{"id":1588,"date":"2026-06-08T03:37:38","date_gmt":"2026-06-08T03:37:38","guid":{"rendered":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/?p=1588"},"modified":"2026-06-08T04:10:18","modified_gmt":"2026-06-08T04:10:18","slug":"pengertian-backlink","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/pengertian-backlink\/","title":{"rendered":"Pengertian Backlink, Cara Akuisisi, dan 2 Jenisnya bagi Website"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu strategi Search Engine Optimization (SEO) adalah SEO <em>off-page<\/em>, yaitu dengan cara akuisisi backlink yang relevan dan berkualitas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lalu, apa itu <em>backlink<\/em> (tautan balik), apa saja jenisnya? Berikut penjelasan selengkapnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/belajar-seo\/\" class=\"rank-math-link\">Belajar SEO untuk Pemula<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu Backlink?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Inbound link<\/em> atau <em>backlink<\/em> adalah sebuah atau beberapa <em>link<\/em> (tautan) dari luar domain Anda yang mengarah ke suatu halaman pada domain Anda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika sebuah <em>website<\/em> (contoh: abc.com) meletakkan <em>link<\/em> ke domain atau <em>website<\/em> Anda di halaman web atau artikel mereka, itulah yang namanya <em>backlink<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi teman-teman, <em>link<\/em> ini disebut <em>link<\/em> masuk atau <em>inbound link<\/em> atau bisa juga disebut <em>referral domain<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sedangkan bagi situ abc.com, itu disebut <em>outbound link<\/em> (link keluar) atau eksternal link.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Fungsi dan Manfaat Backlink<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Backlink merupakan bagian dari fundamental SEO dan cukup penting untuk SEO <em>campaign<\/em> yang akan atau sedang Anda jalankan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tautan balik bisa kita simpulkan sebagai sebuah <em>voting<\/em> yang datang dari situs ke situs lain.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semakin banyak <em>voting<\/em> relevan yang Anda dapatkan, maka semakin bagus juga situs web Anda di mata <em>search engine<\/em> (mesin pencari).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Atau bisa dikatakan, <em>backlink<\/em> merupakan sinyal ke mesin pencari bahwa orang lain &#8220;mengakui&#8221; jika konten Anda itu memiliki <em>value<\/em> (nilai) dan bermanfaat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika banyak situs web yang memberikan <em>referral link<\/em> yang relevan, maka <em>search engine<\/em> bisa membuat kesimpulan bahwa konten Anda layak muncul di peringkat teratas SERP (Search Engine Results Page).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi kesimpulannya, mendapatkan <em>backlink<\/em> akan berdampak positif pada posisi <em>ranking<\/em> situs atau visibilitas pencarian <em>website<\/em> Anda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sudah pernah dengar tentang DA, PA, UR, DR?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meskipun tidak semua, metrik di atas itu dihitung berdasarkan jumlah <em>inbound link<\/em> yang di dapat dari sebuah <em>website<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/perbedaan-seo-sem-sea\/\" class=\"rank-math-link\">Perbedaan SEO, SEM, SEA<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apakah Backlink Memiliki Jenis\/Tipe?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika kita berbicara <em>backlink<\/em>, maka hanya akan ada dua jenis atau tipe, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>DoFollow<\/li>\n\n\n\n<li>NoFollow<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seorang pengunjung <em>website<\/em> tidak dapat melihat perbedaan antara <em>backlink<\/em> DoFollow dan Nofollow, karena perbedaanya terletak pada tag HTML di kode sumbernya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan adanya tag DoFollow dan NoFollow HTML pada kode sumber, maka Google dapat memutuskan apakah <em>link<\/em> tersebut harus dirayapi atau tidak.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Apa Bedanya DoFollow dan NoFollow?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Backlink<\/em> DoFollow artinya <em>link<\/em> yang mengarah ke suatu halaman web akan dirayapi dan akan terhitung sebagai &#8220;vote&#8221;.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, untuk <em>link<\/em> NoFollow artinya <em>link<\/em> yang diarahkan ke sebuah halaman tidak akan dirayapi oleh Googlebot dan tidak terhitung sebagai &#8220;vote&#8221;.