami di <strong><a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/kontak-kami\/\">halaman kontak ini<\/a><\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sumber:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/web.printingcenterusa.com\/blog\/7-faq-about-resolution\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">https:\/\/web.printingcenterusa.com\/blog\/7-faq-about-resolution<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"http:\/\/www.endmemo.com\/sconvert\/dpippi.php#:~:text=dpi%E2%86%94ppi%201%20dpi%20%3D%201%20ppi\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">http:\/\/www.endmemo.com\/sconvert\/dpippi.php#:~:text=dpi%E2%86%94ppi%201%20dpi%20%3D%201%20ppi<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/medium.com\/@onlinelogomaker\/what-is-the-difference-between-dpi-ppi-resolution-and-image-size-b42328e7ed22#:~:text=300DPI%20for%20example%2C%20equals%20118.11%20PPI.\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">https:\/\/medium.com\/@onlinelogomaker\/what-is-the-difference-between-dpi-ppi-resolution-and-image-size-b42328e7ed22#:~:text=300DPI%20for%20example%2C%20equals%20118.11%20PPI.<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebagai seorang desainer grafis Anda harus tahu perbedaan PPI dan DPI beserta LPI. Yuk kenali pengertian dan perbedaannya secara lengkap!<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1895,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-1893","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-desain-grafis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1893","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1893"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1893\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3818,"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1893\/revisions\/3818"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1895"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1893"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1893"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1893"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}