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Contoh Backlink<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seperti yang sudah dijelaskan di atas, jika situs abc.com meletakkan tautan yang mengarah ke domain <em>website<\/em> lain, itu adalah <em>backlink<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Begini, apa Anda tahu <em>anchor text<\/em>? Sebuah teks yang dapat diklik kemudian menuju page atau <em>website<\/em> tertentu?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nah <em>inbound link<\/em> itu pada prinsipnya sama, sebuah teks yang dapat diklik, hanya saja yang membedakan adalah dari mana dan kemana <em>link<\/em> itu mengalir.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk memudahkan teman-teman, silakan lihat gambar berikut ini:<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image is-resized\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"500\" height=\"270\" src=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/contoh-backlink.png\" alt=\"contoh backlink\" class=\"wp-image-1591\" srcset=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/contoh-backlink.png 500w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/contoh-backlink-300x162.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Contoh Backlink<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/apa-itu-anchor-text\/\" class=\"rank-math-link\">Apa itu Anchor Text? 6 Jenis &amp; Cara Membuatnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Akuisisi Backlink tanpa Spam<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Membuat <em>backlink<\/em> itu gampang-gampang susah, tapi kembali ke pernyataan di atas bahwa tautan balik merupakan &#8220;vote&#8221; dari sebuah situs ke situs lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Secara logika bagaimana mungkin kita mem-<em>voting<\/em> diri kita sendiri atau situs web milik sendiri?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bukannya malah tidak masuk akal?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi saran kami biarkanlah <em>backlink<\/em> ini didapat secara alami, natural, tanpa dibuat-buat, tanpa disengaja, apalagi sampai spam komentar di <em>website<\/em> yang sudah tidak terurus.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tapi jika Anda memaksa, ApriDesain akan memberikan solusi cara mendapatkan <em>backlink<\/em> yang alami dan berkualitas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut langkah-langkahnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Menjadi Website Sumber Informasi Berdasarkan Data<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lupakan cara lama yang spam di kolom komentar blog orang lain. Tapi buatlah suatu referensi informasi berdasarkan data yang teman-teman dapat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contohnya, jika situs Anda tentang lowongan kerja, maka Anda bisa membuat konten infografik tentang informasi data gaji karyawan di Jakarta, Bekasi, Depok, Tangerang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemudian publikasikan <a class=\"rank-math-link\" href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/harga-desain-infografis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>desain infografik<\/strong><\/a> tersebut ke <em>website<\/em> Anda, sosial media, hingga ke platform lainnnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Memang tidak menjamin akan mendapatkan tautan balik, tapi setidaknya dari sekian peluang yang dibuat, Anda bisa mendapatkan <em>backlink<\/em> sekitar 1-10%.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan jangan lupakan <em>brand mention<\/em>, meskipun tidak ada <em>vote link<\/em> di sana, tetapi <em>brand mention<\/em> membuat <em>brand<\/em> (merek) Anda dilihat dan dibaca oleh lebih banyak orang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Membuat Konten &#8220;Skyscraper&#8221;<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Konten Skyscraper adalah teknik pemasaran konten yang melibatkan pencarian topik yang mampu berkinerja dengan baik di mesin pencari dan media sosial.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Teknik ini bisa dilakukan dengan membuat konten yang super lengkap dari A sampai Z.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak selalu tentang konten dalam format teks, tetapi juga ditambahkan media kaya seperti foto, gambar, infografik lengkap, audio, hingga video.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Intinya Anda membuat konten yang super lengkap dari yang dibuat oleh kompetitor.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai contoh, jika kompetitor membuat konten &#8220;Arti Warna Putih&#8221;, maka Anda bisa membuat konten artikel &#8220;Arti warna putih, hitam, biru, hijau, hingga seluruh warna&#8221;.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pertanyaanya, apakah menjamin dapat tautan balik 100%?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tentu saja tidak, tapi sekali lagi, <strong>dari sekian umpan yang Anda lempar ke danau setidaknya Anda akan mendapatkan 1-10% ikan di sana<\/strong>, ini analogi sederhananya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Temukan Dead Link atau Sumber yang Kedaluwarsa<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak ada yang mudah dan santai, dan cara yang satu ini juga perlu <em>effort<\/em> bagi teman-teman.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anda bisa menggunakan bantual <em>tool<\/em> SEO seperti Semrush atau Ahrefs untuk memudahkannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Langkah-langkahnya antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Cari tautan yang rusak di situs yang relevan dengan situs Anda.<\/li>\n\n\n\n<li>Buat konten pengganti yang lebih berkualitas.<\/li>\n\n\n\n<li>Hubungi pemilik situs.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selanjutnya, tawarkan kepada mereka jika konten Anda bisa menjadi alternatif sumber yang kredibel untuk <em>link<\/em> yang rusak tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Membuat Analisis, Survey, atau Hasil Penelitian<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anda kenal Revou? Revou adalah layanan pembelajaran <em>online<\/em> yang berkembang cukup signifikan di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mereka berhasil mendapatkan tautan balik dan <em>brand mention<\/em> dengan cara membuat analisis\/penelitian tentang situs universitas paling populer di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anda bisa cari di Google &#8220;Ranking Universitas di Indonesia Dengan Website &amp; Media Sosial Terbaik&#8221; untuk cek langsung apa yang telah mereka kerjakan dan apa yang mereka dapatkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari hasil penelitian tersebut, Revou berhasil mendapatkan <em>brand mention<\/em> dari media-media besar tanah air mulai dari Liputan6, Kompas, hingga Detik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Lakukan Guest Posting<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cara selanjutnya adalah dengan melakukan <em>guest posting<\/em>, yaitu membuat tulisan sebagai penulis tamu di situs yang kredibel dan relevan dengan topik situs Anda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kuncinya dalam membuat <em>guest posting<\/em> adalah dengan menulis artikel berkualitas tinggi di situs web orang lain, sehingga Anda bisa menyisipkan tautan balik menuju situs Anda sendiri secara natural dan tidak spam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/praktik-seo-buruk-peringkat-tinggi\/\" class=\"rank-math-link\">Kenapa Situs dengan Praktik SEO Buruk Dapat Peringkat Tinggi?<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu Backlink PBN (Private Blog Network)?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Masih asing dengan <em>backlink<\/em> PBN?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Private Blog Network, disingkat PBN adalah kumpulan <em>website<\/em> atau blog yang dibuat, digunakan, dan dikelola untuk keperluan <em>link chain<\/em> (rantai tautan) dengan tier atau strata yang bertingkat-tingkat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Biasanya para bloger atau praktisi SEO Gray\/Black Hat melakukan teknik ini untuk dapat mengakuisisi tautan balik sebanyak mungkin, terkesan berkualitas tanpa perlu khawatir skor spam dari <em>googlebot<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meskipun potensi hukuman penalti dari Google tetap ada dan tinggi, karena kita tahu Google itu semakin hari semakin cerdas dan terus memperbaiki diri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk memudahkan, kami akan memberikan contoh melalui gambar infografik di bawah:<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image is-resized\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"500\" height=\"270\" src=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/contoh-pbn-backlink.png\" alt=\"contoh pbn\" class=\"wp-image-1594\" srcset=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/contoh-pbn-backlink.png 500w, https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/contoh-pbn-backlink-300x162.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Contoh PBN<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tier Backlink<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pembuatan <em>tier link<\/em> adalah tentang membuat tautan masuk untuk <em>website<\/em> yang Anda kelola.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tujuan utamanya untuk meningkatkan jumlah <em>link juice<\/em> yang diteruskan dari profil <em>backlink<\/em> ke situs web utama Anda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Biasanya cara ini dipakai ketika Anda menggunakan jasa PBN atau membuat situs web PBN sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pembuatan <em>tier link<\/em> (tautan berjenjang) merupakan praktik Gray Hat SEO yang paling &#8220;baik&#8221;, tapi tetap saja terdapat risiko di dalam penerapannya:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Estimasi biaya yang bisa membengkak<\/li>\n\n\n\n<li>Risiko penalti Google tetap ada<\/li>\n\n\n\n<li>Kerugian di masa depan (contohnya: penalti, <em>sandbox<\/em>, dll)<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/instagram-bisnis-vs-personal\/\" class=\"rank-math-link\">Beda Instagram Bisnis vs Instagram Biasa<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Backlink Youtube<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Backlink<\/em> Youtube ini sedikit membingungkan bagi kami, sebenarnya apa yang dimaksud?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apakah <em>link<\/em> dari Youtube ke website, atau dari <em>website<\/em> ke channel Youtube atau <em>link<\/em> video Youtube?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tapi setelah melakukan sedikit analisis di Internet, ternyata <em>backlink<\/em> Youtube maksudnya adalah meletakkan <em>link<\/em> website di channel Youtube.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lalu bagaimana caranya melakukannya?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Caranya cukup mudah, Anda bisa ikuti langkah-langkah di bawah ini:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Buat akun Gmail<\/li>\n\n\n\n<li><em>Login<\/em> ke Youtube dengan Gmail yang telah dibuat<\/li>\n\n\n\n<li>Buat Channel Youtube Anda<\/li>\n\n\n\n<li>Verifikasi akun Youtube<\/li>\n\n\n\n<li>Cek halaman Verification Feature Youtube<\/li>\n\n\n\n<li>Edit tentang dan tambahkan <em>link<\/em> situs Anda di halaman setting Youtube<\/li>\n\n\n\n<li>Mulai unggah video, sertakan judul, deskripsi, dan jangan lupa letakkan <em>link<\/em> tautan pada deskripsi<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meskipun <em>backlink<\/em> dari Youtube ini tidak DoFollow alias NoFollow, tapi dengan itu Anda berpotensi untuk mendapatkan kunjungan tambahan dari Youtube secara gratis tanpa embel-embel iklan di sana.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Backlink merupakan bagian penting dari SEO, ia penting tapi bukanlah segalanya bagi aktivasi optimisasi SEO Anda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena banyak situs web yang mendapatkan <em>ranking<\/em> SERP yang tinggi meskipun tanpa adanya <em>backlink<\/em> sama sekali<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jangan lupa untuk tetap mengikuti <em><a href=\"https:\/\/developers.google.com\/search\/docs\/fundamentals\/seo-starter-guide\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">pedoman dari Google<\/a><\/em> dalam kampanye SEO Anda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kenapa? Karena itu lebih aman dan lebih baik daripada mengakali Google tapi ujung-ujungnya kena penalti.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Demikianlah artikel tentang <em>backlink<\/em> ini, semoga berkenan dan bermanfaat untuk kita semua.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apabila ada pertanyaan atau ingin menambahkan, silakan tulis pesan Anda di kolom komentar, atau jika Anda ingin bekerja sama maupun menjadi sponsor, silakan <strong><a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/kontak-kami\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">hubungi kami di sini<\/a><\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan klik halaman <strong><a href=\"https:\/\/www.apridesain.id\/jasa-seo-bekasi\/\">jasa SEO di Bekasi<\/a><\/strong> ini jika Anda membutuhkan layanan SEO yang profesional dan berpengalaman sejak 2019.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/ahrefs.com\/blog\/broken-link-building\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">https:\/\/ahrefs.com\/blog\/broken-link-building<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Salah satu strategi SEO adalah SEO off-page, yaitu dengan cara akuisisi backlink. Lalu, apa itu backlink, apa saja jenisnya? Berikut penjelasan lengkapnya.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1599,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[17],"tags":[],"class_list":["post-1588","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-seo"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1588","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1588"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1588\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3794,"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1588\/revisions\/3794"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1599"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1588"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1588"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.apridesain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1588"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}